Nabi Adam adalah manusia dan nabi pertama. Nabi Adam diciptakan dari tanah. Setelah diciptakan Nabi Adam hidup disurga. Untuk menemani nabi Adam diciptakannya Hawa.
Setelah diciptakannya Nabi Adama, Allah memerinitahkan malaikat dan Jin untuk bersujud atau menghormat kepada nabi Adam. Akan tetapi iblis menolak karena merasa lebih mulia karena diciptakan dari api. Allah pun melaknat iblis kekal di neraka. Iblis diusir dari surga.
Iblis bersumpah akan menggoda anak cucu adam untuk diajak ke jalan yang sesat. Bujuk rayu iblis pertama kepada hawa yang meminta adam untuk dipetikkan buah khuldi.
Karena melanggar larangan Allah, adam dan hawa dihukum dikeluarkan dari surga dan diturunkan ke bumi. Mereka terpisah hampir selama 300 tahun. Karena taubatnya yang sungguh-sungguh, Mereka dipertemukan kembali di Jabbal Rahmah dan kembali hidup bersama di dunia.
Keteladanan Nabi Adam as antara lain :
1) Selalu berhati-hati dan berpegang teguh pada ajaran agama
2) Jika berbuat dosa dan salah segera bertaubat dengan sungguh-sungguh
3) Berani menanggung akibat dari perbuatannya
4) Tidak mengulangi kesalahannya
Nabi Idris adalah keturunan ke enam dari Nabi Adam as. Dia adalah putra dari Qabil dan Iqlima (putra dan putri Nabi Adam as). Saat itu, Allah memerintahkan Nabi Idris untuk mengajak seluruh manusia agar berjalan di jalan kebenaran. Saat itu dia adalah manusia pertama yang menerima wahyu lewat Malaikat Jibril ketika dirinya berusia 82 tahun.
Mukjizat Nabi Idris
Sebagai seorang nabi, Nabi Idris memiliki mukjizat atau kelebihan, yaitu:
1. Manusia pertama yang pandai baca tulis dengan pena.
2. Nabi Idris diberi macam-macam pengetahuan mulai dari merawat kuda, ilmu perbintangan (falaq), hingga ilmu berhitung yang sekarang dikenal dengan matematika.
3. Nama Idris berasal dari kata Darasa yang artinya belajar. Nabi Idris pun dikenal sangat senang belajar, dan tekun mengkaji fenomena alam semesta.
4. Nabi Idris adalah orang pertama yang pandai memotong dan menjahit pakaiannya. Orang-orang sebelumnya konon hanya mengenakan kulit binatang sebagai penutup aurat.
5. Nabi Idris mendapat gelar sebagai 'Asadul Usud' yang artinya singa, karena Ia tidak pernah putus asa ketika menjalankan tugasnya sebagai seorang Nabi. Ia tidak pernah takut menghadapi umatnya yang kafir. Namun Ia tidak pernah sombong, selain itu Ia juga dikenal memiliki sifat pemaaf.
Nabi Nuh A.S. adalah rasul Allah yang merupakan keturunan kesepuluh dari nabi Adam A.S. Diutus oleh Allah S.W.T. di negri Armenia. Beliau mengajarkan kaumnya untuk menyembah kepada Allah dan melarang kaumnya memperhambakan diri kepada selain Allah.
Mulai usia Nabi Nuh A.S 40 tahun hingga 950 tahun beliau mengembangkan ajaran-ajaran agama Allah S.W.T. akan tetapi manusia diwaktu itu tidak memperdulikan seruan dan ajaran agama Allah tersebut. Bahkan sebaliknya mereka memperolok dan bahkan membenci kepada Nabi Nuh A.S. sehingga hanya sedikit sekali yang mau beriman kepada Allah S.W.T.
Untuk hal itu Nabi Nuh A.S. menangis karena sedihnya atas keingkaran kaumnya tersebut. Selama ratusan tahun beliau menjalankan tugas kerasulan, hanya sedikit sekali yang mau beriman kepada AllahS.W.T. karena itulah Allah menyuruh Nabi Nuh A.S. untuk membuat perahu, karena Allah bermaksud untuk menenggelamkan kaum yang durhaka itu.
