Psikologi Pendidikan merupakan mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh Mahasiswa STAI AL-Ma'arif Ciamis.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL): Sikap: Bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, beretika akademik, memiliki kepedulian sosial. Pengetahuan: Menguasai teori dasar pendidikan dan psikologi pendidikan untuk pembelajaran di MI. Keterampilan Umum: Mampu mengaplikasikan teori psikologi pendidikan dalam merancang pembelajaran. Keterampilan Khusus: Mampu menganalisis permasalahan psikologis peserta didik dan memberi alternatif solusi.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK): 1) Menjelaskan konsep dan ruang lingkup psikologi pendidikan. 2) Menganalisis teori perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor. 3) Mengidentifikasi perbedaan individual peserta didik. 4) Menjelaskan teori motivasi, minat, perhatian, memori, dan emosi dalam belajar. 5) Membandingkan teori belajar (behavioristik, kognitif, humanistik). 6) Menerapkan prinsip psikologi pendidikan dalam pembelajaran MI.
Tahapan yang perlu diketahui oleh mahasiswa saat mengikuti mata kuliah ini, yaitu: 1) Mengetahui jadwal perkuliahan, 2) mempelajari pokok bahasan, 3) mengumpulkan tugas dan 4) mengisi absensi.
Silakan Download DISINI
Kosep Dasar Psikologi Pendidikan
Individu dipandang kotak hitam (black box) yang pasif, yang hanya merespons stimulus. Pendekatannya sangat deterministik...Lanjut baca π
Peran Psikologi Dalam Pembelajaran
Mahasiswa perlu menyadari bahwa belajar bukan hanya tentang apa yang dipelajari...Lanjut baca π
Perkembangan Kognitif
Anak seringkali mengalami kesulitan belajar. Apakah ini karena anak memiliki masalah atau cara guru mengajar yang perlu diperbaiki...Lanjut baca π
Perkembangan Afektif dan Moral
Penelitian Gilligan menunjukkan bahwa perempuan sering kali mengembangkan moralitas berdasarkan etika kepedulian bukan tentang keadilan...Lanjut baca π
Perkembangan Psikomotorik
Tanpa memahami perkembangan psikomotorik, tidak jarang murid merasa berat dalam belajar karena dibebani guru kemampuan yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan psikomotoriknya...Lanjut baca π
Perbedaan Individu
Guru perlu memandang peserta didik bukan sekadar objek belajar, tetapi manusia yang berkembang dengan karakter, kemampuan, dan cara belajar yang berbeda-beda. ..Lanjut baca π
Motivasi Intrinsik & EkstrinsikΒ
Motivasi intrinsik merujuk pada dorongan internal yang muncul dari dalam diri individu untuk melakukan aktivitas belajar karena rasa ingin tahu, kesenangan, dan kepuasan yang melekat pada proses belajar itu sendiri....Lanjut baca π
Faktor Belajar: Fsiologis, Psikologis & Lingkungan
Dalam konteks pendidikan formal, variasi hasil belajar di antara peserta didik seringkali menjadi fokus perhatian. Pertanyaan mendasarnya adalah, mengapa dengan stimulus pembelajaran yang sama, outcomes yang dihasilkan dapat begitu beragam?....Lanjut baca π
Konsentrasi dan Daya Ingat
Konsentrasi atau sustained attention adalah proses kognitif yang dikendalikan terutama oleh korteks prefrontal dan jaringan salience network.....Lanjut baca π
Emosi dan Hasil Belajar
Pembahasan kita akan mengalir melalui tiga bagian utama. Pertama, kita akan mendiagnosis permasalahan emosi yang menjadi batu sandungan dalam pembelajaran. Kedua, kita akan menyelami bagaimana prinsip Belajar Mendalam dapat mentransformasi dinamika emosi ini menjadi kekuatan positif.....Lanjut baca π
Psikologi Pendidikan dalam Pembelajaran
Psikologi Pendidikan dibutuhkan Guru untuk: Merumuskan Tujuan Pembelajaran yang realistis sesuai tahap perkembangan. Saat Memilih Metode dan Media yang sesuai (lebih banyak konkret, bermain, dan kelompok). Ketika Menyusun Lembar Kerja/LKS yang mendorong eksplorasi, bukan sekadar meniru. Mendesain Penilaian yang autentik dan beragam, tidak hanya tes tertulis dan Menciptakan Iklim Kelas yang kondusif secara psikologis (aman, mendukung, dan inklusif)......Lanjut baca π
Teori Behaviorisme
Pertemuan kali ini akan menelusuri asal usul kemunculan behaviorisme dari akar filosofisnya hingga menjadi aliran psikologi yang dominan pada awal abad ke-20....Lanjut baca π
Teori Kognitif
Piaget, ahli biologi yang menjadi psikolog, menghabiskan waktu berjam-jam mengamati anak-anak, termasuk ketiga anaknya sendiri. Hasil observasinya lahir teori konstruktivisme yang elegan, gagasan bahwa anak-anak bukanlah wadah kosong yang menunggu diisi, tetapi pembangun aktif pengetahuan mereka sendiri.....Lanjut baca π