“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”
Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti "orang muda yang suka berkarya". Gerakan ini merupakan organisasi pendidikan nonformal di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan untuk membentuk karakter, keterampilan, dan semangat kebangsaan generasi muda. Pramuka memiliki tingkatan usia, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega.
Tujuan:
Pembentukan Karakter:
Membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan taat hukum.
Kemandirian dan Disiplin:
Melatih siswa untuk mandiri, berani, dan disiplin tinggi dalam kehidupan sehari-hari.
Jiwa Kepemimpinan:
Mengembangkan kemampuan memimpin diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan Utama:
Latihan Rutin: Dilaksanakan berkala (latihan mingguan) untuk mendalami teknik kepramukaan (scout skill) seperti tali-temali, sandi, morse, semaphore, pertolongan pertama (P3K), serta baris-berbaris.
Perkemahan (Persari/Persami/Jambore): Kegiatan menginap di alam terbuka yang mengajarkan kemandirian, kerja sama tim, memasak, dan kemampuan bertahan hidup (survival).
Penjelajahan dan Hiking: Kegiatan luar ruangan untuk melatih fisik, kemampuan membaca peta, kompas, dan cinta lingkungan.
Penempuhan SKU/SKK: Pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) untuk meningkatkan kompetensi anggota.
Bakti Sosial/Pengabdian Masyarakat: Kegiatan sosial seperti gotong-royong, bersih lingkungan, atau kunjungan panti asuhan.
Permainan Edukatif: Aktivitas kelompok yang menyenangkan namun bermakna untuk membangun kekompakan dan karakter.
Jadwal Latihan:
Di laksanakan sesudah sholat asar hingga sebelum sholat maghrib.
dari jam 16.00 hingga pukul 17.00
Pembina/ Pelatih:
Ka Fitria
Ka Eri
Ka Rahman
Syarat Bergabung:
Status Siswa
Ekstra Wajib
Mengisi Formulir Pendaftaran
Usia (Sesuai Golongan):
Siaga: 7-10 tahun.
Penggalang: 11-15 tahun.
Penegak: 16-20 tahun.
Memiliki seragam Pramuka beserta atribut lengkap sesuai tingkatannya.
Mengisi dan menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) tingkat Dasar.
Manfaat:
Pembentukan Karakter:
Melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran.
Pengembangan Kepemimpinan:
Melatih jiwa kepemimpinan sejak dini dan kemampuan mengambil keputusan.
Keterampilan Sosial:
Meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, dan berorganisasi.
Keterampilan Hidup (Survival Skills):
Mengajarkan keterampilan praktis seperti tali-temali (pionering), pertolongan pertama (P3K), memasak, membaca kompas, dan berkemah.
Cinta Alam dan Lingkungan:
Membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan di alam terbuka.
Kesehatan Fisik dan Mental:
Kegiatan fisik yang aktif membuat tubuh sehat, sementara tantangan di lapangan meningkatkan rasa percaya diri dan berani.