Tidak lama setelah selesainya kapal kayu besar Nabi Nuh A.S. berhembuslah angin taufan yang sangat dahsyat. Hujan turun dengan lebat, mata air bersemburan dari mana-mana yang terus menerus tak henti-hentinya selama berhari-hari. Air pun bertambah tinggi dan bumi berubah menjadi lautan yang sangat luas.
Nabi Nuh A.S. melaksanakan perintah Tuhan, naiklah beliau dengan orang-orang yang beriman keatas bahtera sehingga selamatlah mereka dari banjir yang sangat dahsyat. Ditengah kapal sedang berlayar, tampaklah oleh Nabi Nuh A.S. anaknya yang hampir tenggelam. Maka berserulah Nabi Nuh A.S. "Hai anakku! naiklah ke kapal bersama kami, dan janganlah engkau menjadi manusia yang ingkar terhadap Allah!".
Akan tetapi anak Nabi Nuh A.S. menolak seruan bapaknya dan berusaha berenang ke arah gunung. Namun air bah segera menenggelamkannya. Menyaksikan hal itu Nabi Nuh A.S. sangat sedih, begitu sedihnya sehingga Nabi Nuh A.S. menyeru kepada Allah S.W.T. "O, Tuhanku! anak ku telah mati tenggelam, sedangkan ia termasuk keluarga ku, padahal Tuhan telah berjanji akan menyelamatkan kami!"
Allah berfirman :"Hai Nuh! sesungguhnya orang-orang yang durhaka itu bukanlah termasuk keluarga mu!"
Menerima firman Tuhan tersebut, Nabi Nuh A.S. dengan sangat takutnya meminta ampun kepada Allah karena telah berkata dengan tak tahu apa yang dilarang oleh Allah, yaitu meminta agar anaknya diselamatkan, padahal anaknya termasuk golongan orang yang durhaka. Setelah orang kafir ditelan oleh air, tinggallah orang-orang yang beriman yang mulai menempuh hidup baru dibawah bimbingan Nabi Nuh A.S.
Nabi Nuh A.S. wafat pada usia 950 tahun, akan tetapi selama beliau melaksanakan tugas kerasulannya hanya sedikit sekali yang mau beriman.
Nabi Hud ‘alaihis salam tinggal di negeri Yaman, di sebuah tempat yang bernama Al Ahqaaf (bukit-bukit berpasir) di sana tinggal kaum ‘Ad pertama yang nasab mereka sampai kepada Nabi Nuh.
Kaum Ad hidup di daerah Ahqaf yang berlokasi di antara Yaman dan Oman. Kaum Ad dianugerahi Allah kehidupan yang makmur, tanah yang subur beserta kemampuan bertani yang baik, kepandaian membuat bangunan-bangunan megah, serta kehidupan yang serba enak.
Mereka hidup berkecukupan dibandingkan umat-umat lain. Sayang kaum Ad malah melupakan siapa yang telah memberikan semua itu. Mereka meninggalkan Allah dan menyembah berhala-berhala. Kehidupan yang jauh dari rahmat Allah membuat kaum Ad jauh pula dari perilaku mulia. Mereka yang merasa terhormat menindas rakyat jelata dan yang merasa kuat menyakiti orang-orang lemah.
Kepada kaum itulah Allah mengutus Nabi Hud untuk berdakwah. Nabi Hud dikenal sebagai seorang laki-laki yang berakhlak mulia, sabar, bijaksana dan berlapang dada. Begitu menerima wahyu kerasulan, Nabi Hud menyeru kaumnya.
“Wahai kaumku, mengapa kalian menyembah berhala itu? Patung-patung itu kalian pahat sendiri, kalian ukir sendiri, lalu kalian sembah-sembah. ketahuilah, patung-patung itu benda mati yang tidak dapat berbuat apaapa pada kalian. Tidak juga ia bisa mengabulkan doa serta mengampuni dosa-dosa kalian.” Seru Nabi Nuh as kepada Kaum Ad
Bukannya menurut, kaum Nabi Hud malah membantah dengan pongahnya.
