SSB (Sekolah Siaga Bencana)
SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana)
DRRE (Disaster Risk Reduction Education)
Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) adalah upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana pada satuan pendidikan.
SD Negeri Trisik telah diresmikan menjadi SPAB sejak tahun 2017 oleh BPBD DIY.
SD Negeri Trisik ditetapkan menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional berdasarkan SK Kementrian Lingkungan Hidup Nomor 2920 tentang Sekolah Adiwiyata Nasional 2025 tanggal 24 November 2025.
SD Negeri Trisik ditetapkan menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan penghargaan peringkat pertama jenjang sekolah dasar berdasarkan Keputusan Gubernur DIY Nomor 236/KEP/2022 tanggal 16 Agustus 2022.
SD Negeri Trisik ditetapkan menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten Kulon Progo berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 467/A/2018 tentang Sekolah Adiwiyata Kulon Progo Tahun 2018.
AMMERTA adalah akronim dari Aksi Menanam dan Merawat Tanaman. Program ini bertujuan membudayakan cinta pohon pada peserta didik. Peserta didik dibudayakan untuk merawat tanaman yang ada di kelas masing-masing maupun tanaman di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan kurang lebih 10 menit segera setelah mereka sampai di sekolah dengan bimbingan atau pengawasan dari guru.
SEMUTLIS (Sepuluh Menit Melihat Lingkungan Sekitar). Program ini membiasakan peserta didik setelah sampai di sekolah untuk melihat lingkungan sekitar sekolah kemudian melakukan tindakan. Apabila ada sampah segera dibersihkan dan ditaruh di tempat sampah. Apabila tanaman layu segera disiram, dll.
Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) merupakan gerakan perubahan dari akar rumput bersama guru dan masyarakat untuk mentransformasi sekolah menjadi tempat yang ideal bagi siswa. Harapannya sekolah mampu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, passion, penalaran dan talenta terbaik mereka.
Gerakan ini mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar ilmu pengetahuan dan bekal keterampilan hidup agar anak-anak bergairah menjadi pembelajar yang sukses dan mandiri.