Mengenal Perangkat Keras dan contohnya
Mengenal Perangkat Lunak dan contohnya
Fungsi Perangkat Keras
Fungsi Perangkat Lunak
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR INFORMATIKA SMP/MTs Kelas VII
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan)
Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar
Teknik Komputer
3.1 Mengenal pemfungsian perangkat keras dan sistem operasi, serta aplikasi.
4.1.1 Mengamati saat sebuah piranti (misalnya HP, tablet) dihidupkan sampai siap dipakai.
4.1.2 Mematikan komputer dengan benar.
4.1.3 Menjelaskan macam-macam
interaksi dengan antarmuka standar berbagai piranti.
Analisis Data
3.2 Mengenal data berupa angka dan hasil perhitungan rumus, dan cara menyimpan, serta mengaksesnya
4.2 Membuat sebuah sheet yang mengandung data, rumus dan hasil pemakaian beberapa fungsi.
Algoritma dan Pemrograman
3.3.1 Memahami program visual dari
demo dan tutorial.
3.3.2 Mengenal cara kerja dan objekobjek
lingkungan pemrograman
visual yang dipakai.
4.3.1 Meniru (menulis ulang) sebuah
program sederhana di lingkungan
visual, untuk berkenalan dengan
lingkungan.
Dampak Sosial Informatika
3.4 Memahami makna kolaborasi dalam masyarakat digital.
4.4. (*)
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.5 Computational Thinking untuk menyelesaikan persoalan komputasi yang mengandung struktur data lebih kompleks dan berpola.
4.5 Menyelesaikan persoalan-persoalan komputasi yang mengandung graf/jejaring, pola sederhana, dan algoritmik (terutama untuk robot/gerakan visual).
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.6
4.6.1 Menumbuhkan budaya kerja masyarakat digital dalam tim yang inklusif.
4.6.2 Berkolaborasi untuk melaksanakan tugas dengan tema komputing.
4.6.3 Mengenali dan mendefinisikan
Persoalan yang pemecahannya dapat didukung dengan komputer.
4.6.4 Mengembangkan danmenggunakan abstraksi (model).
4.6.5 Mengembangkan Artefak
komputasional (produk TIK): Siswa menulis rumus untuk menunjang komputasi yang dibutuhkan di pelajaran lain.
4.6.6 Mengembangkan rencana pengujian, menguji dan mendokumentasikan hasil uji artefak Komputasional (produk TIK).
4.6.7 Mengkomunikasikan suatu proses, fenomena, solusi TIK dengan mempresentasikan, memvisualisasikan serta memerhatikan Hak kekayaan intelektual
Keterangan:
(*) tidak ada Kompetensi Dasar
Kelas VIII
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
Kompetensi Dasar
Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar
Jaringan Komputer/Internet
3.1.1
Mengenal Internet dan jaringan
4.1 Melakukan koneksi perangkat ke
lokal, serta komunikasi data via HP
jaringan lokal maupun internet.
(teknologi komunikasi).
3.1.2
Mengenal konektifitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel
(bluetooth, wifi, broadband).
3.1.3
Mengenal enkripsi sebagai salah satu cara untuk memproteksi data, merahasiakan, dan membatasi akses terhadap yang tak berhak.
Algoritma dan Pemrograman
3.2 Memahami bahwa bagaimana manusia berinteraksi dengan komputer melalui algoritma, dan bahwa algoritma dirancang untuk
mengeneralisasi solusi berbagaimenyimpan situasi.
4.2.1 Membuat robot yang mampu menggambar atau menulis dengan program sederhana.
4.2.2 Mendefinisikan variabel,
data dan
mengubahnya.
4.2.3 Memakai instruksi kondisional
Dampak Sosial Informatika
3.3.1 Mengenal lebih dalam
perkembangan komputer dan teknologi yang mengubah kehidupan sehari-hari.
3.3.2 Mengenal media sosial dan dampaknya.
4.3 Memakai media sosial dengan baik dan berguna, dengan memperhatikan privasi dan hak orang lain.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.4 Computational Thinking untuk persoalan komputasi yang lebih kompleks dari sebelumnya
4.4 Menyelesaikan persoalan-persoalan komputasi yang mengandung jejaring, pola, dan algoritmik.
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.5 (*)
4.5.1 Menumbuhkan budaya informatika dan TIK lewat berpikir komputasional (Fostering computing culture).
4.5.2 Kolaborasi lewat tematik.
4.5.3 Recognizing and defining
computational problems (mengenali dan mendefinisikan problemaproblema yang dapat diselesaikan dengan model komputasi.
4.5.4 Developing and using
abstractions (mengembangkan dan menggunakan abstraksi
4.5.5 Creating computational
artefacts: Mengembangkan atau bahkan jika mampu menciptakan artefak/produk TIK atau model komputasi misalnya program komputer.