“Hai, Hud Siapalah dirimu hingga berani-beraninya menghina sesembahan kami? Apakah kau hendak mengingkari warisan leluhur kita dengan agama barumu itu? Sekali-kali kami tidak akan mau melakukannya.”
“Sembahlah Allah yang sudah melimpahkan begitu banyak rezeki kepada kita. Hanya dia yang patut kita sembah dan tidak ada sekutu baginya.” Kata Nabi Hud Lagi.
“Ah, kau hanya orang bodoh yang mengigau, wahai Hud kau manusia biasa seperti kami, kau juga makan dan minum seperti kami. Apa hakmu meminta kami meninggalkan Tuhan-tuhan kami.” bantah kaum Ad yang kufur.
“Aku adalah rasul yang diutus Allah untuk menyampaikan risalah-Nya kepada kalian. Dia akan menambahkan rezeki dan mengampuni dosa-dosa kalian jika kalian bertaubat dan kembali padanya. Sebaliknya, Allah akan menimpakan azab yang pedih kepada siapa saja yang ingkar kepada-Nya.” jelas Nabi Hud.
Kaum kufur terus saja membantah. Sekian lama berdakwah, hanya sedikit saja dari mereka yang mau beriman.
“Datangkanlah azab jika ucapanmu memang benar.” tantang kaum kufur.
Akhirnya Allah menurunkan azabnya. Allah memerintahkan Nabi Hud as dan pengikutnya untuk keluar dari Ad. Setelah itu, daerah itu dilanda kekeringan yang dahsyat.
Hujan tidak juga turun sehingga mereka kehabisan air. Sungai-sungai mengering, binatang ternak mati kehausan dan tumbuh-tumbuhan pun mati kekeringan.
Kaum kufur ketakutan. Mereka mendatangi Nabi Hud as dan bertanya apa yang terjadi dengan daerah mereka.
“Itulah azab dari Allah. Segeralah kalian bertaubat dan menyembah kepada-Nya.” Nabi Hud memperingatkan kaumnya. Bukannya menurut, kaum kufur tetap saja menyembah berhala. Peringatan Nabi Hud tidak membuat mereka takut sama sekali.
Allah lalu menurunkan azab yang kedua. Langit yang terik tiba-tiba berubah mendung. Awan hitam berarak-arak hingga bumi menjadi gelap. Kaum Ad berseru senang.
“Inilah hujan yang kita harapkan. Hujan akan segera turun.” teriak mereka kegirangan.
Nabi Hud kembali mengingatkan kaumnya yang masih kufur.
“Ini bukanlah hujan biasa. Ini adalah azab yang kalian minta. Sungguh, angin ini membawa siksa yang pedih.”
Ucapan Nabi Hud pun terbukti. Angin bertiup semakin kencang seolah mengamuk tiada dapat dihentikan.
Hujan tumpah dari langit diiringi gelegar petir dan guruh. Gunung-gunung pun melemparkan bebatuan hingga kaum Ad pucat ketakutan. Bencana itu menyapu bersih orang-orang zalim yang hatinya tertutup oleh kekufuran kaum Ad. Kaum Ad pun musnah dari peradaban dan hanya meninggalkan sejarah. Sedangkan Nabi Hud dan pengikutnya selamat. Hempasan angin dan gelombang air tidak menyentuh mereka sama sekali. Usai bencana berlalu, Nabi Hud berhijrah ke Hadramaut dan berdakwah disana hingga akhir usianya.
a) Hikmah peristiwa berkurban di antaranya :
1) Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah
2) Meningkatkan kepedulian pada sesama ( menggembirakan kaum dhuafa)
b) Perilaku terpuji Nabi Ibrahim as :
1) Tidak mau meniru orang-orang yang menyembah berhala.
2) Berani membela kebenaran dan ajaran tauhid walaupun nyawa taruhannya.
