SMA ISLAM MUTHMAINNAH ENDE MELAKSANAKAN UJIAN SEKOLAH TAHUN AKADEMIK 2022/2023
Ujian sekolah adalah kegiatan penilaian untuk mengukur kemampuan atau potensi peserta didik khususnya kelas XII sebagai tolak ukur sudah sejauh mana kemampuannya tercapai baik dari segi akademik, sikap, penilaian dan lain-lain. Ujian ini juga merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang harus dilalui oleh kelas XII setelah ujian praktikum atau ujian kemampuan dasar siswa-siswi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk proses kelulusan siswa dari satuan pendidikan.
Hal ini tentu sesuai dengan Surat Edaran Kepala Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 422/952/PK.2.1/2023, tanggal 15 Februari 2023 tentang teknis serta pelaksanaan Ujian Sekolah tahun 2023. Dalam surat edaran tersebut dijelaskan mengenai jadwal pelaksanaan ujian yang harus dilaksanakan namun tengan tatap muka dan tetap harus menjadi bahan Evaluasi sekolah untuk mengukur kemampuan peserta didik.
Ujian Sekolah sudah dilaksanakan dengan tatap muka, karena masa pandemi covid-19 sudah berakhir. Ujian tatap muka yang dilaksanakan di SMA Islam Muthmainnah Ende, menggunakan android. Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kepala SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga, menyampaikan bahwasanya bagi para peserta didik yang terkendala tidak memiliki laptop, telepon genggam (handphone), atau terkendala jaringan dan sebagainya, beliau memberikan kemudahan akses fasilitas sekolah yang dapat digunakan oleh mereka yaitu Lab Komputer.
Kepala Sekolah berharap ujian ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta kelas XII dan mendapatkan nilai yang memuaskan. Beliau juga menegaskan agar para peserta memerhatikan presensi kehadiran untuk menunjang persyarataan kelulusan.
“Semoga Allah memberi kekuatan sehingga kegiatan ujian ini diberi kelancaran dan dalam bimbingan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim Pembukaan Ujian Sekolah SMA Swasta IslamMuthminnah Ende Tahun Akademik 2022/2023 secara resmi dibuka tepat pada hari Senin tanggal 10 April 2022. Hanya pada Allah kami menyembah dan hanya kepada Allah kami memohon pertolongan, semoga ananda semua melaksanakan kegiatan ini dengan penuh ketenangan, kesabaran, dan kesuksesan.” Begitulah pesan yang disampaikan dalam penutupan sambutan oleh Kepala Sekolah Bapak Lukman Pua Rangga, S.Pd di depan anak-anak dan para guru. @SUMUR71
SMA ISLAM MUTHMAINNAH ENDE MELAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2022
Sabtu, 1 Oktober 2022, pukul 07.30 wita menjadi moment Hari kesaktian Pancasila, di seluruh satuan pendidikan nasional. Tak terkecuali di SMA Islam Muthmainnah Ende, dengan penuh semangat patriotisme telah melaksanakan upacara kesaktian Pancasila di lapangan upacara SMA Islam Muthmainnah Ende yang iikuti oleh seluruh Dewan Guru, pegawai dan siswa-siswi SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende.
Pelaksanaan upacara ditandai dengan pengibaran bendera, pembacaan Pancasila, Pembacaan UUD 1945, Ikrar Kesaktian Pancasila dan pembacaan doa. Saat pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila , suasana terasa begitu hikmah dan penuh haru.
Upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Ketika menyanyikan lagi-lagu perjuangan antara lain, Gugur Bunga, Garuda Pancasila dan Lagu Indonesia Pusaka secara serempak menambah semangat para guru dan siswa yang turut mengikuti upacara kesaktian Pancasila tersebut.
Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kepala SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, Bapak Lukman Pua Rangga, S.Pd, Pembina Upacara membacakan pidato tertulis Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim. Mendikbudristek menyatakan Setelah dua setengah tahun bersama menghadapi segala tantangan, hari ini kita memperingati hari kesaktian Pancasila di tengah upaya menggalang kekuatan untuk bangkit dan pulih.
