Jakarta – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024 di SDN Srengseng Sawah 17 berjalan lancar dan kondusif pada tanggal 28-29 Oktober 2024. Kegiatan ini diikuti oleh siswa tingkat SD dan bertujuan untuk mengukur kompetensi literasi, numerasi, serta karakter peserta didik dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Proses asesmen berlangsung selama dua hari, terbagi menjadi beberapa sesi untuk memastikan kelancaran teknis dan keterjangkauan perangkat. Peserta menjalani beberapa jenis ujian, meliputi literasi membaca, numerasi, serta survei lingkungan belajar. Selain siswa, survei juga melibatkan guru dan kepala sekolah guna mendapatkan gambaran komprehensif terkait ekosistem pendidikan.
Kepala SDN Srengseng Sawah 17, Arianto, S.Kom, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan peserta. "Kami bersyukur ANBK di sekolah kami berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini tak lepas dari persiapan matang serta kerja sama semua pihak, mulai dari tim teknis hingga guru pendamping," ujarnya.
Beberapa kendala kecil, seperti koneksi internet yang sempat terganggu, dapat diatasi dengan cepat oleh tim IT. Selain itu, pihak sekolah juga menyediakan cadangan perangkat untuk mengantisipasi kendala teknis lainnya.
Salah satu peserta, Devandra, mengungkapkan bahwa meskipun sempat merasa tegang di awal, ia akhirnya bisa mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan baik. "Soal-soalnya cukup menantang, terutama di bagian numerasi. Tapi berkat bimbingan dari guru, saya jadi lebih siap," tuturnya.
ANBK 2024 ini diharapkan dapat memberikan data penting bagi sekolah dan pemerintah dalam mengevaluasi serta merumuskan kebijakan pendidikan ke depan. Kegiatan ini juga merupakan langkah strategis dalam mencapai pendidikan yang lebih merata dan berdaya saing global.
Pelaksanaan ANBK masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di berbagai sekolah di seluruh Indonesia dengan pengawasan ketat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Jakarta – SDN Srengseng Sawah 17 menggelar kegiatan Dokter Kecil pada tanggal 28 Oktober 2024 sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4 dan 5 yang telah dipilih dan dilatih untuk menjadi dokter kecil, yaitu duta kesehatan yang akan berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SDN Srengseng Sawah 17 dalam sambutannya menyampaikan, “Program dokter kecil merupakan langkah penting untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini. Kami berharap siswa yang terlibat tidak hanya berperan di sekolah, tetapi juga menjadi contoh di lingkungan keluarga dan masyarakat.”
Kegiatan dimulai dengan sesi pelatihan, di mana peserta dibimbing oleh tim dari Puskesmas setempat tentang berbagai topik seperti kebersihan diri, penanganan luka ringan, pencegahan penyakit menular, hingga teknik pertolongan pertama. Peserta juga dibekali dengan keterampilan dasar dalam mengecek tanda-tanda vital seperti suhu tubuh dan denyut nadi.
Seorang peserta, Hanifa, mengaku senang bisa terlibat dalam program ini. “Kami jadi belajar banyak tentang cara menjaga kesehatan dan membantu teman-teman yang sakit. Seru juga bisa jadi dokter kecil di sekolah,” ujarnya dengan antusias.
Selain pelatihan, kegiatan diakhiri dengan simulasi penanganan kasus darurat sederhana, seperti menolong teman yang pingsan di kelas. Simulasi ini bertujuan agar peserta lebih terampil dan percaya diri dalam menghadapi situasi nyata.
Koordinator kegiatan dari Puskesmas, Miranda, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendorong siswa untuk berperilaku hidup bersih. "Dokter kecil akan menjadi agen perubahan dengan mengajak teman-temannya untuk disiplin dalam menjaga kesehatan, seperti rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan kelas," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dapat membentuk generasi muda yang peduli terhadap kesehatan pribadi dan lingkungan. Program dokter kecil juga menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan sekolah sehat, sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan dasar di Indonesia.
Jakarta – SDN Srengseng Sawah 17 sukses menyelenggarakan kegiatan SIDoEL (Siswa Peduli Lingkungan) pada tanggal 25 Oktober 2024 dan dilaksanakan 1 bulan 2 kali pelaksanaan bergantian dengan senam pagi, sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran lingkungan dan kebiasaan hidup ramah lingkungan di kalangan siswa. Program ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan fokus pada edukasi serta praktik langsung menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Arianto, S.Kom menyampaikan, "Melalui SIDoEL, kami ingin membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka di rumah dan masyarakat."
Kegiatan diawali dengan edukasi tentang pengelolaan sampah dan pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup setempat memberikan penjelasan tentang pentingnya reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan.
Para siswa juga dilibatkan dalam praktik langsung, seperti membersihkan area sekolah, memilah sampah, menanam tanaman hijau, dan membuat lubang biopori untuk pengolahan sampah organik. Selain itu, mereka diajak berkreasi dengan memanfaatkan sampah anorganik menjadi karya seni sederhana seperti pot tanaman dari botol plastik.
"Saya jadi lebih tahu cara membedakan sampah dan tidak mau buang sampah sembarangan lagi," kata Bagas, salah satu peserta dengan antusias. "Seru juga bisa menanam pohon bersama teman-teman!"
Koordinator kegiatan SIDoEL, Bu Endang, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan baik pada siswa sejak dini. "Kami ingin para siswa menjadi agen perubahan yang mampu mengajak teman-teman dan keluarga untuk peduli pada lingkungan," ujarnya.
