Barito Timur — Di tengah riuh semangat ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP Tahun 2025, satu nama dari Kabupaten Barito Timur mencuri perhatian. Ia adalah Maria Eviola, siswi berprestasi dari SMP Negeri 2 Raren Batuah, yang berhasil meraih Juara 3 Cabang Olahraga Karate Kata Putri.
Prestasi ini bukan sekadar hasil dari latihan fisik semata, tetapi juga buah dari dedikasi, disiplin, dan tekad kuat seorang remaja yang percaya bahwa semangat juang tidak mengenal batas.
Ketika ditemui usai penyerahan penghargaan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Maria terlihat tersenyum lebar. Senyum itu bukan hanya tanda kebahagiaan, tetapi juga simbol dari perjuangan panjang yang telah ia lalui.
Maria mengaku, kecintaannya pada karate berawal dari rasa penasaran. “Awalnya saya hanya ingin ikut-ikutan teman,” ujarnya dengan tawa ringan. “Tapi setelah beberapa kali latihan, saya merasa menemukan sesuatu yang membuat saya betah — kedisiplinan, ketenangan, dan rasa percaya diri yang tumbuh setiap kali berlatih.”
Bagi Maria, karate bukan sekadar olahraga. Ia adalah seni, cara untuk menyalurkan emosi dan menata diri. Seiring waktu, semangatnya semakin besar, hingga akhirnya guru olahraga di sekolah melihat potensinya. Dari sinilah perjalanan panjang menuju O2SN dimulai.
Prestasi tidak lahir begitu saja. Di balik nama Maria Eviola, ada dukungan kuat dari lingkungan sekolah yang terus mendorong siswa-siswinya untuk berkembang.
Kepala SMPN 2 Raren Batuah, Ibu Ondarianti, S.Pd., mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut.
“Maria adalah contoh nyata bahwa potensi luar biasa bisa tumbuh dari mana saja. Sekolah kami selalu berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk menemukan dan menumbuhkan bakat mereka. Prestasi ini bukan hanya milik Maria, tetapi juga kebanggaan seluruh warga sekolah,” ujar Yulianto.
Guru olahraga sekaligus pelatih karate sekolah, Ibu Diah Pitaloka, S.Pd, juga menambahkan bahwa Maria dikenal sebagai siswi yang disiplin dan tidak mudah menyerah.
“Setiap kali latihan, ia selalu datang paling awal dan pulang paling akhir. Bahkan ketika teman-temannya mulai lelah, Maria masih terus mencoba menyempurnakan gerakannya. Itu yang membuatnya berbeda,” tutur Diah dengan bangga.
Bagi sebagian orang, latihan karate mungkin hanya sekadar rutinitas fisik. Namun bagi Maria, setiap sesi latihan adalah langkah kecil menuju mimpi.
Menjelang O2SN 2025, ia berlatih hampir setiap hari, baik di sekolah maupun di rumah. Latihan dimulai sejak pagi, kemudian dilanjutkan pada sore hari setelah pulang sekolah.
“Tidak mudah, apalagi saat harus menyeimbangkan waktu antara belajar dan latihan,” aku Maria. “Tapi saya percaya bahwa semua kerja keras pasti berbuah hasil. Kalau ingin berprestasi, tidak ada jalan pintas.”
Sang pelatih bahkan menceritakan bahwa pada masa persiapan lomba, Maria rela mengurangi waktu bermain bersama teman-temannya demi fokus berlatih.
Gerakan demi gerakan ia ulang hingga mencapai kesempurnaan. “Ia memiliki ketekunan yang luar biasa,” kata Ibu Diah. “Kadang saya sendiri yang harus memintanya berhenti agar tidak terlalu lelah.”
O2SN, atau Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, bukan hanya ajang unjuk kebolehan di bidang olahraga. Bagi banyak siswa, termasuk Maria, O2SN adalah wadah pembentukan karakter, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun oleh Dinas Pendidikan, dan menjadi ajang penting bagi siswa-siswi untuk menunjukkan potensi terbaik mereka.
Bagi Maria sendiri, mengikuti O2SN adalah pengalaman yang sangat berharga. Ia mengaku belajar banyak hal dari para peserta lain, terutama tentang makna kerja keras dan kebersamaan.
“Ketika bertemu peserta dari sekolah lain, saya merasa termotivasi. Semua berjuang dengan caranya masing-masing. Itu membuat saya semakin yakin bahwa berprestasi berarti berani berusaha” ujarnya.
Hari perlombaan tiba. Gedung Aula Dinas Pendidikan di Barito Timur tampak ramai oleh peserta dan pendukung dari berbagai sekolah. Suasana tegang terasa, namun Maria berusaha tetap tenang.