4.5.6 Testing and refining computational artefacts : menguji dan memperbaiki/menyempurnakan
artefak/produk TIK atau model komputasi
4.5.7 Communicating about
computing Mengkomunikasikan tentang informatika lewat pengungkapan secara lisan pengalaman berpikir komputasional dan penggunaan TIK
Keterangan:
(*) tidak ada Kompetensi Dasar
Kelas IX
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
Kompetensi Dasar
Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar
Teknologi Informasi dan Komunikasi
3.1 Mengenal fitur lanjut browser.
4.1 Membuat laporan tugas dengan paket office (terpadu).
3.2 Mengenal fitur aplikasi CMS (Content Management System, pengelola konten web, sedapat mungkin yang berupa freeware), dan memakai untuk membuat blog.
4.2 Membuat blog untuk menunjang aktivitas siswa, contohnya membuat
logbook kegiatan terkait sekolah.
Teknik Komputer
3.3 Memahami fungsi sistem komputer
4.3.1 Menjelaskan mekanisme di sistem
(hardware dan OS) yang
memungkinkannya untuk menerima input, menyimpan, memroses dan
mengoutputkan data sesuai denganpengolahan spesifikasinya.
komputer.
4.3.2 Menjelaskan bagaimana data disimpan dan diproses (unit
logika dan aritmatika).
Analisis Data
3.4 Memahami bahwa setiap aplikasi menyimpan data sesuai representasinya (word-doc, excel- tabel, ppt- slides).
4.4 Mengolah data dengan pengolah angka untuk menghilangkan error, menyatakan hubungan, atau memudahkan untuk diproses komputer.
3.5.1 Memahami pengolahan data menggunakan fitur lanjut aplikasi office.
3.5.2 Mengenal model komputasi umum.
4.5 Merancang algoritma untjuk mengotomasi pengumpulan data dan pengolahan data.
Algoritma dan Pemrograman
3.6 Memahami bahwa sebuah program dapat didekomposisi menjadi sub- program.
4.6 Mengimplementasi sebuah program yang memakai atau mengandung sub-program (prosedur, fungsi).
3.7 Memahami persoalan komputasi dan mengusulkan solusinya.
4.7.1 Merancang solusi untuk suatu persoalan dengan mempertimbangkan beberapa keinginan, dan mengetes program untuk memenuhi kepentingan.
4.7.1 Jika dimungkinkan, membuat “robot” yang mampu mengerjakan tugas sederhana dari kit yang disediakan. Catatan : "robot" berupa sistem komputer atau hanya perangkat lunak baik visual ataupun tak ketinggalan.
Dampak Sosial Informatika
3.8 Memahami untung/rugi serta dampak positif/negatif membiarkan informasi menjadi publik, atau private.
4.8 Memilah informasi.
3.9 Memahami dampak jika data dibiarkan dapat diakses publik.
4.9 Mempublikasi informasi publik yang patut.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.10 Computational Thinking untuk
persoalan komputasi dan otomasi yang lebih kompleks dari
4.10 Menyelesaikan persoalan-persoalan komputasi dan otomasi yang mengandung jejaring, pola, dan
sebelumnya
algoritmik yang lebih kompleks.
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.11
Cross-Cut Component, Capstone (Integrasi pengetahuan dan keterampilan), Praktek
4.11.1 Fostering computing
culture menumbuhkan budaya komputasi lewat berpikir komputasional.
4.11.2 Kolaborasi lewat tematik.
4.11.3 Recognizing and defining
computational problems (mengenali dan mendefinisikan problemaproblema lebih kompleks dari sebelumnya yang dapat diselesaikan dengan model komputasi.
4.11.4 Developing and using
abstractions (mengembangkan dan menggunakan abstraksi
4.11.5 Creating computational
artefacts: Mengembangkan atau bahkan jika mampu menciptakan artefak/produk TIK atau model komputasi misalnya program komputer.
4.11.6 Testing and refining computational artefacts : menguji dan memperbaiki/menyempurnakan artefak/produk TIK atau model komputasi.
4.11.7 Communicating about
computing (mengkomunikasikan informatika) lewat pengungkapan secara lisan maupun tulisan tentang produk TIK yang dihasilkan.
Tanda atau simbol "$" merupakan sebuah simbol yang sangat sering digunakan dalam aplikasi ms.excel berkaitan dengan posisi sel pada saat dilakukan copy paste terhadap suatu formula.
Fungsi dari simbol $ ini bertujuan untuk mengunci posisi dari sel yang dituju agar tidak bergeser apabila dilakukan penyalinan terhadap lokasi yang ditunjuk.
