Tujuan Pembelajaran
Aspek pengetahuan [KI3]
Mengidentifikasi fungsi modal auxiliary may
Membandingkan fungsi modal ‘may’ dan ‘must’
Aspek Keterampilan [KI4]
Membuat kalimat sederhana dengan modal ‘may’ berdasarkan fungsinya.
MODAL AUXILIARY MAY
Hello students, tentu kalian sudah mempelajari materi pelajaran sebelumnya tentang modal auxiliary can, will, dan must. Seperti yang telah kalian ketahui bahwa ‘can’ berfungsi untuk menyatakan kemampuan [ability]. ‘Will’ berfungsi untuk menyatakan kepastian [willingness] di masa akan datang. ‘Must’ berfungsi untuk menyatakan kewajiban dan peraturan [obligation and rule]. Sekarang kita akan mempelajari tentang modal auxiliary ‘may’.
Students, ‘may’ dalam Bahasa Indonesia artinya ‘boleh’. ‘May’ berfungsi untuk meminta izin [for permission], menyatakan kemungkinan [stating possibility] dan memberi saran [giving suggestion]. Dalam kalimat, kata ‘may’ diikuti oleh kata kerja dasar atau kata yang belum ditambahkan akhiran apapun. Kalian tidak boleh menggunakan kata ‘may’ diikuti oleh kata kerja berakhiran d,-ed, atau –ing dan lain-lain. Sekarang coba kalian perhatikan dan pahami beberapa contoh berikut;
Students, modal auxiliary ‘may’ sifatnya lebih lemah dibandingkan ‘must’. Jika digunakan kata ‘may’ dalam kalimat berarti sesuatu boleh dilakukan, boleh juga tidak dilakukan; atau mungkin terjadi, mungkin juga tidak terjadi. Akan tetapi, jika digukan kata ‘must’ berarti sesuatu harus dilakukan, tanpa alasan. Intinya, ‘may’ sifatnya tidak mengikat dan tidak memaksa, ‘must’ sifatnya lebih mengikat dan memaksa. Perhatikan contoh berikut untuk membandingkan fungsi ‘may’ dan ‘must’.
Students, sampai disini tentu kalian sudah memahami tentang fungsi ‘may’ dan perbandingan fungsi ‘may’ dan must. Agar lebih paham, ayo kerjakan latihannya.