SIP-ON SAJ Aktif sesuai jadwal
Di tengah percepatan transformasi digital pendidikan, SMP Negeri 6 Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem evaluasi pembelajaran yang modern, efektif, dan adaptif melalui inovasi Sistem Informasi Penilaian Online (SIP-ON).
Aplikasi berbasis web ini mulai dikembangkan dan diterapkan sejak tahun 2018 sebagai solusi atas kebutuhan penilaian yang terintegrasi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan asesmen berbasis teknologi. Seiring waktu, SIP-ON terus mengalami penguatan fitur dan tata kelola hingga menjadi sistem yang andal dalam menunjang berbagai bentuk evaluasi pembelajaran di sekolah.
Inovasi ini diberdayakan oleh Agus Rahmat Yuniar, S.Kom., M.Pd., yang menghadirkan pendekatan sederhana namun berdampak besar melalui pemanfaatan teknologi yang tepat dan efisien. Hal ini merupakan catatan prestasi dalam meningkatkan layanan pendidikan di lingkungan Kabupaten Sidoarjo.
SIP-ON dirancang dengan sistem kerja yang terstruktur dan kolaboratif. Guru memiliki kewenangan untuk menyusun serta menginput soal secara mandiri melalui sistem yang terintegrasi, sehingga proses penyusunan evaluasi menjadi lebih fleksibel dan terdokumentasi dengan baik.
Di sisi lain, peran proktor menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar. Mulai dari pengaturan jadwal, distribusi akses, hingga pemantauan pelaksanaan ujian dilakukan secara sistematis, menjadikan proses asesmen lebih terkendali dan profesional.
Salah satu keunggulan utama SIP-ON terletak pada efisiensi sumber daya. Dengan memanfaatkan platform berbasis cloud, sekolah tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk infrastruktur teknologi. Namun demikian, sistem tetap mampu menghadirkan layanan penilaian yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah.
Model ini membuktikan bahwa transformasi digital tidak selalu harus mahal, tetapi dapat diwujudkan melalui inovasi cerdas yang memaksimalkan potensi internal sekolah.
Sistem Informasi Penilaian Online (SIP-ON) merupakan inovasi digital yang dikembangkan oleh SMP Negeri 6 Sidoarjo sebagai respons terhadap kebutuhan transformasi pendidikan di era teknologi informasi. Latar belakang pengembangan sistem ini didasari oleh pentingnya peningkatan kualitas proses evaluasi pembelajaran yang sebelumnya masih dilakukan secara konvensional, sehingga dinilai kurang efisien, memerlukan waktu yang lama, serta memiliki potensi kesalahan dalam pengolahan data. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang mampu mengakomodasi proses penilaian secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
Tujuan utama pengembangan SIP-ON adalah untuk memfasilitasi guru dalam melaksanakan penilaian pembelajaran secara digital, mulai dari penyusunan instrumen soal, pelaksanaan ujian, hingga pengolahan hasil evaluasi. Selain itu, sistem ini juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, memperkuat transparansi penilaian, serta mendukung implementasi kebijakan pendidikan berbasis teknologi, termasuk penerapan asesmen dalam Kurikulum Merdeka.
Manfaat yang diperoleh dari penggunaan SIP-ON cukup signifikan, baik bagi guru, peserta didik, maupun pihak sekolah. Bagi guru, sistem ini mempermudah dalam pengelolaan soal dan nilai secara sistematis. Bagi peserta didik, SIP-ON memberikan pengalaman ujian yang lebih modern dan fleksibel. Sementara bagi sekolah, sistem ini membantu dalam pengelolaan data penilaian secara terpusat, sehingga memudahkan monitoring dan pengambilan keputusan berbasis data.
Ruang lingkup penggunaan SIP-ON mencakup seluruh kegiatan evaluasi pembelajaran di lingkungan sekolah, seperti penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, hingga asesmen sumatif lainnya. Sistem ini digunakan oleh guru sebagai penyusun soal dan oleh proktor sebagai pengelola teknis pelaksanaan ujian, sehingga tercipta pembagian tugas yang jelas dan terstruktur.
Secara konsep, SIP-ON merupakan sistem berbasis web yang dapat diakses melalui jaringan internet tanpa memerlukan instalasi khusus. Sistem ini memanfaatkan platform Google sebagai infrastruktur utama, seperti Google Forms untuk pembuatan soal, Google Spreadsheet untuk pengolahan data, serta layanan Google lainnya yang mendukung integrasi sistem. Dengan konsep ini, SIP-ON menjadi solusi yang fleksibel, mudah diakses dari berbagai perangkat, serta memiliki tingkat keandalan yang cukup tinggi dalam mendukung kegiatan penilaian berbasis digital.
Dengan demikian, SIP-ON tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu teknis, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi, guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan evaluasi secara berkelanjutan.
Agus Rahmat Yuniar, S.Kom., M.Pd
Sistem Informasi Penilaian Online (SIP-ON) yang dikembangkan oleh SMP Negeri 6 Sidoarjo memiliki arsitektur berbasis web yang memanfaatkan ekosistem platform Google sebagai fondasi utama. Arsitektur ini dirancang sederhana namun efektif, dengan mengintegrasikan beberapa layanan seperti Google Forms sebagai media penyajian soal, Google Spreadsheet sebagai pusat pengolahan dan penyimpanan data, serta dukungan akun Google sebagai sistem autentikasi pengguna. Dengan pendekatan ini, SIP-ON mampu menghadirkan sistem yang fleksibel, mudah diakses, dan tidak memerlukan infrastruktur server yang kompleks.