Sebagai contoh adalah penggunaan rumus formula pada contoh gambar fungsi $ 1
(LIHAT GAMBAR-1)
Rumus formula pada sel C1 diatas adalah =A1+B1 yaitu menambahkan nilai pada sel A1 (1) dengan nilai pada sel A2 (1) sehingga menghasilkan nilai 2.
Jika rumus formula pada sel C1 tersebut disalin (copy) pada sel C2 maka rumus formula yang terbentuk adalah =A2+B2 yang akan menghasilkan nilai 4.
Kadangkala kita membutuhkan suatu posisi yang tetap (mengacu pada sel yang sama) apabila suatu rumus formula dilakukan copy paste.
Agar suatu sel / rentang sel yang dituju bisa tetap sesuai dengan yang diharapkan, berikut contoh-contoh fungsi $ yang bisa digunakan.
1. MENGUNCI POSISI BARIS DENGAN SIMBOL $
Contoh mengunci baris ini adalah dengan memberikan tanda $ hanya di depan baris seperti contoh rumus formula pada sel C1 awalnya adalah =A1+B1.
Kemudian akan diberikan tanda $ pada baris pertama kolom A sehingga rumus pada sel C2 menjadi A$1+B1. (LIHAT GAMBAR-2)
Ketika rumus pada sel C1 itu di copy kemudian di pastekan pada baris-baris dibawahnya pada kolom C, rumus yang terbentuk adalah
=A$1+B2 pada sel C2 dengan hasil 3 dari Sel A1 (1) ditambah sel B2 (2)
=A$1+B3 pada sel C3 dengan hasil 4 dari Sel A1 (1) ditambah sel B3 (3)
=A$1+B4 pada sel C4 dengan hasil 5 dari Sel A1 (1) ditambah sel B4 (4)
Dengan mengunci baris menggunakan tanda "$" hanyak akan mengunci posisi sel A1 pada contoh diatas apabila dilakukan copy rumus formulanya ke bawah (berdasarkan baris).
Jika rumus pada sel A$1+B1 pada sel C1 dilakukan copy paste ke sebelah kanan, maka hasil posisi pada kolom A akan bergeser ke kanan dengan hasil 3 dari rumus formula =B$1+C1.
2. MENGUNCI POSISI KOLOM DENGAN SIMBOL $
Contoh mengunci sel berdasarkan kolom ini hanya akan mengunci posisi kolom jika dilakukan copy paste berdasarkan kolom (kanan dan kiri).
Contoh penggunaan simbol $ untuk mengunci posisi berdasarkan kolom ini, sobat bisa lihat pada contoh gambar fungsi $ 3 (LIHAT GAMBAR-3)
Rumus formula pada contoh sel C1 adalah =$A1+B1, ketika dilakukan copy formula menggunakan baris (warna kuning) maka posisi pada kolom A ikut bergeser ke bawah.
Manfaat dari penggunaan simbol $ berdasarkan kolom ini bisa dilihat hasilnya pada sel D1, dimana rumus tersebut berasal dari sel C1 yang di copy.
Rumus formula yang terbentuk pada sel D1 adalah =$A1+C1, dimana simbol $ akan mengunci posisi tetap pada kolom pertama (A) sedangkan kolom kedua yang tidak dikunci akan bergeser ke kanan.
3. MENGUNCI POSISI BARIS & KOLOM DENGAN SIMBOL $
Mengunci posisi sel / rentang sel berdasarkan baris dan kolom ini sangat banyak digunakan pada saat melakukan copy paste rumus formula pada aplikasi ms.excel.
Dengan cara ini, pada saat dilakukan copy rumus baik kebawah, keatas, kekanan maupun ke kiri akan tetap mengacu kepada sel / rentang sel yang dituju.
Contoh penggunaan tanda $ untuk posisi baris dan kolom, sobat bisa lihat pada contoh gambar fungsi $ 4 (LIHAT GAMBAR-4)
Rumus formula pada sel E9 adalah E2/$E$6 yaitu membagi nilai pada sel E2 dengan sel E6, dengan menggunakan rumus formula ini, walaupun rumusnya di copy secara baris maupun kolom, maka sel pembagi akan tetap menuju ke sel E6.
Penggunaan tanda $ pada baris dan kolom ini akan sangat berguna pada saat menggunakan fuction jenis lookup di excel seperti fungsi vlookup dan fungsi hlookup.
KESIMPULAN
Fungsi $ pada excel memberi peranan yang sangat penting pada pneggunaan rumus formula ketika terjadi penyalian rumus formula pada sel / rentang sel pada aplikasi ms.excel, baik di microsoft excel 2003, 2007, 2010 maupun 2013.
Sumber: http://rumus-fungsi-excel.blogspot.com/2015/04/fungsi-di-excel.html