Para pendiri bangsa Indonesia mencetuskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan sejak kelahirannya sampai hari ini Pancasila adalah kekuatan kita untuk berjuang membangun cita-cita kita.
Lebih lanjut beliau mengatakan Selain itu Pancasila menjadi pengingat kita bahwa di tengah semua situasi dan kondisi, kedaulatan Indonesia berdasar pada keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila pada hari ini merupakan awal yang baik untuk menyatukan cita-cita dan langkah kita ke depan.
Situasi pandemi ini telah menunjukkan dengan lebih jelas sejumlah tantangan yang harus kita tangani untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia.
Salah satu dari tantangan tersebut adalah ketimpangan geografis dan sosiologis yang menyebabkan tidak semua anak Indonesia mendapatkan akses terhadap pendidikan selama pandemi.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila perlu kita jadikan momentum untuk merefleksikan hal-hal yang telah dan harus kita lakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan bangsa yang tangguh di masa yang akan datang.
Selama ini upaya yang kita lakukan lebih berfokus pada hasil akhir dan mengesampingkan integrasi sosial budaya dan pelestarian lingkungan. Hal tersebut kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan potensi sumberdaya alam dengan sumberdaya manusia.
Menyadari hal tersebut, inilah waktunya kita merancang keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat dan memprioritaskan konservasi alam. Dalam hal ini Pancasila akan berperan sebagai titik berangkat sekaligus tujuan pembangunan bangsa dan negara kita.
Menutup pidatonya Mendikbudristek menyatakan bahwa Kebangkitan dan kemajuan bangsa kita dari pandemi ditentukan oleh kemerdekaan anak-anak Indonesia untuk mengembangkan potensinya sendiri dengan kemampuan dan panggilan hatinya. Inilah titik berangkat kita.
Selanjutnya kemerdekaan dalam belajar, berkarya, kemerdekaan dalam berbudaya akan melahirkan generasi pelajar Pancasila, yaitu sosok pembelajar sepanjang hayat, yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan Global, mampu bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Para pelajar Pancasila Itulah yang akan meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa depan.
Kepada semua masyarakat Indonesia saya ucapkan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Dengan nilai-nilai Pancasila yang menyertai langkah kita, mari membangun Indonesia yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih mencerdaskan dengan Merdeka Belajar.
Yang menjadi Petugas Upacara adalah Pengurus OSIS SMA Islam Muthmainnah Ende, antara lain Pemimpin Upacara Renger Alfarazi Harun, siswa Kelas XII IPS B, petugas Pengibar Bendera, masing-masing, Fauzi Ahmad, Ketua OSIS, Fikram, siswa kelas XI IPS A, Haifah, Siswa kelas XI Bahasa, sementara yang menjadi Pembaca UUD 1945, Ikrar Kesaktian Pancasila dan doa, masing-masing adalah Alfianti, Zam Zam Jailani dan Putri Marwati Abubekar.
Setelah pelaksanaan Upacara, dilanjutkan dengan menonton film Pengkhianatan G 30 S/PKI di halaman upacara SMA Islam Muthmainnah Ende, yang diikuti oleh seluruh siswa, guru an pegawai sekolah.@SUMUR71
SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) Genap Semester 6 bagi Kelas XII dan Penilaian Tengah Semester (PTS) Semester Genap Tahun 2022 bagi Kelas X dan XI. Pelaksanaan Penilaian PAS dan PTS dilaksanakan menggunakan sistem on line yang berpusat di sekolah.
Dikonfirmasi Senin (21/3/2022), Kepala SMA Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga, S.Pd. mengatakan, sekolahnya telah memulai PAS dan PTS Senin (21/3/2022) kemarin secara online, tetapi berpusat di sekolah yang diikuti oleh 355 siswa yang terbagi ke dalam 14 ruang. Semua siswa mengikuti ujian dengan menggunakan android dan komputer yang berpusat di sekolah.
