Dipublikasikan: Rabu, 15 Januari 2026 | 08:57 WIB
Kamis, 15 Januari 2026, SMK Dwija Praja Kota Pekalongan kembali melaksanakan apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru di halaman sekolah. Apel pagi kali ini dipimpin oleh Bapak Herbudi Mistianto, S.Pd, selaku pembina apel yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi Teknik Otomotif.
Dalam amanatnya, pembina apel menyampaikan sejumlah penekanan penting sebagai bentuk refleksi dan evaluasi bersama terhadap sikap, kedisiplinan, serta tanggung jawab siswa dalam menjalani proses pendidikan di sekolah.
Bapak Herbudi mengingatkan bahwa para siswa saat ini telah menempuh pendidikan formal lebih dari 10 tahun, dimulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMK. Dengan lamanya proses pendidikan tersebut, siswa diharapkan telah memiliki kesadaran disiplin, tanggung jawab, serta etika belajar yang matang, bukan lagi harus selalu diingatkan dalam hal-hal mendasar.
Memasuki semester genap tahun pelajaran berjalan, siswa diharapkan mampu melakukan perbaikan sikap dan prestasi belajar. Semester genap disebut sebagai momentum evaluasi dan peningkatan, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.
Salah satu hal yang disoroti secara khusus adalah kebersihan dan kerapian ruang kelas. Pembina apel menegaskan bahwa masih ditemukan kondisi ruang kelas yang kurang tertata, seperti meja dan kursi yang tidak rapi serta lingkungan kelas yang terkesan morat-marit. Kondisi tersebut dinilai tidak mencerminkan karakter siswa SMK yang siap memasuki dunia kerja, khususnya di bidang kejuruan.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada pemakaian atribut sekolah, terutama bagi siswa Program Studi Teknik Otomotif. Atribut sekolah merupakan identitas dan bentuk kedisiplinan yang wajib dipatuhi oleh seluruh siswa tanpa pengecualian.
Dari sisi akademik, pembina apel menyoroti nilai rapor semester ganjil yang masih menunjukkan banyak permasalahan, khususnya pada mata pelajaran kejuruan, terutama di jurusan Teknik Otomotif. Hal ini menjadi peringatan agar siswa lebih serius, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran praktik maupun teori.
Menjelang akhir apel, pembina apel juga menegaskan bahwa masih ditemukan siswa yang datang terlambat, bahkan saat apel pagi hampir selesai. Kebiasaan tersebut diharapkan segera dihentikan karena apel pagi merupakan bagian dari pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab.
Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh siswa SMK Dwija Praja Kota Pekalongan dapat melakukan introspeksi diri, meningkatkan kedisiplinan, menjaga kebersihan lingkungan, mematuhi aturan sekolah, serta memperbaiki prestasi belajar demi masa depan yang lebih baik.
Dipublikasikan: Rabu, 14 Januari 2026 | 08:29 WIB
Pekalongan, Rabu (14/01/2026) — SMK Dwija Praja Kota Pekalongan melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Apel dipimpin oleh Bapak M. Zaenal Arifin, ST, Kepala Program Studi Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam, selaku pembina apel.
Dalam amanatnya, pembina apel menekankan pentingnya menjaga niat yang lurus dalam konteks siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Pesan tersebut sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran bermakna serta penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada nilai beriman dan bertakwa, mandiri, serta bertanggung jawab.
“Niat sebagai siswa harus dijaga agar tetap lurus. Niat untuk sekolah dan belajar jangan sampai menyimpang dari tujuan awal, karena dari niat yang baik akan tumbuh sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu,” tutur Bapak M. Zaenal Arifin, ST.
Melalui kegiatan apel pagi ini, diharapkan siswa SMK Dwija Praja Kota Pekalongan mampu menanamkan kesadaran diri dalam belajar, memperkuat karakter positif, serta mengamalkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
Dipublikasikan: Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:06 WIB
Pekalongan – SMK Dwija Praja Kota Pekalongan kembali melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari program pembinaan kedisiplinan siswa. Pada hari Jumat, 9 September 2026, apel pagi telah memasuki hari keempat pelaksanaan dan berlangsung dengan tertib di lingkungan sekolah.
Apel pagi kali ini dipimpin oleh Bapak Intong Bakti, S.Kom., guru produktif Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau mengangkat tema kedisiplinan dalam penggunaan seragam sekolah.
Bapak Intong Bakti, S.Kom. menyoroti bahwa hingga hari ini masih ditemukan sejumlah siswa yang menggunakan seragam tidak sesuai dengan jadwal harian atau tidak mengenakan atribut seragam secara lengkap, seperti dasi, topi, atau kelengkapan lainnya sesuai ketentuan sekolah.
