Kerajaan Banten terletak di barat Pulau Jawa dan Lampung. Didirikan oleh Sunan Gunung Jati, yang mengembangkan Islam dan perdagangan, dengan Pelabuhan Banten sebagai pusat utama.
Banten awalnya bagian dari Kerajaan Demak. Setelah direbut Fatahillah, Banten diperintah oleh Syarif Hidayatullah dan dilanjutkan oleh putranya, Sultan Hasanuddin (1522-1570M), yang menguasai jalur perdagangan Selat Sunda.
Setelah Sultan Hasanuddin, Banten dipimpin oleh Sultan Yusuf, kemudian Maulana Muhammad, yang gugur pada ekspedisi 1595 M dan digantikan oleh putranya, Abu Mufakhir. Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1692M) membawa Banten maju, namun perang saudara pecah karena Sultan Haji, yang berhubungan dengan Belanda. Sultan Ageng ditangkap, dan Banten perlahan tersisih oleh kekuasaan Belanda di Batavia.