Kegiatan PAS dan PTS ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol standar kesehatan yang ketat, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan mengecek suhu tubuh. Siswa yang melanggar protokol kesehatan akan dipulangkan dan diberikan sanksi.
Dirinya menyampaikan, pelaksanaan Ujian hari pertama berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun.
Terkait mekanisme pelaksanaan PTS dan PAS online di sekolahnya, Lukman menjelaskan, para guru membuat soal dan mengumpulkannya secara online, kemudian siswa dapat mengakses soal-soal tersebut untuk dikerjakan.
“Guru mengumpulkan soal secara online ke sekolah, sedangkan siswa menjawab secara online sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jadi, siswa terbatas oleh waktu dan sulit untuk tidak jujur. Dalam mengerjakannya sistem ini persis sistem chat dalam ujian CPNS. Masing-masing kelas secara online dipegang oleh 1 proktor dan pengerjaan soalnya diberikan rentang waktu. “Maksimal 90 menit,” pungkasnya.
Maksud dan tujuan diadakannya PAS atau PTS diantaranya yaitu : mengukur kemajuan belajar siswa setelah setengah atau satu semester. Mengukur pencapaian kompetensi siswa setelah proses pembeljaran selama setengah atau satu semester. Menentukan nilai hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran beberapa KD (Kompetensi Dasar). Evaluasi ini adalah pemberian penilaian terhadap kemampuan siswa dalam menerima, memahami, dan menguasai materi pembelajaran yang disajikan sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan, dan menilai perubahan sikap dan keterampilannya, terang beliau.
Lebih lanjut Lukman menyatakan bahwa ada 5 hal yang menjadi acuan penilaian tengah semester dan akhir semester antara lain: pertama pelaksanaan harus objektif yakni penilaian pelajar tidak terpengaruhi oleh subyektivitas pemberi nilai, perbedaan latar belakang hingga hubungan emosional. Kedua, harus valid, penilaian hasil belajar oleh para guru harus mengukur pencapaian yang sudah ada dalam aturan standar yang berlaku. Yang ketiga lanjut beliau, penilaian harus dilaksanakan dengan adil, penilaian hasil belajar satu semester tidak bersifat menguntungkan maupun merugikan para belajar. Yang Keempat bersifat menyeluruh dan berkesinambungan, penilaian hasil belajar harus mencakup semua aspek dengan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan aturan. Dan yang terakhir, harus sistematis, penilaian yang ada sudah berjalan sesuai dengan langkah-langkah baku yang telah ditentukan. ( SUMUR71 )
Hari Ulang Tahun PGRI ke 76 dan Hari Guru Nasional Tahun 2021 diperingati tanggal 25 November 2021. Pelaksanaan Upacara di SMA Islam Muthmainnah Ende dalam rangka memperingati PGRI ke 76 dan Hari Guru Nasional Tahun 2021 diikuti oleh seluruh Dewan Guru, pegawai dan siswa-siswi SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende berlangsung hikmat di tengah hujan lebat.
Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kepala SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, Bapak Lukman Pua Rangga, S.Pd, Pembina Upacara membacakan pidato tertuis Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim. Mendikbudristek menyatakan Tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Kita semua tersandung dengan adanya pandemi. Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan, dan terpukul secara batin.
Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran. Guru mau tidak mau mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal. Guru mau tidak mau menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid mereka tidak belajar di bawah tekanan. Guru di seluruh Indonesia menangis melihat murid mereka semakin hari semakin bosan, kesepian, dan kehilangan disiplin. Tidak hanya tekanan psikologis karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa “makan”.
Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi. Tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira. Saat saya menginap di rumah guru honorer di Lombok Tengah, saat saya menginap di rumah Guru Penggerak di Yogyakarta, saat saya menginap bersama santri di pesantren di Jawa Timur, saya sama sekali tidak mendengar kata “putus asa”.
Saat sarapan dengan mereka, saya mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka. Wajah mereka terlihat semangat membahas platform teknologi yang cocok dan tidak cocok untuk mereka. Dengan penuh percaya diri, mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka.
Di situlah saya baru menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan kami mendengar.
