Bunga Kembang Sepatu dengan nama latin Hibiscus rosa sebenarnya adalah jenis tumbuhan semak. Flora ini berasal dari kawasan Asia Timur, kemudian tersebar dan tumbuh di daerah iklim tropis dan sub tropis.
Daya tarik dan keunikan dari bunga sepatu adalah ukuran kelopak bunganya yang besar dengan warna sangat cerah. Beberapa warna kembang sepatu antara lain merah tua, putih, kuning, oranye, dan merah muda.
Karena ukurannya yang besar, kembang sepatu sangat cocok dan tampak indah jika dijadikan tanaman hias. Akan tetapi meski secara fisik sangat cantik, ternyata bunga kembang sepatu tidak memiliki bau harum seperti bunga pada umumnya.
Kingdom – Plantae
Divisi – Magnoliophyta
Kelas – Magnoliopsida
Ordo – Malvales
Famili – Malvaceae
Genus – Hibicus
Spesies – Hibicus rosa-sinensis L.
Tumbuhan kembang sepatu secara ilmiah dalam bahasa Latin dinamakan sebagai Hibiscus rosa-sinensis. Secara internasional dalam bahasa Inggris tumbuhan kembang sepatu dikenal dengan nama Chinese Hibiscus, shoe-black plant atau China rose.
Tumbuhan kembang sepatu di Indonesia memiliki banyak nama lain. Diantaranya yaitu amburanga, bala bunga, bunga rebong, bungong raja, capatu, gerasa, hua hualo, kando, kembang wera, kunyanga, mandhelaka, naribhang, soma - soma, ubo - ubo, ulange, wara wari, waribang atau wora wari.
Nama genusnya, Hibiscus berasal dari sebuah kata dalam bahasa Yunani 'hibiscus' atau 'ibiscum' yang mengacu pada hidup bersama dengan bangau Ibis di rawa-rawa (Vélez-Gavilán, 2022).
Kembang sepatu merupakan tumbuhan yang dinyatakan sebagai bunga nasional Malaysia. Dalam bahasa melayu tanaman ini dikenal dengan nama bunga raya yang berarti “bunga besar” atau “bunga perayaan” (Sottosanti, 2023). di India bunganya juga digunakan sebagai hiasan rambut dan dalam upacara keagamaan.
Sistem perakaran dari tanaman bunga sepatu ini termasuk pada jenis akar yang tunggang dan disertai dengan warna akar yang sama dengan akar tanaman pada umumnya.
Dalam hal ini akar tanaman bunga sepatu akan berwarna coklat kotor. Tapi, yang membuat tanaman bunga sepatu ini menjadi unik dan berbeda dengan beberapa tanaman lainnya adalah akar tanaman bunga sepatu ini bisa mencapai kedalam tanah sekitaran 40 hingga 60 cm.
Bahkan, biasanya bisa lebih dari itu, hal ini hanya tergantung dari pertumbuhan dari tanaman bunga sepatu sendiri.
Tanaman bunga sepatu ini merupakan salah satu tanaman yang perdu, tahunan dan dapat bertumbuh hingga ketinggian yang mencapai 3 meter, namun biasanya bisa lebih dari itu.
Batang yang dimiliki oleh tanaman bunga sepatu ini memiliki bentuk yang bulat dan keras serta berkayu dengan diameter yang berkisaran 9 cm.
Batang yang dimiliki oleh tanaman bunga sepatu ini memiliki warna yang bervariasi. Jika batangnya masih muda, maka warna dari batang tersebut akan terlihat warna yang ungu. Berbeda dengan batangnya yang sudah tua, dimana akan memperlihat warna batang yang putih kotor.
Daun dari tanaman bunga sepatu ini termasuk pada daun yang tunggal dan bertepi yang tidak merata serta pangkal ujung yang meruncing dengan pangkal yang tumpul.
Dan, daun yang dimilikinya akan disertai dengan ukuran panjang yang bisa mencapai 10 hingga 15 cm dengan lebar yang mencapai sekitaran 5 hingga 10 cm.
Warna daunnya ini sama seperti jenis tanaman pada umumnya, dimana tanaman bunga sepatu memiliki daun yang berwarna hijau mudah dan tua.
Bunga yang dimilikinya menjadi salah satu ciri khas tersendiri, bahkan bunganya memiliki perbedaan yang mencolok jika dibandingkan dengan beberapa jenis tanaman lainnya.
Pada umumnya, bunga dari tanaman ini memiliki bentuk yang tunggal dan membentuk seperti terompet, dimana ujungnya akan terlihat meruncing. Bunganya terletak di bagian ketiak daun yang dimilkiki oleh tanaman bunga sepatu.
Selain itu, tanaman bunga sepatu memiliki kelopak yang berbentuk menyerupai lonceng dan disertai dengan warna yang kuning.
Bunga ini mempunyai mahkota dan terdiri atas 15 hingga 20 daun mahkota dengan warna yang merah mudah atau biasanya seringkali disebut sebagai bunga yang berwarna PINK. Bunga tanaman ini memiliki benang sari berjumlah banyak serta bentuknya hampir sama dengan tabung.
Secara umum, ada beberapa mahkota yang terlihat lembut dan disertai dengan tangkai putik yang melengkung keluar mahkota.
Bagian ujung dari tangkai putiknya akan terlihat kelopak sari yang telah dipenuhi oleh serbuk sari, dimana ini akan membuat bunganya akan menjadi siap untuk bertebar dalam proses penyerbukan tanaman bunga sepatu ini.