Ia mengenakan gi putih bersih dengan sabuk yang menandai level pencapaiannya. Sebelum naik ke arena, ia menarik napas panjang — mengingat setiap pesan pelatihnya: “Ketenangan adalah kunci kemenangan.”
Saat namanya dipanggil, seluruh perhatian tertuju padanya. Dengan gerakan mantap, ia memperagakan rangkaian kata — kombinasi jurus dan teknik yang menuntut ketepatan, keseimbangan, dan kekuatan mental.
Setiap langkahnya penuh percaya diri, menggambarkan hasil latihan panjang yang telah ia jalani.
Ketika pengumuman hasil dibacakan, Maria menempati posisi Juara 3 Karate Kata Putri. Sorak sorai pun menggema dari sudut ruangan tempat guru dan teman-temannya berdiri.
Meski tidak meraih posisi pertama, wajah Maria dipenuhi kebahagiaan. “Bagi saya, ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang di dunia karate,” ucapnya dengan mata berbinar.
Prestasi Maria bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga inspirasi bagi banyak teman di sekolahnya. Setelah keberhasilannya di O2SN, minat terhadap olahraga karate di SMPN 2 Raren Batuah meningkat tajam.
Banyak siswa mulai tertarik untuk mengikuti latihan, bahkan sekolah kini sedang menyiapkan program ekstrakurikuler karate yang lebih terstruktur.
Salah satu sahabatnya, Meilin, mengaku terinspirasi oleh semangat Maria.
“Dia membuktikan kalau asal mau berusaha, apa pun bisa dicapai. Maria bukan hanya teman, tapi motivasi bagi kami semua,” katanya.
Kepala sekolah menambahkan bahwa keberhasilan seperti ini adalah hasil dari ekosistem pendidikan yang positif.
“Ketika sekolah dan siswa saling mendukung, maka prestasi akan lahir dengan sendirinya. Kami ingin menjadikan kisah Maria sebagai contoh nyata bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa,” ujar Ondarianti.
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur terus berkomitmen mengembangkan potensi siswa melalui berbagai ajang kompetisi, termasuk O2SN.
Menurut Sabai,S.Pd.MM, kegiatan seperti ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga membangun karakter dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar.
“Kita ingin anak-anak di Barito Timur tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter. Melalui O2SN, mereka belajar arti kerja keras, sportivitas, dan solidaritas,” ungkapnya.
Prestasi Maria Eviola menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program pembinaan tersebut. Dinas Pendidikan pun berharap agar semakin banyak siswa yang mengikuti jejaknya, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga di bidang akademik dan seni.
Keberhasilan Maria Eviola bukan hanya kisah pribadi, tetapi simbol dari semangat pendidikan di Barito Timur — semangat yang menolak untuk berhenti berkembang.
Dalam diri Maria, tersimpan cerminan nilai-nilai luhur pendidikan: disiplin, sportivitas, kerja keras, dan rasa percaya diri.
Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, kisah seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai karakter masih menjadi fondasi utama bagi generasi muda.
Dari sebuah sekolah di Raren Batuah, lahir inspirasi yang mampu menyalakan semangat di hati banyak orang.
Karate mungkin hanyalah olahraga bagi sebagian orang. Tetapi bagi Maria Eviola, karate adalah panggilan hati — jalan yang mengajarkannya arti perjuangan dan kemenangan sejati.
Dengan torehan Juara 3 O2SN Cabor Karate Kata Putri Tahun 2025, Maria telah menuliskan babak baru dalam perjalanan pendidikan Kabupaten Barito Timur.
Sebuah kisah yang akan terus dikenang sebagai bukti bahwa semangat dan keyakinan mampu mengubah mimpi menjadi kenyataan.
Raren Batuah, 15 Oktober 2025 — Suasana penuh kebanggaan menyelimuti lingkungan SMP Negeri 2 Raren Batuah ketika enam siswa-siswi berprestasi sekolah ini menerima Bantuan Beasiswa Berprestasi dari PT. MUTU, sebuah perusahaan yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan. Penyerahan beasiswa ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan sekolah yang terus mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia melalui pendidikan yang bermartabat.
Kegiatan penyerahan beasiswa ini berlangsung di halaman SMP Negeri 2 Raren Batuah pada Selasa, 15 Oktober 2025. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Raren Batuah, dewan guru, staf tata usaha, perwakilan dari PT. MUTU, serta seluruh siswa dan siswi yang turut menyaksikan momen penuh inspirasi tersebut.
Beasiswa yang diberikan merupakan bentuk apresiasi terhadap siswa-siswi yang telah menunjukkan prestasi akademik dan non-akademik yang membanggakan, serta konsistensi dalam menjaga sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar tinggi.
