Abdur Rauf as-Singkili dididik oleh ayahnya yang mendirikan madrasah di Aceh. Ia melanjutkan pendidikan ke Banda Aceh dan berguru kepada Syam ad-Din as-Samartrani. Pada 1642 M, ia pergi ke Tanah Suci untuk menambah ilmu agama dan melaksanakan ibadah haji.
Sebagai ulama produktif, ia menulis lebih dari 30 karya dalam bidang sastra, hukum, filsafat, dan tafsir.