Buah yang dimiliki oleh tanaman bunga sepatu ini mirip dengan tanaman kembang sepatu, steril hingga tak berbuah. Akan tetapi, anda harus tahu dalam buah-buah yang dimiliki oleh tanaman bunga sepatu ini akan memperlihat keunikan dengan bentuk yang menarik dan yang pastinya ini akan terlihat tidak sama dengan berbagai jenis tanaman lainnya. Umumnya, buah tanaman bunga sepatu ini memiliki buah yang berbentuk oval dan diameter yang mencapai 4 mm.
Tanaman bunga sepatu ini terdapat biji-biji yang tersedia di dalam buah tanaman bunga sepatu. Tanaman bunga sepatu ini memiliki warna yang putih diwaktu mudah dan biasanya akan berubah hingga menjadi coklat sesudah gelap.
1. Mampu Menagkal Radikal Bebas
Kandungan antioksidan pada bunga sepatu dapat menangkal radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh karena mendatangkan beberapa gangguan kesehatan lainnya. Dampak dari radikal bebas ini hanya dapat dicegah dengan antioksidan yang cukup. Selain itu, kandungan antioksidan ini juga mencegah tubuh terserang flu dan malaria.
2. Melindungi Tubuh dari Infeksi
Nutrisi yang terkandung didalam daun bunga sepatu dapat meningkatkan sistem imun sehingga tubuh kebal terhadap serangan virus penyebab infeksi. Infeksi ini biasanya berupa infeksi saluran bernafasan, asma, bronkhitis dan batuk rejan. Hal ini karena kandungan nutrisi berupa vitamin C, mineral, dan antioksidan yang tinggi pada daun bunga sepatu.
3. Daun Bunga Sepatu Mampu Mengatasi Sariawan
Selain kelopak bunga sepatu yang bisa dimanfaatkan dalam mengatasi gejala atau gangguan kesehatan, daun bunga sepatu ini juga mempunyai kandungan yang kaya akan manfaat. Caranya yakni siapkan air daun bunga sepatu untuk berkumur dan digunakan secara teratur hingga dapat mengurangi rasa sakit pada sariawan yang semakin lama akan sariawan akan hilang dengan sendirinya.
4. Menstabilkan Tekanan Darah
Bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi tentunya sangat memperhatikan kestabilan dari tekanan darah secara berkala. Hal ini tentunya supaya terhindar dari gejala lain yang dapat muncul seperti serangan jantung akibat tekanan darah yang tidak normal. Selain itu, penggunaan daun bunga sepatu juga dapat menurunkan kolesterol jahat pada tubuh.
5. Mengendalikan Kelenjar Tiroid
Gangguan kesehatan yang menyerang leher biasanya merupakan akibat dari pembesaran yang terjadi pada kelenjar tiroid pada leher bagian bawah. Gejala kesehatan leher ini dikenal sebagai penyakit gondok. Penyakit gondok ditandai dengan tidak nyamannya bagian bawah leher dan terasa mengganjal akibat benjolan yang membesar. Air rebusannya dapat diminum sedangkan pasta dari bunga sepatu ini dapat dioleskan dibagian luar leher.
6. Mampu Mengatasi Penyakit Gonorrhea
Penyakit Gonorrhea ini merupakan jenis penyakit yang ditandai dengan munculnya nanah pada urin yang dikeluarkan ketika buang air kecil. Masyarakat pada umumnya menyebut gejala ini dengan kencing nanah. Penggunaan bunga sepatu sebagai obat dapat dilakukan dengan cara merebus selama 15-20 menit lalu biarkan hingga dingin dan berembun. Setelah proses tersebut dilalui maka air rebusan siap untuk diminum sebagai obat.
Racun yang terlanjur masuk kedalam tubuh manusia perlu dikeluarkan melalui proses detoksifikasi. Daun dan akar dari bunga sepatu ini mengandung antioksidan tinggi yang dapat membantu proses detoksifikasi atau pengeluaran racun dari dalam tubuh. Racun tersebut dapat keluar melalui keringat dan urin.
Kandungan yang terdapat pada daun bunga sepatu dapat menguatkan akar rambut jika digunakan secara berkala. Caranya cukup mudah yakni mengambil lendir daun bunga sepatu untuk dijadikan masker rambut. Masker ini nantinya dibalurkan dirambut kepala atau digunakan untuk keramas.
Ketika seorang wanita mengalami menstruasi biasanya akan terkena gejala menstruasi atau yang biasa dikenal dengan Premenstrual Syndrome. Bunga sepatu yang diolah menjadi teh bisa meredakan gejala menstruasi karena kandungan di dalam bunga dapat membuat tubuh rileks dan semakin berenergi.
Obesitas merupakan gejala gangguan kesehatan yang ditandai dengan naiknya berat badan secara berlebih dan berakibat buruk bagi kesehatan tubuh. Rebusan bunga sepatu dalam bentuk teh yang rendah kalori dan mengandung serat yang tinggi dapat menurunkan berat badan. Hal ini karena kadar lemak dan kalori didalam tubuh dapat terkontrol dengan baik.
Kulit cantik merupakan kulit sehat yang bebas dari segala macam permasalahan kulit yang disebabkan oleh bakteri dan kuman. Kandungan minyak yang terdapat pada lendir daun bunga sepatu dapat mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan bagian luar kulit. Kandungan inflamasi didalamnya juga dapat mengatasi masalah jerawat pada wajah dan menjaga keremajaan kulit.
Sumber: https://rimbakita.com/bunga-sepatu/, https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-bunga-sepatu/#Klasifikasi_Tanaman_Bunga_Sepatu, https://studiofrugreenproject.com/posts/deskripsi-asal-dan-manfaat-kembang-sepatu-hibiscus-rosa-sinensis, https://manfaat.co.id/manfaat-bunga-sepatu
Komentar/Umpan Balik