Penerima Beasiswa Berprestasi PT. MUTU tahun 2025 di SMP Negeri 2 Raren Batuah adalah enam siswa-siswi pilihan yang telah melewati proses seleksi berdasarkan capaian prestasi dan rekam jejak kedisiplinan di sekolah. Mereka adalah:
Zahratusy Syita
Cetryona Anestha Wineyni
Bill Qines
Nadya Natalya
Agni Auzriel
Injilina Kristeani
Enam nama ini bukan sekadar deretan penerima penghargaan, melainkan representasi dari semangat juang generasi muda Raren Batuah yang tidak pernah berhenti mengukir prestasi. Mereka menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan tidak hanya diperoleh melalui kecerdasan akademik, tetapi juga melalui dedikasi, disiplin, dan kerja keras yang konsisten.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 2 Raren Batuah menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian siswanya.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT. MUTU yang telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Bantuan beasiswa ini bukan hanya penghargaan bagi siswa-siswi kami, tetapi juga motivasi untuk seluruh peserta didik agar terus berusaha menjadi yang terbaik dalam bidang masing-masing,” ujar beliau dengan penuh apresiasi.
PT. MUTU dikenal sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan bisnis, tetapi juga memiliki komitmen sosial tinggi terhadap kemajuan pendidikan, terutama di daerah-daerah yang menjadi wilayah operasionalnya. Melalui program Beasiswa Berprestasi, PT. MUTU berupaya membantu sekolah-sekolah dalam memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang berprestasi, sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kompetitif yang sehat di kalangan pelajar.
Perwakilan PT. MUTU dalam sambutannya menuturkan bahwa perusahaan akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, karena generasi muda merupakan aset penting bangsa di masa depan.
“Kami percaya bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Dengan beasiswa ini, kami berharap para penerima dapat semakin bersemangat belajar dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya,” ungkap perwakilan PT. MUTU dalam sambutan resminya.
Selain itu, pihak PT. MUTU juga berharap kerja sama dengan sekolah-sekolah seperti SMP Negeri 2 Raren Batuah dapat terus terjalin dalam berbagai bentuk kegiatan positif, baik akademik maupun sosial, guna membentuk karakter siswa yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Pemberian beasiswa ini menjadi bukti nyata bahwa SMP Negeri 2 Raren Batuah terus berupaya menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan sekolah. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dalam bidang akademik, kegiatan ekstrakurikuler, maupun prestasi individu siswanya.
Para penerima beasiswa tahun ini merupakan siswa-siswi yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, seperti Olimpiade Sains, lomba keagamaan, kegiatan seni, olahraga, dan organisasi kesiswaan. Semangat juang dan dedikasi mereka menjadi teladan bagi peserta didik lainnya untuk terus berkarya.
Kepala sekolah menegaskan bahwa sekolah akan terus memberikan dukungan penuh kepada siswa-siswi berprestasi, baik dalam bentuk bimbingan akademik, motivasi, maupun fasilitas belajar yang memadai.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, di mana setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. Dengan adanya dukungan dari pihak eksternal seperti PT. MUTU, kami semakin bersemangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini,” tegas beliau.
Acara penyerahan beasiswa berlangsung khidmat namun hangat. Setelah prosesi seremonial dan sambutan dari pihak sekolah serta perusahaan, masing-masing siswa penerima beasiswa dipanggil satu per satu untuk menerima piagam penghargaan dan bantuan pendidikan secara simbolis. Tepuk tangan meriah dari seluruh siswa dan guru menggema di halaman sekolah, menandai kebahagiaan bersama atas pencapaian luar biasa tersebut.
Beberapa siswa penerima beasiswa menyampaikan kesan dan ucapan terima kasih mereka. Salah satunya, Nadya Natalya, mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari penerima beasiswa tahun ini.
“Saya tidak menyangka bisa terpilih. Terima kasih kepada PT. MUTU dan semua guru yang selalu membimbing kami. Beasiswa ini membuat saya ingin belajar lebih giat lagi dan membanggakan sekolah,” ujarnya penuh haru.
Sementara itu, Zahratusy Syita menuturkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan besar untuk terus mengembangkan potensi diri.
“Beasiswa ini bukan hanya tentang bantuan materi, tapi juga kepercayaan bahwa kami bisa menjadi lebih baik. Terima kasih kepada PT. MUTU dan SMPN 2 Raren Batuah yang selalu memberi ruang bagi siswa untuk tumbuh dan berprestasi,” tuturnya dengan semangat.