3) Menaati segala perintah Allah
4) Rasa ingin tahu sangat tinggi, terbukti ketika ingin mencari Tuhan dengan akalnya.
Nabi Ismail adalah putra dari Nabi Ibrahim as dengan Hajar. Pada saat siti hajar baru melahirkan Ismail di Kan’an (Palestina), mereka pindah ke Mekah yang masih berupa lautan padang pasir yang sunyi, tandus dan gersang dengan diantar Nabi Ibrahim. Atas perintah Allah nabi ibrahim meninggalkan keduanya untuk kembali ke palestina
Siti hajar dan ismail mendapatkan cobaan dari Allah mereka kehabisan bekal dan air, ismail terus menerus menangis kehausan. Siti hajar kebingungan berlari mencarimata air antara bukti marwah dan safa sampai tujuh kali tetap tetapi tidak ditemukan air. Kerena haus dan lapar ismail menghentakkan kakinya ketanah sambil menangis. Dengan kekuyasaan Allah memancarlah air dari tanah pasir. Siti hajar segera mengumpulkan air itu. Hingga sekarang air tersebut bernama air zam-zam yang artinya berkumpul.
Ketika Nabi Ibrahim menceritakan tentang mimpinya untuk menyembelih ismail karena perintah Allah, ismail mengiyakan dan melaksanakan penuh dengan kebesaran hati, ikhlas dan kepasrahan yang luar biasa. Hal itu menjadi contoh bagi umat islam betapa tabah dan kuatnya iman nabi ismail As sejak kecil. Nabi Ismail adalah gambaran anak yang shaleh, berbakti kepada orang tuanya. Dengan kecerdasannya ia telah menyatukan hati dan akal pikirannya untuk menerima ujian dari Allah. Nabi ismail telah menunjukkan akhlak yang mulia dengan beriman dan bertakwa kepada Allah yang sebenarnya. Beliau telah bersiap sebagai anak yang rela berkorban untuk memenuhi perintah Allah SWT.
Atas perintah Allah, nabi ibrahim As dan ismail mendirikan Ka’bah. Ka’bah merupakan bangunan suci di Masjidil Haram dan dijadikan sebagai kiblat shalat bagi umat islam sedunia.
Peristiwa bersejarah yang terjadi di antaranya :
a) munculnya air zam-sam
b) penyembelihan qurban
c) pendirian kakbah
Nabi Ayub as adalah seseorang yang kuat imannya ketika diuji Allah. Cara Allah menguji Nabi Ayub as antara lain dengan :
a) Harta yang dimiliki habis terbakar , sehingga nabi Ayub menjadi orang termiskin dikampungnya.
b) Binatang ternaknya banyak yang mati
c) Putra-putranya mati satu persatu
d) Menderita sakit kulit selama bertahun-tahun
Nabi Musa as keturunan Bani Israil. Ayahnya bernama Imran, ibunya bernama Yukabad. Bayi Musa dihanyutkan ke sungai nil dan ditemukan Asiyah (istri Fir’aun) dan dijadikan anak angkat. Pada usia remaja tanpa sengaja membunuh pemuda qibti dan akhirnya diusir dari mesir pergi ke Madyan (ke tempat Nabi Syuaib as ) dan dijadikan menantu.
Nabi Musa as berdakwah kepada Fir’aun setelah mendapat wahyu di Bukit Tursina. Perlawanan terhadap Fir’aun berakhir setelah Fir’aun tewas tenggelam di laut merah.
Beberapa mukjizat Nabi Musa as :
a) kitab Taurat untuk pedoman bagi kaum bani Israil
b) tongkat dapat berubah menjadi ular yang besar Atas izin Allah
c) tongkatnya dapat membelah lautan Merah menjadi sebuah jalan yang menyelamatkan nabi Musa beserta pengikutnya
d) nabi Musa as dapat membuka tabir pembunuh seseorang karena harta warisannya denga cara menyembelih sapi betina
Nabi Harun AS adalah kakak kandung Nabi Musa AS. tutur katanya fasih, perilakunya santun dan kesetiannya kepada Nabi Musa AS sangat besar. Nabi Harun AS selalu mendampingi Nabi Musa AS ketika menemui Firaun. Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS selalu membela orang tertindas. Kaum bani Israil yang tertindas berhasil mereka selamatkan.