Selain praktik di sekolah, para siswa yang tergabung dalam SIDoEL akan bertugas mengawasi kebersihan kelas dan menyusun jadwal piket harian. Mereka juga akan membuat kampanye sederhana tentang pelestarian lingkungan melalui poster dan mading sekolah.
Melalui program SIDoEL, SDN Srengseng Sawah 17 berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, sekaligus mendukung program Sekolah Adiwiyata yang dicanangkan oleh pemerintah. Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi yang sadar lingkungan dan mampu berkontribusi positif bagi masa depan bumi.
Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran, SDN Srengseng Sawah 17 Pagi mengadakan pelatihan pengembangan diri bagi para guru pada hari Rabu hingga Kamis, 6-7 November 2024. Pelatihan yang bertemakan “Optimalisasi Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Menciptakan Generasi Indonesia Emas 2045 yang Sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila” ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para guru dalam mengimplementasikan program Profil Pelajar Pancasila di sekolah.
Pelatihan ini diikuti oleh seluruh tenaga pengajar di SDN Srengseng Sawah 17 Pagi dan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Meira Sartika, S.P, S.Pd, M.Pd, seorang pakar pendidikan dan pengembangan profil pelajar. Dalam pemaparannya, Meira Sartika menyampaikan pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap proses pembelajaran, serta bagaimana menerapkan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Tema pelatihan ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era globalisasi. Kami berharap melalui pelatihan ini, para guru dapat semakin memahami bagaimana mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Meira Sartika dalam sesi presentasi.
Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan berbagai sesi, termasuk diskusi kelompok dan simulasi pengajaran berbasis nilai-nilai Pancasila. Para guru juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menerapkan proyek penguatan profil pelajar di kelas masing-masing.
Kepala SDN Srengseng Sawah 17 Pagi, Arianto, S.Kom, dalam sambutannya menyampaikan, “Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mengoptimalkan pembelajaran yang berbasis pada karakter Pancasila. Kami ingin generasi muda yang keluar dari sekolah ini tidak hanya cerdas dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.”
Dengan adanya pelatihan ini, SDN Srengseng Sawah 17 Pagi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang berlandaskan pada karakter dan nilai kebangsaan, guna menciptakan generasi Indonesia Emas 2045 yang dapat bersaing di kancah internasional, namun tetap berpegang pada jati diri bangsa.
Srengseng Sawah, 7 November 2024
Jakarta – SDN Srengseng Sawah 17 Pagi menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Senin, 11 November 2024, yang diikuti oleh siswa-siswi dari kelas 1, 2, dan 5. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak melalui imunisasi yang dapat mencegah penyakit-penyakit berbahaya.
Kegiatan BIAS tahun 2024 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan imunisasi di kalangan anak-anak usia sekolah. Kegiatan imunisasi ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas setempat dan dihadiri oleh perwakilan orang tua siswa yang mendampingi anak-anak mereka selama proses vaksinasi.
Imunisasi yang diberikan meliputi vaksin campak, rubella, serta difteri, yang sesuai dengan jadwal imunisasi yang ditetapkan. Sebelum imunisasi dilakukan, petugas puskesmas juga melakukan kegiatan pemeriksaan kesehata mulut, mata dan telinga. Siswa juga mendapatkan sosialisasi singkat mengenai manfaat imunisasi dari tenaga medis, serta dijelaskan langkah-langkah yang harus mereka jalani selama proses imunisasi.
Kepala Sekolah SDN Srengseng Sawah 17 Pagi, Bapak Arianto, S.Kom, mengungkapkan, "Kami sangat mendukung kegiatan BIAS ini, karena selain untuk menjaga kesehatan anak-anak, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat tentang pentingnya imunisasi. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak."
Seluruh kegiatan imunisasi dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, termasuk pemeriksaan kesehatan sebelum vaksinasi dan memastikan seluruh peserta imunisasi merasa nyaman. Setelah imunisasi selesai, para siswa diberikan kartu imunisasi sebagai tanda bukti bahwa mereka telah menerima vaksin yang sesuai dengan jadwal imunisasi.
Dengan adanya kegiatan BIAS ini, SDN Srengseng Sawah 17 Pagi berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi.
Srengseng Sawah, 11 November 2024
Pada hari Senin, 10 Februari 2025, SDN Srengseng Sawah 17 menggelar kegiatan yang penuh makna untuk mendukung penguatan karakter siswa. Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 berpartisipasi dalam acara nonton bareng (nobar) film “Buku Harianku” yang diadakan di Bioskop Cinepolis, Detos. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif kepada para siswa melalui media film.
Film "Buku Harianku" dipilih karena menyuguhkan kisah inspiratif yang mengangkat tema persahabatan, kejujuran, serta pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter yang kuat. Dengan menonton film ini, siswa diharapkan dapat belajar banyak tentang nilai-nilai kehidupan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari, dengan seluruh siswa berkumpul di sekolah sebelum berangkat menuju bioskop. Sesampainya di Cinepolis Detos, para siswa tampak antusias dan bersemangat menyaksikan film yang penuh makna tersebut. Sebelum film dimulai, kepala sekolah SDN Srengseng Sawah 17 memberikan sambutan yang menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung pembentukan karakter positif.
Melalui kegiatan nobar ini, diharapkan para siswa tidak hanya menikmati film, tetapi juga dapat mengambil pelajaran hidup yang dapat memperkaya wawasan mereka. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antar siswa dan memberikan pengalaman baru yang menyenangkan.
Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari orang tua dan pihak sekolah, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter baik.
Srengseng Sawah, 10 Februari 2025