Guru se-Indonesia menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi. Guru se-Indonesia menginginkan akses terhadap teknologi dan pelatihan yang relevan dan praktis.
Guru se-Indonesia menginginkan kurikulum yang sederhana dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap murid yang berbeda-beda.
Guru se-Indonesia menginginkan pemimpin-pemimpin sekolah mereka untuk berpihak kepada murid, bukan pada birokrasi. Guru se-Indonesia ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman.
Sejak pertama kali kami cetuskan, sekarang Merdeka Belajar sudah berubah dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan. Contohnya, penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan Merdeka Belajar berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran.
Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama. Gerakan ini tidak bisa dibendung atau diputarbalikkan, karena gerakan ini hidup dalam setiap insan guru yang punya keberanian untuk melangkah ke depan menuju satu tujuan utama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Karena itulah, saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Merdeka Belajar, demi kehidupan dan masa depan guru se-Indonesia yang lebih baik.
Menutup pidatonya Mendikbudristek menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru se-Nusantara atas pengorbanan dan ketangguhannya. Merdeka Belajar ini sekarang milik Anda.
Pelaksanaan Upacara bendera memperingati Hari PGRi dan Hari Guru dilaksanakan dalam kondisi hujan lebat berlngsung khidmat dan penuh haru, @SUMUR71
SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende melaksanakan penilaian tengah semester berbasis android untuk kelas X, XI,XII yang berlangsung dari tanggal 18 Oktober – 25 Oktober 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk mengadakan evaluasi belajar bagi peserta didik setelah kurang lebih 3 bulan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan.
Kepala SMA Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga, S.Pd, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait pelaksanaan penilaian tengah semester yang dilaksanakan di SMA Islam Muthmainnah Ende,beliau menyatakan bahwa tujuan dilaksanakan UTS ini, agar siswa, orang tua dan guru dapat mengukur seberapa jauh keberhasilan program belajar mengajar yang telah diikuti peserta didik selama kurang lebih 3 bulan. Hasil penilaian tengah semester ini juga diharapkan dapat memberikan informasi yang evaluative kepada siswa secara individu terkait tingkat keberhasilan mereka di sekolah lanjut beliau.
Hasil yang ada juga akan dilaporkan kepada orang tua dalam bentuk raport. Lebih jauh lagi, dengan pelaksanaan penilaian ini diharapkan anak dapat mengevaluasi kinerjanya secara individu sehingga memberikan motivasi terkait strategi belajar yang nanti perlu diambil oleh siswa secara individu untuk menghadapi triwulan yang akan datang.
Penilaian tengah semester ini juga membantu pihak sekolah untuk mengetahui sejauh mana tujuan kurikulum telah dicapai dari penyelenggaraan pembelajaran di lingkungan sekolah tingkat menengah. Hal ini kiranya dapat tetap mendorong proses pembelajaran kurikulum K13 yang lebih baik, yang telah ditetapkan secara nasional. Demikian pula guru akan mendapatkan gambaran evaluasi terkait proses pembelajaran yang telah dilakukan di dalam kelas bersama dengan para murid. (SUMUR 71)
SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, akan melaksanakan Penilaian Akhir Semester ( PAS ) Genap atau Ujian Kenaikan Kelas (UKK) Tahun Pelajaran 2020/2021. Pada pelaksanaan Ujian Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 ini, berbasis android. Para siswa mengikuti ujian dengan methode daring dan berpusat di sekolah.
Kegiatan penilaian ini akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol standar kesehatan yang berlaku, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan mengecek suhu tubuh. Pada ujian akhir Semester genap kali ini, diikuti oleh 212 peserta didik, terbagi ke 9 ruangan ujian yang disediakan. Para siswa mengikuti ujian dengan methode daring dan berpusat di sekolah.
Perolehan nilai ujian anak dilihat dari nilai tugas yang diberikan oleh guru-guru serta tambahan akumulasi nilai-nilai harian yang diperoleh siswa sebelum proses pembelajaran dari rumah selama covid dan pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan.