Nabi Musa AS meninggalkan Bani Israil selama 40 hari untuk menerima wahyu di puncak Gunung Sinai. Nabi Harun AS diserahi menjaga kaumnya. Akan tetapi setelah Nabi Musa AS kembali, ia melihat kaumnya menyembah patung anak sapi buatan Samiri.
Para wali yang menyebarkan ajaran agama Islam di jawa dikenal dengan sebutan “Walisongo”. Artinya wali yang berjumlah Sembilan. Mereka adalah :
Para wali yang menyebarkan ajaran agama Islam di jawa dikenal dengan sebutan “Walisongo”. Artinya wali yang berjumlah Sembilan. Mereka adalah :
1. Sunan Gresik
Nama asli : Maulana Malik Ibrahim
Tempat dakwah : Gresik
Karya : mengajarkan ketrampilan hidup dengan bercocok tanam.
2. Sunan Ampel
Nama asli : Raden Rahmat
Tempat dakwah : Ampel Surabaya
Karya : mengajarkan falsafah Moh Limo (5M)
3. Sunan Bonang
Nama asli : Makhdum Ibrahim
Tempat dakwah : Ampel Surabaya
Karya : alat musik bonang pada seperangkat alat musik gamelan, Suluk Wijil dan Tembang Tombo Ati.
4. Sunan Drajat
Nama asli : Raden Qasim
Tempat dakwah : Lamongan, Jawa Timur
Karya : Tembang Macapat Pangkur
5. Sunan Kudus
Nama asli : Ja’far Sadiq
Tempat dakwah : Kudus, Jawa Tengah
Karya : Masjid Menara Kudus
6. Sunan Giri
Nama asli : Raden Paku
Tempat dakwah : Lombok Bima dan Indonesia Timur
Karya : dolanan anak-(Jamuran, Jithungan, dan Delikan)
7. Sunan Kalijaga
Nama asli : Raden Said
Tempat dakwah : Demak Jawa Tengah
Karya : Tembang Suluk Ilir-ilir dan Gundul-gundul pacul
8. Sunan Muria
Nama asli : Raden Umar Said
Tempat dakwah : Kudus, Jawa Tengah
Karya : Tembang Sinom dan Kinanti
9. Sunan Gunung Jati
Nama asli : Syarif Hidayatullah
Tempat dakwah : Cirebon, Jawa Barat
Karya : Kesultanan Cirebon, Masjid Agung Sang Ciptarasa
Nabi Dāūd a.s. adalah salah seorang nabi dari Bani Israil, yaitu dari Sibith Yahuda. Ia merupakan keturunan ke-13 dari Nabi Ibrāh³m a.s.. Nabi Dāūd a.s. hidup pada masa Raja Tālūt yang beriman dan Raja Jālūt yang kafr.
Ketika itu terjadi peperangan antara tentara Tālūt dan tentara Jālūt . Tentara Tālūt dapat mengalahkan Jālūt serta bala tentaranya dengan izin Allah Swt., dan Nabi Dāūd a.s. adalah salah seorang bala tentara Tālūt yang dapat membunuh raja Jālūt.
Suatu ketika, sesudah Tālūt wafat, Nabi Dāwūd a.s. diangkat menjadi raja, Allah Swt. memberikan kerajaan dan ilmu pengetahuan kepada Nabi Dāūd a.s. Kemudian Allah Swt. mengangkatnya menjadi rasul dan memberikan karunia yang agung, yaitu kitab Zabur.
Mukjizat Nabi Dawud AS :
1) Dapat melunakkan besi seperti lilin
2) memiliki suara yang sangat merdu
3) Menerima kitab Zabur
Kekuasaan yang besar tidak membuat Nabi Sulaiman AS sombong. Justru membuat Nabi Sulaiman merasa rendah hati di hadapan makhluk lain.