Secara struktural, SIP-ON melibatkan tiga komponen utama, yaitu guru, proktor, dan peserta didik, yang masing-masing memiliki peran dan fungsi berbeda namun saling terhubung dalam satu alur sistem yang terintegrasi. Guru berperan sebagai pengembang konten penilaian, proktor sebagai pengelola teknis pelaksanaan, dan peserta didik sebagai pengguna akhir yang mengikuti ujian.
Alur kerja (workflow) sistem dimulai dari tahap perencanaan dan pembuatan soal oleh guru. Pada tahap ini, guru menyusun instrumen penilaian sesuai dengan kompetensi yang akan diukur, kemudian menginput soal ke dalam sistem melalui platform yang telah disediakan. Soal yang telah dibuat selanjutnya tersimpan secara otomatis dan terpusat, sehingga memudahkan proses pengelolaan dan revisi apabila diperlukan.
Tahap berikutnya adalah pengelolaan teknis oleh proktor. Proktor bertanggung jawab dalam menyiapkan pelaksanaan ujian, termasuk mengatur jadwal, menentukan akses peserta, serta memastikan kesiapan sistem sebelum ujian dimulai. Pada tahap ini, proktor juga dapat melakukan pengaturan tambahan seperti aktivasi fitur keamanan, termasuk penggunaan add-on auto proktor untuk meningkatkan pengawasan selama ujian berlangsung.
Setelah seluruh persiapan selesai, peserta didik dapat mengikuti ujian secara online melalui perangkat masing-masing dengan mengakses tautan yang telah disediakan. Selama pelaksanaan ujian, sistem akan merekam setiap respons peserta secara otomatis dan menyimpannya ke dalam database yang terintegrasi. Proktor melakukan monitoring secara real-time untuk memastikan ujian berjalan dengan tertib dan sesuai prosedur.
Tahap akhir dari alur sistem adalah pengolahan dan analisis hasil penilaian. Data yang terkumpul akan diolah secara otomatis oleh sistem, sehingga guru dapat dengan mudah melihat hasil, melakukan rekapitulasi nilai, serta mendokumentasikan data penilaian. Proses ini значительно mengurangi beban administratif dan meminimalisir kesalahan dalam pengolahan data.
Untuk memudahkan pemahaman terhadap alur tersebut, sistem SIP-ON dapat direpresentasikan dalam bentuk flowchart sederhana yang menggambarkan urutan proses sebagai berikut:
Pembuatan Soal oleh Guru → Pengelolaan dan Pengaturan oleh Proktor → Pelaksanaan Ujian oleh Peserta Didik → Pengolahan dan Hasil Penilaian oleh Sistem.
Dengan arsitektur yang terintegrasi dan alur kerja yang sistematis, SIP-ON mampu mendukung proses evaluasi pembelajaran secara lebih efektif, efisien, dan terstruktur, sekaligus menjadi solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Agus Rahmat Yuniar, S.Kom., M.Pd
Dokumentasi pengguna Sistem Informasi Penilaian Online (SIP-ON) disusun sebagai panduan praktis bagi pengguna di lingkungan SMP Negeri 6 Sidoarjo, khususnya guru dan proktor, dalam mengoperasikan sistem secara optimal. Panduan ini menjelaskan langkah-langkah penggunaan sesuai dengan peran masing-masing, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan ujian berbasis digital.
Dokumentasi pengguna ini dirancang untuk memberikan panduan yang jelas dan sistematis bagi setiap peran dalam penggunaan SIP-ON. Dengan dukungan langkah-langkah operasional serta ilustrasi tampilan sistem, diharapkan guru dan proktor dapat menjalankan tugasnya secara efektif. Panduan ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut dengan penambahan screenshot asli dari sistem SIP-ON agar semakin kontekstual dan mudah dipahami oleh seluruh pengguna.
Guru berperan sebagai penyusun dan pengelola soal dalam SIP-ON. Berikut langkah-langkah penggunaannya:
Akses SIP-ON melalui browser
Masuk menggunakan akun Google yang telah terdaftar
Pilih menu pembuatan soal (terintegrasi dengan Google Forms)
Tentukan identitas ujian (mapel, kelas, waktu)
Buat soal sesuai kebutuhan:
Pilihan ganda
Isian singkat
Uraian
Tambahkan kunci jawaban dan bobot nilai (jika diperlukan)
Simpan soal secara otomatis di sistem
Pastikan soal tersimpan dalam folder/struktur yang sesuai
Lakukan pengecekan ulang (preview soal)
Edit atau revisi soal bila diperlukan
Kelompokkan soal berdasarkan kelas atau materi
Siapkan soal untuk digunakan oleh proktor
Proktor bertanggung jawab dalam pengelolaan teknis ujian. Berikut langkah-langkahnya:
Masuk ke SIP-ON menggunakan akun proktor
Tentukan waktu pelaksanaan ujian
Atur durasi pengerjaan
Sesuaikan dengan kelas dan mata pelajaran
Input atau verifikasi data peserta
Pastikan seluruh siswa memiliki akses
Distribusikan link ujian kepada peserta
Pantau jalannya ujian secara real-time
Pastikan tidak ada kendala teknis
Aktifkan fitur add-on auto proktor untuk meningkatkan pengawasan
Pastikan semua respons siswa terekam
Koordinasi dengan guru untuk pengolahan nilai