Sebelum ujian berlangsung, guru-guru pun telah memilki koleksi nilai-nilai harian yang diberikan kepada siswa, sehingga kompilasi nilai harian dan nilai penugasan yang diberikan guru kepada siswa bagi yang belum melaksanakan ujian semester itu bisa digunakan sebagai tahap penilaian.
Kuncinya hanya kemauan dan keikhlasan baik guru-guru maupun para siswa. Ujian On Line di SMA Islam Muthmainnah Ende, menggunakan google formulir. Ini menjadi pelajaran bahwa semoga ke depannya lebih baik lagi dari yang sekarang.
Kepala SMA Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga,S.Pd., saat dihubungi tim Sumur, menjelaskan bahwa Penilaian Akhir Semester atau Ujian Kenaikan Kelas akan dilaksanakan selama 8 hari, dari tanggal 05 Juni 2021 hingga tanggal 13 Juni 2021. Hari pertama pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Genap SMA Islam Muthmainnah Ende Tahun Pelajaran 2020/2021, biasanya diawali dengan briefing atau arahan oleh Kepala Sekolah.
Lebih lanjut Lukman, menjelaskan bahwa siswa harus berusaha ekstra, membaca buku pelajaran lebih banyak daripada biasanya. Atau mereka harus menjelajahi dunia maya untuk mencari informasi yang dibutuhkan, karena soal yang disajikan pada kali ini mengikuti pola AKM yakni soal PG, PG Kompleks, Menjodohkan, Benar Salah, dan juga Uraian Singkat, yang tentunya membutuhkan pemahaman yang lebih dari siswa-siswi.
Beliau juga menyatakan bahwa walaupun Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021 yang dilakukan secara online dengan berpusat di sekolah, tentunya dengan mengedepankan protokol covid 19. Pelaksanaan Ujian di sekolah memiliki tujuan yakni agar penilaian yang dilakukan tetap objektif, setidaknya dengan adanya covid 19 ini siswa dan guru tetap mengedepankan kualitas pendidikan.
Sekolah dituntut untuk tetap mendapatkan kualitas pendidikan yang ditetapkan, walaupun Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kita semua tetap berharap, pademi covid 19 ini cepat berakhir, sehingga pendidikan kembali seperti biasanya. ( SUMUR71 )
Sebanyak 112 siswa SMA Islam Muthmainnah Ende melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Android Mulai Kamis Tanggal 15 April 2021 dan akan berakhir pada tanggal 24 April 2021. Pelaksanaa Ujian Sekolah Tahun 2021 di SMA Islam Muthmainnah Ende ini berbeda pelaksanaannya dengan tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. Para siswa mengikuti ujian dengan methode daring dan berpusat di sekolah.
Seperti biasa, hari pertama ujian diawali dengan briefing atau arahan oleh Kepala Sekolah. Pelaksanaan US ini akan berlangsung selama sembilan hari dan berakhir pada hari Sabtu, tanggal 24 April 2021. Karena US ini adalah penentu kelulusan siswa dari Satuan Pendidikan maka diharapkan siswa harus berusaha lebih ekstra, membaca buku pelajaran lebih banyak daripada biasanya. Atau menjelajahi dunia maya untuk mencari informasi yang dibutuhkan.
Kepala SMA Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga,S.Pd., saat dihubungi tim Sumur, menjelaskan bahwa siswa mengikuti Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2020/2021 secara online di sekolah, tentunya dengan mengedepankan protokol covid 19.
Hal ini dilakukan agar penilaian tetap objektif, setidaknya dengan adanya covid 19 ini siswa dan guru tetap mengedepankan kualitas pendidikan meskipun masa pandemi belum berakhir. Sekolah dituntut untuk tetap mendapatkan kualitas pendidikan yang ditetapkan. Kita semua tetap berharap, pademi covid 19 ini cepat berakhir, sehingga pendidikan kembali seperti biasanya.
