Apa yang dipelajari selama proyek berlangsung?
saya mempelajari beberapa hal penting, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan.
saya belajar mengenai hubungan antara pangan bergizi dengan pencegahan stunting. Saya memahami bahwa makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan anak atau masyarakat. dari proyek ini, saya mengetahui bahwa kombinasi bahan seperti pisang, kacang, dan roti dapat menjadi sumber energi dan nutrisi yang cukup baik.
di bagian bahan saya mempelajari cara memilih bahan pangan yang aman dan bernutrisi, seperti memilih pisang yang matang, kacang yang bersih, serta roti yang layak konsumsi. saya juga belajar tentang cara mengolah bahan dengan proses yang sederhana tanpa penggorengan sehingga lebih sehat dan rendah minyak.
selanjutnya saya belajar tentang kerja terencana, seperti membuat perencanaan, mencatat langkah-langkah pembuatan, melakukan evaluasi rasa, tampilan, dan manfaat produk. atas bantuan dari guru yaitu Pak Tedi dalam ngajar proyek ini bisa melatih saya untuk bekerja lebih sistematis dan bertanggung jawab terhadap hasil proyek.
Apa tantangan terbesar dan bagaimana mengatasinya?
Tantangan terbesar yang kami alami adalah menentukan kombinasi bahan yang tepat agar rasanya enak tetapi tetap memiliki nilai gizi yang baik. Pada awalnya, kami kesulitan dan saat di koreksi dari guru, ada kesalahan, jadi kami membenarkan dari e-fortofolio dan pembuatan proyek kami, agar terleksana dengan benar agar tetap menarik bagi anak-anak atau masyarakat sebagai sasaran utama pencegahan stunting.
Selain itu, kami juga mengalami tantangan dalam menjaga kebersihan dan efisiensi waktu selama proses pembuatan. kami belajar mengatur langkah kerja mulai dari menyiapkan bahan, mencuci peralatan, hingga proses pengolahan agar semuanya berjalan lebih cepat namun tetap higienis.
dari tantangan yang kami dapatkan bahwa keberhasilan sebuah proyek membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kemauan untuk mencoba ulang. Dengan terus memperbaiki cara kerja dan mencari informasi, kami bisa menyelesaikan produk dengan baik dan memahami bagaimana inovasi pangan sederhana dapat membantu upaya pencegahan stunting.
Apa perubahan yang dirasakan secara pribadi dan kelompok?
Secara pribadi, saya merasa kemampuan dan pemahaman saya tentang pentingnya gizi mengalami peningkatan. Saya jadi lebih paham bahwa pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada makanan mahal, tetapi juga bisa dilakukan melalui pangan sederhana yang bergizi, seperti kombinasi pisang, kacang, dan roti. Saya juga merasakan perubahan dalam sikap kerja, seperti menjadi lebih teliti, sabar.
Dalam kelompok, saya merasakan perubahan dalam cara kami bekerja sama. Pada awalnya, komunikasi belum terlalu terarah karena kami masih bingung membagi tugas. Namun selama proses berlangsung, kami semakin terbiasa untuk saling membantu dan mendiskusikan keputusan, seperti penentuan bahan, cara pengolahan, hingga penyajian.
Kerja sama kami makin solid karena setiap anggota memiliki peran yang jelas. Ada yang menyiapkan bahan, ada yang meracik, ada yang menggulung roti, dan ada yang mendokumentasikan proses. Kami juga belajar saling menghargai pendapat dan menyelesaikan masalah bersama, terutama saat menghadapi kendala
Apa rencana ke depan setelah proyek ini?
Setelah menyelesaikan proyek pembuatan Bancang Roll sebagai salah satu inovasi pangan bergizi untuk pencegahan stunting, saya memiliki beberapa rencana ke depan, baik secara pribadi maupun dalam kelompok.
saya ingin mengembangkan variasi resep agar produk menjadi lebih menarik dan bernilai gizi lebih tinggi. Contohnya dengan menambahkan bahan lain seperti keju, madu, atau buah-buahan lain yang kaya vitamin. Hal ini bertujuan agar makanan yang dibuat tidak hanya enak, tetapi juga lebih bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan masyarakat.