Beliau menegaskan bahwa seragam sekolah bukan sekadar pakaian, melainkan identitas, cerminan karakter, serta bentuk kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah. Oleh karena itu, kedisiplinan dalam berseragam menjadi salah satu indikator penting dalam membentuk sikap tanggung jawab dan profesionalisme siswa.
Sebagai penutup amanat, Bapak Intong Bakti berharap agar mulai hari Senin mendatang, seluruh siswa SMK Dwija Praja Kota Pekalongan sudah mematuhi aturan penggunaan seragam secara disiplin, baik dari segi jenis seragam sesuai jadwal maupun kelengkapan atributnya.
Melalui kegiatan apel pagi ini, sekolah berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan ketertiban kepada seluruh siswa sebagai bekal dalam kehidupan sekolah maupun dunia kerja di masa depan.
Dipublikasikan: Kamis, 08 Januari 2026 | 08:19 WIB
Pekalongan – SMK Dwija Praja Kota Pekalongan kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan apel pagi hari ketiga yang dilaksanakan sebagai upaya sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan dan karakter siswa.
Apel pagi berlangsung di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMK Dwija Praja Kota Pekalongan beserta bapak dan ibu guru. Pada kesempatan tersebut, Bapak Triyono, S.Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, bertugas sebagai pembina apel pagi.
Dalam amanatnya, Bapak Triyono, S.Pd menyampaikan pentingnya kedisiplinan waktu, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta tanggung jawab siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk terus meningkatkan sikap disiplin dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari di sekolah.
Pelaksanaan apel pagi hari ketiga ini menunjukkan dampak positif, salah satunya terlihat dari berkurangnya jumlah siswa yang datang terlambat. Barisan siswa terlambat tampak lebih sedikit dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini menjadi indikator bahwa kegiatan apel pagi memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kedisiplinan siswa.
Pihak sekolah berharap kegiatan apel pagi rutin ini dapat terus membentuk budaya disiplin, tertib, dan bertanggung jawab di lingkungan SMK Dwija Praja Kota Pekalongan, serta menjadi sarana pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan.
Dipublikasikan: Selasa, 06 Januari 2026 | 20:44 WIB
SMK Dwija Praja Kota Pekalongan mulai melaksanakan apel pagi rutin bagi seluruh siswa-siswi, guru, dan karyawan sekolah yang dimulai pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di halaman sekolah SMK Dwija Praja Kota Pekalongan.
Pelaksanaan apel pagi perdana ini dipimpin langsung oleh Kepala SMK Dwija Praja Kota Pekalongan, Bapak Achmad Harry F., S.Pd, yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik serta budaya kerja yang profesional di lingkungan sekolah.
Apel pagi ini akan menjadi kegiatan rutin harian yang dilaksanakan setiap pagi mulai pukul 07.00 WIB. Ke depannya, pembina apel akan dilakukan secara bergiliran oleh Bapak dan Ibu Guru yang telah ditunjuk sesuai jadwal.
Tujuan utama dari pelaksanaan apel pagi rutin ini adalah untuk:
Menumbuhkan dan meningkatkan kedisiplinan waktu
Membiasakan seluruh warga sekolah datang tepat waktu sesuai jadwal
Menanamkan nilai tanggung jawab, ketertiban, dan kebersamaan
Membangun budaya sekolah yang positif dan berkarakter
Kegiatan apel pagi ini diikuti dengan tertib dan penuh antusias oleh seluruh siswa-siswi serta tenaga pendidik dan kependidikan. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh warga SMK Dwija Praja Kota Pekalongan dapat semakin disiplin, siap mengikuti kegiatan belajar mengajar, serta menjadi pribadi yang berkarakter sesuai dengan visi sekolah.
SMK Dwija Praja Kota Pekalongan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembiasaan positif demi menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, disiplin, dan berdaya saing.
Dipublikasikan: Selasa, 05 Desember 2026 | 19:51 WIB
Keluarga Besar SMK Dwija Praja Kota Pekalongan mengucapkan selamat dan sukses kepada:
M. PRADIKTA atas pelantikan sebagai Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) pada tanggal 13 September 2025, dan penugasan di Kodam XXI Bengkulu.
M. Pradikta merupakan alumni TKR 3 SMK Dwija Praja Kota Pekalongan, lulusan tahun 2023, dengan wali kelas Ibu Vita Listiana Sari, S.Pd.
Prestasi ini merupakan hasil dari ketekunan, kedisiplinan, dan semangat juang yang tinggi. Sebelum diterima menjadi anggota TNI AD, yang bersangkutan telah bekerja di perusahaan selama satu tahun, kemudian mendaftar dan berhasil lulus seleksi TNI AD pada tahun 2023.
Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, serta menjadi teladan dan motivasi bagi seluruh peserta didik SMK Dwija Praja Kota Pekalongan.
Dirgahayu TNI Angkatan Darat
SMK Bisa – Hebat – Berkarakter