( SUMUR71 )
Untuk menyamakan persepsi dalam menyusun, mengelola, dan mengesahkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang merujuk pada Permendikbud No 6 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis penggunaan dana BOS reguler 2021, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS ) SMA/MA Kabupeten Ende menyelenggarakn kegiatan BIMTEK pendampingan penyusunan dan pengesahan RKAS BOS jenjang SMA/SMK/SLBN tahun 2021.
Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan di Aula SMAN 1 Ende, dari 24 - 26 Maret diikuti oleh para Kepala Sekolah SMA/SMK/SLBN dan bendahara BOS dari berbagai sekolah jenjang SMA/SMK/SLBN negeri dan swasta yang dibuka secara resmi oleh Koordinator Pengawas Dikmen Kab.Ende Disdikbud Prov. NTT yang diikuti oleh tim BOS SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kab. Ende. Sementara yang menjadi nara sumbernya adalah Tim Manajemen BOS Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Turut hadir dalam kegiatan pembukaan, Yosefina Mai Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan DIKMEN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi NTT, Anselmus Wesa Mesi, dan tim manajemen BOS Provinsi NTT.
Dalam sambutannya Dra. Farah Aroeboesman mengatakan bahwa Kabupaten Ende khusus SMA dan SMK sudah terdepan dalam inovasi aplikasi Siap Bos. Dalam penyusunan RKAS hendaknya kita memakai prinsip TRD yaitu Terukur, Rasional dan Disiplin. Sekolah punya kompleksitas dan dinamika tersendiri. Oleh karena itu, sekolah perlu diselenggarakan dengan manajemen baik. Artinya, perlu dicari cara yang tepat untuk mengoptimalisasi, mengelola dan mengendalikan berbagai sumber daya yang tersedia.
“Keberhasilan manajemen sekolah salah satunya bergantung kepada keberhasilan perencanaan keuangan, yaitu termasuk bagaimana sekolah mengelola dana BOS sesuai petunjuk teknis dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu Kasi Kesiswaan DIKMEN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi NTT, Yosefina Mai mengharapkan supaya setelah mengikuti kegiatan bimbingan teknis ini, para kepala sekolah dan bendahara BOS dapat mengelola keuangan BOS secara terbuka.
“Hal ini penting untuk diperhatikan karena pengelolaan BOS reguler setiap tahun selalu diperbaharui. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pemera-taan akses layanan pendidikan secaar akuntabel dan tepat sasaran,” tandasnya.
Ketua MKKS SMA/MA Kabupaten Ende Albinus Minggu menguraikan, tujuan kegiatan BIMTEK ini adalah untuk mendampingi proses inisiatif dan tindakan yang dilakukan kepala sekolah dan bendahara BOS SMA/SMK /SLBN dalam penyusunan, pengisian, dan pengesahan RKAS yang dilakukan secara online, agar setiap orang mengetahuinya.
SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam jaringan (Daring), berkenaan dengan semakin meningkatnya penyebaran virus Corona di Kabupaten Ende.
Kepala SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga mengungkapkan, dengan adanya surat edaran dari Kepala Dinas PEndidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga Edaran Bupati Ende, maka proses pembelajaran tatap muka dihentikan sementara sambil menunggu kondisi membaik.
Terhitung Senin (05/01) hingga waktu yang belum ditentukan. Kemudian digantikan dengan Daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Itu berlaku untuk seluruh siswa SMA Swasta Islam Muthainnah Ende. Mulai dari kelas X, XI dan XII sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” kata Lukman Pua Rangga.
Kepada tenaga pendidik, diharapkan mengelola PJJ sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh sekolah. Ini mengacu pada KD mata pelajaran semester genap.
Lebih lanjut Lukman menyatakan sesuai dengan surat edaran Bupati Ende, tentang sementara waktu para guru dan tenaga kependidikan agar melaksanakan kerja dari rumah, maka seluruh tenaga kependidikan pada SMA Islam Muthmainnah Ende melaksanakan PJJ dari rumah dan dikirimkan ke anak-anak melalui android.
Lukman juga mengharapkan agar seluruh tenaga pendidik bekerja dengan sungguh-sungguh dan wajib mengisi daftar hadir yang disediakan oleh sekolah melalui google formulir. (sumur71)