About
About
Maraknya fenomena penyalahgunaan Obat dan Makanan masih menjadi tantangan yang signifikan bagi pengawasan BPOM. Penyalahgunaan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kesehatan psikis, yang dapat memicu gangguan perilaku, konflik sosial, bahkan tindak kriminalitas, khususnya pada penyalahgunaan obat untuk tujuan non-medis atau rekreasional. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan ini telah berkembang menjadi isu kesehatan masyarakat yang serius dan memerlukan perhatian bersama.
Kurangnya tingkat literasi masyarakat terkait dampak penyalahgunaan Obat dan Makanan serta berbagai fenomena sosial yang menyertainya memperparah risiko penyebaran praktik tersebut. Oleh karena itu, diperlukan gerakan antisipasi melalui upaya pencegahan yang sistematis, antara lain melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat serta pemangku kepentingan terkait yang dapat berperan serta dalam mencegah penyalahgunaan Obat dan Makanan.
Dalam konteks tersebut, pengembangan Layanan Sentra Informasi Gerakan Antisipasi Penyalahgunaan Obat dan Makanan menjadi salah satu langkah strategis. Layanan ini diharapkan dapat menjadi platform untuk menyediakan materi edukasi yang relevan, terstandar, dan sesuai dengan kebutuhan target sasaran, serta dapat dimanfaatkan secara luas, baik oleh internal maupun eksternal BPOM. Melalui layanan ini, setiap orang dapat menjadi agen edukasi dan pencegahan. Karena pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri; diperlukan kepedulian, kewaspadaan, dan aksi bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk saling mengedukasi.