Mukjizat Nabi Sulaiman AS:
1) mengetahui bahasa semua binatang
2) Nabi yang paling kaya di antara manusia
3) mampu mengendarai angin sesuai perintahnya.
4) memiliki pasukan yang paling kuat ( manusia dan jin )
Nabi Isa dilahirkan di Palestina. Ibunya bernama Maryam binti Imran. Setelah usianya 30 tahun, ia diangkat menjadi Rasul Allah. Nabi Isa as mengajak bani Israil kembali ke syariat Nabi Musa as. Sedikit sekali kaum Yahudi mengikuti ajaran nabi Isa as, mereka hanya 12 pengikut setia. 12 pengikut setia Nabi Isa dikenal dengan sebutan Kaum Hawariyyun.
Mukjizat Nabi Isa as :
1) Pada waktu bayi mampu menjawab pertanyaan orang-orang yang mencela Maryam
2) Kitab suci Innjil
3) Dapat membuat burung dari tanah liat
4) Dapat menyembuhkan orang sakit kusta dan buta atas izin Allah
5) Dapat menurunkan makanan dari langit
6) Dapat menghidupkan orang mati
Luqmān adalah hamba Allah Swt. yang saleh, seorang ayah yang bijaksana dan Luqmān bukan seorang nabi tetapi dia sangat mulia. Luqmān berasal dari kebangsaan Habsy berasal dari wilayah Sudan. Luqmān sangat dimuliakan Allah Swt. sehingga namanya diabadikan sebagai nama surat dalam al-Qur’ān.
Luqmān mendapat gelar al-Hakim yang artinya orang yang bijaksana. Luqmān sangat sayang kepada putranya sehingga dia mengajarkan berbagai contoh teladan kepadanya.
Nasihat Luqman untuk anaknya :
a) Jangan Musyrik atau Menyekutukan Allah Swt. ( Surat Luqman ayat 13)
b) Jangan Angkuh dan Sombong ( Surat Luqman ayat 18)
c) Hendaklah Berbuat Kebajikan ( Surat Luqman ayat 17)
Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabiul ‘awal tahun gajah ( 20 April 571 M ). Tahun kelahiran Nabi Muhammad saw dikenal dengan nama tahun gajah karena tahun tersebut bertepatan dengan peristiwa penyerbuan pasukan bergajah yang dipimpin oleh Raja Abrahah yang akan menghancurkan Ka’bah.
Nama-nama pembimbing dan pengasuh Nabi Muhammad saw pada waktu kecil
1) Siti Aminah ( ibu)
2) Abdul muthollib ( kakek Nabi )
3) Halimah As Sa’diyah ( ibu susuan )
4) Abu Tholib ( Paman Nabi )
5) Ummu aiman ( pembantu ibunya )
Keluarga Rasulullah saw
1) Ayah ( Abdullah )
2) Paman ( Abu Tholib )
3) Ibu ( Aminah )
4) Kakek ( Abdul Muthollib )
5) Istri ( Khadijah, Aisyah )
6) Anak ( Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Khultsum, Fatimah, Ibrahim )
Perilaku terpuji Nabi Muhammad pada masa kanak-kanak :
1) Tabah dan sabar terlahir yatim
2) berani berdagang ke syam usia 12 tahun
3) Jujur sehingga berjuluk “al amin” ( dapat dipercaya)
4) Berperilaku baik dalam asuhan kakeknya
5) pemberani, dalam perang Fijar di usia 15 tahun
6) Bekerja keras ikut menggembalakan kambing paman, dll
Ashabul Kahfi menceritakan tujuh orang pemuda dan seekor anjing yang ditidurkan oleh Allah Swt. selama 309 tahun. Kisah Ashabul Kahfi dapat kita temui dalam Q.S. al Kahf/18:13.