SMP Negeri 2 Raren Batuah menempatkan pendidikan karakter sebagai landasan utama dalam setiap kegiatan pembelajaran. Beasiswa berprestasi seperti yang diberikan oleh PT. MUTU ini selaras dengan visi sekolah untuk membentuk siswa yang cerdas, beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi.
Program penghargaan semacam ini juga sejalan dengan misi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik. Harapannya, setiap penerima beasiswa mampu menjadi teladan dalam sikap dan prestasi, serta menginspirasi teman-temannya untuk tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Guru pembimbing akademik sekolah, dalam wawancara singkat, menuturkan bahwa kehadiran program beasiswa ini membawa pengaruh positif di kalangan siswa.
“Kami melihat semangat belajar siswa meningkat. Mereka jadi lebih termotivasi untuk berusaha maksimal karena merasa jerih payah mereka dihargai. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha,” ujarnya.
Pihak SMP Negeri 2 Raren Batuah juga berencana menjadikan kegiatan pemberian beasiswa seperti ini sebagai bagian dari agenda tahunan sekolah, dengan harapan agar lebih banyak pihak swasta yang turut berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan di wilayah tersebut.
Selain penghargaan dari PT. MUTU, sekolah juga tengah mengembangkan beberapa program unggulan seperti kelas berbasis literasi, pelatihan teknologi digital, serta pembinaan olahraga dan seni. Semua ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang seimbang antara akademik dan non-akademik, sehingga potensi siswa dapat berkembang secara maksimal.
“Kami berharap generasi SMP Negeri 2 Raren Batuah dapat tumbuh menjadi pribadi yang unggul, berkarakter kuat, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Prestasi yang diraih para penerima beasiswa hari ini merupakan langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang,” tambah Kepala Sekolah di akhir sambutannya.
Momentum pemberian Beasiswa Berprestasi dari PT. MUTU di SMP Negeri 2 Raren Batuah bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi simbol dari sinergi positif antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam membangun bangsa. Melalui dukungan ini, lahirlah generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam karakter dan siap menghadapi tantangan zaman.
Keenam penerima beasiswa — Zahratusy Syita, Cetryona Anestha Wineyni, Bill Qines, Nadya Natalya, Agni Auzriel, dan Injilina Kristeani — menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat, mimpi besar dapat diwujudkan.
Dengan semangat “Belajar, Berprestasi, dan Menginspirasi,” SMP Negeri 2 Raren Batuah terus melangkah maju, menumbuhkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berintegritas, serta membawa nama baik sekolah dan daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru di era digital, SMP Negeri 2 Raren Batuah melaksanakan Kegiatan Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial (AI). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi serta menumbuhkan kemampuan berpikir komputasional di kalangan pendidik dan peserta didik. Kegiatan pengimbasan ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh guru-guru inovatif di SMP Negeri 2 Raren Batuah yang telah mengikuti pelatihan dan pendampingan terkait pembelajaran mendalam (deep learning) dan koding berbasis kecerdasan artifisial.
Melalui kegiatan ini, para guru berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam penerapan teknologi AI dan pemrograman sederhana di lingkungan pembelajaran.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk:
Workshop dan diskusi interaktif tentang konsep dasar AI dan penerapannya dalam pembelajaran.
Sesi praktik langsung (hands-on) penggunaan platform koding sederhana seperti Scratch, Blockly, dan AI Tools Edu.
Simulasi pembelajaran mendalam yang berfokus pada penguatan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.
Refleksi dan evaluasi bersama, untuk memastikan keberlanjutan penerapan hasil pengimbasan di kegiatan belajar mengajar.
Adapun tujuan dari kegiatan pengimbasan pembelajaran mendalam dan koding kecerdasan artifisial di SMP Negeri 2 Raren Batuah adalah:
Meningkatkan kompetensi digital guru, agar mampu beradaptasi dan berinovasi dengan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran.
Menumbuhkan pemahaman tentang kecerdasan artifisial, serta bagaimana AI dapat diterapkan sebagai alat bantu pembelajaran yang menarik dan efektif.
Mendorong penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada pengembangan karakter, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan literasi digital peserta didik.
Mewujudkan ekosistem sekolah berbasis teknologi, di mana guru dan siswa bersama-sama membangun budaya belajar yang kreatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Mengimbaskan praktik baik (best practice) dari hasil pelatihan guru kepada seluruh tenaga pendidik di lingkungan SMP Negeri 2 Raren Batuah.
Melalui kegiatan pengimbasan ini, diharapkan seluruh guru SMP Negeri 2 Raren Batuah dapat menjadi agen perubahan dalam pembelajaran abad ke-21 — guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi peserta didik untuk berpikir kritis, berinovasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan yang serba digital.
Sekolah berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh warga sekolah.