Visi NTB 2045 dirumuskan dengan memperhatikan isu strategis daerah, yaitu:
Pendekatan 5P dalam Perumusan Visi RPJPD NTB 2025-2045
Kerangka Pikir Perumusan Visi RPJPD NTB 2025-2045
VISI RPJPD NTB
2025 - 2045
Visi Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2045 adalah NTB Provinsi Kepulauan Yang Maju, Kuat, Aman Berkelanjutan dan Sejahtera. Rumusan visi tersebut dapat menjadi komitmen, kesepakatan dan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan masa keemasan NTB pada saat Indonesia merayakan 100 tahun Indonesia Merdeka pada Tahun 2045. Visi tersebut diistilahkan dengan Visi NTB Emas 2045.
Mengacu pada pentahapan RPJPN mulai tahap pertama penguatan fondasi transformasi, tahap kedua akselerasi transformasi, tahap ketiga ekspansi global dan tahap keempat perwujudan Indonesia Emas; maka pentapahapan RPJPD Provinsi NTB Tahun 2025-2045 sebagai berikut
Pada tahap pertama ini arah kebijakan pada penguatan fondasi transformasi menjadi lebih kokoh dengan mendayagunakan modal Pembangunan yang telah dimiliki dan meningkatkan capaian kinerja yang belum optimal sehingga dapat mendukung proses akselerasi pada tahapan berikutnya.
Upaya penguatan fondasi transformasi daerah ini meliputi :
Pemenuhan pelayanan dasar Kesehatan, Pendidikan dan perlindungan sosial adaftip serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia membentuk manusia yang KUAT (Kompetitif, Unggul, Andal dan Taqwa);
Hiilirisasi sumberdaya alam unggulan, peningkatan kapasitas riset, inovasi dan produktivitas tenaga kerja, penerapan ekonomi hijau, pemenuhan akses digital, Pembangunan perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan pada Kawasan strategis, peningkatan penggunaan energi baru terbarukan;
Perbaikan kelembagaan yang tepat fungsi, penyempurnaan fondasi penataan regulasi, peningkatan kualitas ASN, kebijakan Pembangunan berbasis bukti, penerapan manajemen risiko kebencanaan dan pengendalian perencanaan Pembangunan, peningkatan pelayanan publik berbasis teknologi informasi serta penguatan kapasitas fiscal daerah dan pemberdayaan Masyarakat.
Memantapkan keamaan daerah, memperkuat demokrasi substansial dan menjaga stabilitas ekonomi makro.
Memantapkan ketahanan sosial budaya dan ekologi.
Pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan.
Pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan;
Kesinambungan Pembangunan dan Berkelanjutan
Pada Tahap kedua arah kebijakannya melakukan akselerasi transformasi pembanguan pada sektor-sektor yang telah berhasil dan potensial serta menggerakkan sektor-sektor yang masih stagnan.
Upaya akselerasi transformasi daerah meliputi :
Pembangunan manusia lebih ingklusif dan percepatan Pembangunan Sumberdaya manusia KUAT (Kompetitif, Unggul, Andal dan Taqwa).
Percepatan peningkatan produktivitas secara massif, penguatan dan perluasan pusat-pusat pertumbuhan di Pulau Lombok dan Sumbawa serta optimalisasi sumber-sumber pertumbuhan baru melalui penerapan ekonomi biru, ekonomi hijau, ekonomi sirkuler dan bio ekonomi. Transisi energi juga terus diperkuat dan diperluas dengan mendukung peningkatan co-firing, penggunaan bio massa serta mengoptimalkan berbagai sumber jenis EBT dan terus memperluas penggunaan kendaraan Listrik dan peralatan rumah tangga secara massif. Transformasi digital semakin diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital yang semakin luas diberbagai aspek kehidupan
Peningkatan fungsi kelembagaan yang kolaboratif, SDM ASN yang Sejahtera, berkompeten, penyederhaaan regulasi berbasis teknolohi informasi, penguatan fiscal daerah dan mendukung partai politik berintegritas serta Masyarakat sipil yang partisipatif.
Akselerasi peningkatan keamaan daerah, demokrasi substansial dan stabilitas ekonomi makro.
Akselerasi pemantapan ketahanan sosial budaya dan ekologi.
Akselerasi Pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan.
Akselerasi Pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan;
Akselerasi Kesinambungan Pembangunan dan Berkelanjutan
Pada tahap ketiga arah kebijakan melakukan pemantapan transformasi sebagai Langkah konsolidasi seluruh sektor Pembangunan untuk memacu laju Pembangunan mendekatkan pada pencapaian Visi NTB EMAS.
Upaya yag dilakukan dalam pemantapan transformasi daerah meliputi :
Penguatan dayasaing SDM semakin produktif dan inovatif serta menjaga keberlanjutan keberdayaan Masyarakat.
Penguatan ekonomi yang menghasilkan peningkatan dayasaing yang tinggi secara berkelanjutan dengan menekankan pada perluasan dan penguatan peran dalam value chain, penguasaan teknologi yang semakin tinggi dan semakin meningkatnya pengelolaan sumberdaya kelautan atau maritim. TRansisi energi terus difokuskkan dengan semakin meningkatkan penggunaan EBT baik dalam sektor industry, pelayanan public maupun rumah tangga.
Pengembangan kelembagaan yang adaftip, SDM kompetitif, partai politik yang semakin modern dan berintegritas, pembentukan dan evaluasi regulasi berbasis teknologi informasi dan Masyarakat sipil yang semakin mandiri.
Akselerasi peningkatan keamaan daerah, demokrasi substansial dan stabilitas ekonomi makro.
Pemantapan ketahanan sosial budaya dan ekologi.
Pemantapan Pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan.
Pemantapan Pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan;
Pemantapan Kesinambungan Pembangunan dan Berkelanjutan
Pada Tahap keempat arah kebijakan pada perwujudan yang memastikan seluruh sektor Pembangunan dapat mencapai kinerja yang progresif dan mengarah pada tercapaianya Indikator Utama Pembangunan dan perwujudan NTB Emas menuju Indonesia Emas.
Upaya yang dilakukan dalam perwujudan NTB emas meliputi :
Perwujudan SDM Kuat serta Sejahtera, adaptf, berkarakter, beraklaq mulia, berbudaya maju dan berdayasaing.
Perwujudan Produktivitas dan pendapatan perkapita yang tinggi serta pertumbuhan ekonomi semakin inklusif dan berkelanjutan. Transisi energi sudah berhasil semakin dominannya penggunaan EBT.
Perwujudan Regulasi tatakelola yang berintegritas dan adaftif, birokrasi digital, meningkatkan kapasitas fiscal daerah untuk menyediakan pelayanan public yang terpercaya dan memuaskkan.
Perwujudan Provinsi NTB yang aman, tertib, stabil dan efektif sebagai landasan transformasi daerah.
Perwujudan Masyarakat NTB yang berkarakter, beriman dan taqwa, berbudaya, maju dan gotong royong membentuk keluarga berkualitas, kesetaraan gender, inklusif, peduli lingkungan dan berketahanan bencana serta perubahan iklim.
Perwujudan ketersediaan infrastruktur wilayah yang merata dan inklusif
Perwujudan sarana dan prasarana pelayanan dasar yang berkualitas
Perwujudan Kesinambungan Pembangunan yang Berkelanjutan