Bully adalah tindakan mengganggu orang lain dengan ciri-ciri adanya perbedaan kekuatan seperti yang lemah berhadapan dengan yang kuat, perbedaan jumlah seperti individu berhadapan dengan kelompok. Melakukan tindakan bully disebut dengan bullying.
Bullying memiliki dampak yang serius dan merugikan bagi korbannya. Beberapa bahaya utama dari bullying termasuk:
Dampak Emosional dan Mental: Korban bullying seringkali mengalami stres, kecemasan, depresi, dan rendah diri. Mereka mungkin merasa terisolasi, tidak aman, dan sulit untuk percaya pada orang lain.
Masalah Kesehatan Mental: Beberapa kasus bullying bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental yang lebih serius seperti PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), yang mempengaruhi kesehatan mental jangka panjang.
Gangguan Psikologis: Bullying dapat menyebabkan masalah perilaku seperti agresi, kemarahan, dan bahkan kecenderungan untuk melakukan tindakan agresif pada diri sendiri atau orang lain.
Penurunan Prestasi Akademik: Korbannya mungkin kesulitan berkonsentrasi di sekolah dan belajar karena mereka terganggu secara emosional oleh pengalaman bullying.
Isolasi Sosial: Bullying dapat membuat korban merasa terisolasi dan sulit untuk membentuk hubungan sosial yang sehat, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kehidupan sosial mereka secara keseluruhan.
Dampak Fisik: Dalam beberapa kasus, bullying juga dapat menyebabkan cedera fisik yang serius atau masalah kesehatan seperti gangguan makan, sakit kepala, dan gangguan tidur.
Potensi Risiko Bunuh Diri: Bahaya yang paling serius adalah peningkatan risiko korban untuk mengalami pikiran bunuh diri atau bahkan mencoba bunuh diri.
Mengatasi bullying memerlukan perhatian serius dan dukungan baik dari lingkungan sekolah maupun komunitas. Penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua individu agar bisa tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut akan bullying.