Kumpulan Renungan Harian
di Bulan Desember 2021
Kumpulan Renungan Harian
di Bulan Desember 2021
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Kalender Liturgi, Rabu, 08 Desember 2021
HR Maria dikandung Tanpa Noda Dosa
(Warna Liturgi : Putih)
Bacaan Liturgi:
Kej. 3:9-15.20
Ef. 1:3-6.11-12
Luk.1:26-38
RENUNGAN HARI INI
Saudara-saudari yang terkasih
Adalah sebuah sukacita yang besar karena pada hari, bersama dengan seluruh Gereja, kita boleh merayakan Hari Raya yang mendapat tempat khusus baik di Gereja Barat, yakni Gereja Katolik Roma maupun Gereja-gereja Timur. Hari Raya itu ialah Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa. Hari Raya ini didasarkan pada dogma yang dikukuhkan oleh Paus Pius XI pada 8 Desember 1854. Dalam surat Apostoliknya yang berjudul Ineffabilis Deus, Paus menetapkan sebuah kebenaran iman yang pasti, tidak tergoyahkan, dan harus diimani oleh seluruh umat katolik “Bahwa perawan suci Maria sejak saat pertama perkandungannya oleh rahmat yang luar biasa dan oleh pilihan Allah Yang Mahakuasa karena pahala Yesus Kristus, Penebus umat manusia, telah dibebaskan dari segala dosa asal”.
Saudara-saudari yang terkasih
Maria, adalah manusia sama seperti kita. Namun, berbeda dari kita dalam hal dosa. Maria tidak pernah berbuat dosa dan tidak ada kesempatan dalam dirinya untuk dosa masuk karena, sebagaimana yang diajarkan oleh Bapa Suci Fransiskus, "Maria penuh dengan hadirat Tuhan. Dan jika dia dihuni sepenuhnya oleh Tuhan, tidak ada ruang di dalam dirinya untuk dosa.”Tidak ada celah atau ruang kosong di dalam diri Maria yang bisa menjadi pintu masuk bagi dosa. Di dalam dirinya tidak ada dan tidak akan pernah ada dosa karena Maria sejak dikandung dan selama hidupnya di dunia hidup di bumi ini Dia hingga wafatnya "bersatu dengan Tuhan, hidup dengan Tuhan dan di dalam Tuhan".
Bacaan Injil yang baru saja kita dengarkan dapat membantu kita untuk memahami hal itu. Terhadap kabar yang disampaikan oleh Malaikat Gabriel bahwa ia akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki padahal ia belum resmi bersuami, Maria pun berpikir sama seperti gadis seusianya. Ia berkata kepada malaikat Gabriel “Bagaimana hal itu mungkin terjadi karena aku tidak bersuami?”.
Maria, meski secara manusiawi ragu dan bingung, namun imannya tidak goyah apalagi pudar. Dengan kemerdekaan dan kebebasan yang dimilikinya sebagai manusia, Maria memilih untuk mengikuti kehendak Tuhan dan bukan kehendaknya, “Jadilah kepadaku menurut SabdaMu!” (Luk. 1:38). Sungguh jawaban yang membuka pintu keselamatan.
Santo Bernadus dari Clairvaux menggambarkan situasi perjumpaan antara Maria dan Malaikat Gabriel secara dramatis dalam homily masa advennya. Santo Bernardus berkata bahwa setelah dosa Adam dan Hawa, “seluruh dunia menjadi gelap gulita dan berada di bawah kuasa maut. Sekarang Allah mencari pintu baru untuk masuk ke dalam dunia. Ia pun mengetuk pintu hati Maria. Ia membutuhkan kebebasan manusiawi. Ia tidak dapat menebus manusia yang Ia berikan kebebasan, tanpa persetujuan bebas dari pihak manusia. Dengan menciptakan kebebasan, Allah dalam arti tertentu menjadikan diri-Nya sendiri tergantung dari manusia” (J. Ratzinger – Benediktus XVI, Jesus dari Nazaret. Prolog Kisah Masa Muda, hlm. 37).
Selanjutnya, Santo Bernardus, dalam homilinya, menggambarkan secara lebih dramatis lagi situasi yang ada menjelang jawaban persetujuan Maria. Santo Bernardus menggambarkan “bagaimana surga dan bumi bagaikan menahan nafas” pada saat Maria ditanyai apakah ia mau menerima kehendak Allah untuk menjadi Ibu Juruselamat atau tidak (bdk. Ibid.). Jawaban persetujuan Maria adalah sebuah ketaatan sukarela sekaligus menyelamatkan sebab dengan menerima tugas sebagai Ibu Juruselamat terbukalah kembali pintu keselamatan yang telah lama tertutup akibat dosa Adam dan Hawa.
Saudara-saudari yang terkasih
Hari Raya Santa Perawan Maria dikandung tanpa noda dosa yang kita rayakan ini menjadi kesempatan berharga bagi untuk mengikuti teladan hidup Santa Perawan Maria. Maria adalah teladan bagi kita dalam hal beriman. Beriman itu, sesunggunya, bukan sekedar menguasai pokok-pokok iman Katolik. Beriman juga bukan sekedar aktif berkarya dimana-mana entah itu di rumah sakit, sekolah, di dewan pastoral paroki dan lain sebagainya. senantiasa mendekatkan dan menyatukan seluruh hidup kita kepada Allah serta membiarkan Sabda dan Kehendak-Nyalah yang menjadi pusat dari kehidupan kita dan bukan diri, ego dan kepentingan-kepentingan sendiri.
Dengan cara beriman seperti itu, maka segala sesuatu yang kita pikirkan, usahakan, dan kerjakan, singkat kata, seluruh hidup kita, akan menjadi berkat dan bukan bencana bagi sesama. Kita tidak pernah boleh lupa bahwa cara hidup kita, cara bertindak kita, cara bertutur kata kita, dan cara melayani kita terhadap sesama, sesungguhnya, sedang mencerminkan seperti apa kedalaman dan kekokohan iman kita sendiri. Mari kita mohon kepada Santa Perawan Maria agar ia memampukan kita, anak-anaknya ini, untuk menjadi Sabda dan Kehendak Allah sebagai satu-satunya pedoman dalam kehidupan kita sehingga kita pun, dapat menjadi seperti Maria, yakni pembawa berkat dan keselamatan bagi sesama. Tuhan memberkati.
P. Hilario D.N.Nampar, Pr
NIATKU HARI INI
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI
Bacaan Liturgi:
RENUNGAN HARI INI