Standar kecantikan pada masa pemerintahan Ratu Elizabeth I pada tahun 1500-an adalah berkulit putih bak salju, semakin putih seseorang semakin ia akan dianggap cantik. Ratu Elizabeth I ini dijadikan sebagai simbol kecantikan pada masa itu karena kulitnya yang sangat putih seperti porcelain, namun banyak yang tidak tahu bahwa wajah putih sang ratu telah terkontaminasi dengan banyak bahan berbahaya. Untuk menciptakan kulit wajah yang sangat putih, Ratu Elizabeth I menggunakan “Venetian Ceruse” , yaitu kosmetik yang terbuat dari campuran timah putih dan cuka. Ia juga menggunakan cinnabar sebagai pewarna bibir, yang dimana Cinnabar itu mengandung merkuri yang dapat menggerogoti dan merusak kulit.
Campuran cuka dan timah putih yang sangat berbahaya untuk kulit
Bahan yang digunakan oleh Elizabeth I sebagai pewarna bibir yang mengandung merkuri
Banyak yang beranggapan bahwa Ratu Elizabeth I meninggal disebabkan oleh kebiasaannya dalam merias diri, wajahnya rusak digerogoti oleh timah dan cuka yang digunakannya sebagai alas bedak. Ia hanya menghapus riasan wajahnya sekali dalam seminggu, bahkan ada yang mengatakan ia menggunakan alas bedak setebal 2 cm untuk menutupi wajahnya yang sudah rusak itu. Bahan yang digunakan untuk menghapus riasannya juga lagi-lagi terbuat dari bahan-bahan yang sangat tidak masuk akal dan berbahaya, yaitu cangkang telur, tawas, dan merkuri.
Diduga Ratu Elizabeth I meninggal dikarenakan sakit kanker dan pneumonia yang diidapnya danberasal dari riasan juga skincare yang ia gunakan.