Ashabul Kahf merupakan kisah perjuangan tujuh orang pemuda yang menyelamatkan keyakinannya kepada Allah Yang Maha Esa. Mereka hidup di negeri Syam yang dikuasai bangsa Romawi. Saat itu, Syam diperintah oleh gubernur Romawi yang amat kejam, Daqianus namanya. Daqianus ialah seorang penyembah berhala yang amat fanatik. Ia menyebar mata-mata ke seluruh negeri Syam untuk mengetahui orang-orang yang tidak menyembah berhala. Jika orang suruhan Daqianus menemukan anggota masyarakat yang tidak menyembah berhala seperti yang dilakukan Daqianus, mereka akan dibawa ke hadapan Daqianus.
Ashabul Kahf adalah sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah Swt., yang meyakini bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah Swt. semata. Mereka teguh di atas keyakinan yang benar. Meskipun bertentangan dengan mayoritas masyarakat ketika itu. Ashabul Kahf mengambil keputusan untuk menghindari kejaran Daqianus dengan cara bersembunyi di gua.
1. Kisah Abu Bakar as Sidiq
Abu Bakar adalah putra Abu Quhofah At Tamimi. Nama aslinya Abdullah bin abi Quhafah at Tamimi. Nama kecilnya Abdul Ka’bah. Abu Bakar termasul Assabiqunal Awwalun yaitu orang yang pertama-tama masuk islam. Gelar as sidiq didapat karena beliau membenarkan setiap apa yang disampaikan oleh Rasulullah terutama dalam peristiwa Isra’ Mi’raj.
Abu Bakar as Sidiq adalah khalifah pertama sepeninggal wafatnya Rasulullah SAW. Beliau menjabat khalifah selama 2 tahun 3 bulan.
Keteladanan Abu Bakar as Sidiq
1) Kecintaan terhada Rasulullah
2) Kasih sayang
3) Dermawan
4) Rendah hati
5) Sederhana
Keberhasilan Abu Bakar as Sidiq
1) memerangi gerakan rida' (murtaddin)
2) memerangi orang yang enggan berzakat
3) memerangi orang yang mengaku nabi pada zamannya
4) mengumpulkan al Qur'an atas saran Umar bin Khattab
5) membebaskan budak
2. Kisah Umar bin Khattab
Umar bin Khattab adalah khalifah kedua. Ayahnya bernama Khattab bin nufail al Mahzumi. Gelar yang diberikan adalah al faruq artinya dapat memisahkan yang benar dan salah.
Umar wafat setelah menjabat menjadi khalifah selama 10 tahun dibunuh oleh Abu Lu’luah.
Meneladani khalifah Umar bin Khatab :
1) Sederhana dan rendah hati
2) Berani membela kebenaran
3) Bersikap adil
Keberhasilan khalifah Umar bin Khatab :
1) Mendirikan baitul Mal ( Lembaga Keuangan Negara )
2) Membuat kalender hijriyah
3) Membagi wilayah menjadi 8 propinsi
4) menaklukkan berbagai wilayah di antaranya Yarmuk, Damaskus, Syiria Utara, Jerussalem, Paris.
3. Kisah Usman bin Affan ra
Setelah wafatnya Khalifah Umar bin Khattab ra, penerus kekhalifahan jatuh pada Sahabat Usman bin Affan.
Keberhasilan Khalifah Usman bin Affan
1) Membukukan Al Qur'an yang dikenal dengan mushaf al Utsmani
2) Bertambahnya kekuasaan Islam dari Mesir ke daerah perbatasan kota India
3) Menciptakan angkatan laut yang ulung dan tangguh dengan pembuatan kapal-kapal besar
4) Mendapatkan penghormatan dan disegani oleh Kaisar Romawi dan bala tentaranya.
4. Kisah Ali bin Abi Thalib ra
Pengganti kekhalifahan setelah masa kekhalifahan Usman bin Affan adalah Ali bin Abi Tholib ra. Beliau putra dai paman Nabi yakni Abu Tholib. Beliau juga menjadi menantu Nabi Muhammad SAW (suami Fatima azZahra).
Keberhasilan Khalifah Ali bin Abi Tholib
1) Menjaga Al Qur'an dan sunanh Nabi Muhammad SAW
2) mendirikan madrasah dan pusat ilmu pengetahuan
3) memajukan bidang ilmu bahasa
4) mengembangkan bidang pembangunan