Pengertian
Model jaringan komputer berisi protokol dan aturan yang digunakan untuk komunikasi. Model ini terbagi dalam bentuk tingkat/lapisan/layer abstraksi yang memiliki fungsi tertentu, seperti manusia yang memiliki beberapa sistem untuk menunjang kehidupannya yaitu kerangka tubuh, sistem pernafasan, sistem saraf, otot, dan lain sebagainya.
OSI Model
Open System Interconnection (OSI) Model adalah model yang diciptakan oleh “International Organization for Standardization (ISO)” untuk mengatur standar protokol dan format data yang berbeda dari banyak perusahaan penyedia jaringan komputer. Model ini menyediakan kerangka yang terbuka dan standar untuk sistem komunikasi melalui jaringan komputer.
Application Layer : Lapisan ini bertanggung jawab untuk menyediakan antarmuka ke pengguna aplikasi. Protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah protokol yang berinteraksi langsung dengan pengguna, seperti hypertext transfer protocol (HTTP), file transfer protocol (FTP), domain name services (DNS), dan lain sebagainya.
Presentation Layer : Lapisan ini mendefinisikan format dan mentranslasikan data yang akan ditransmisikan oleh aplikasi melalui jaringan dari pengirim ke penerima. Protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah Secure Socket Layer (SSL), Transport Layer Security (TLS), Remote Desktop Protocol (RDP), dan lain sebagainya.
Session Layer : Lapisan ini mendefinisikan koneksi antar dua komputer saat dimulai, dipelihara, dan diakhiri yang disebut dengan sesi. Sebagai contoh, setelah otentikasi pengguna/ kata sandi selesai, komputer jarak jauh mempertahankan sesi ini untuk sementara waktu dan tidak meminta otentikasi lagi dalam rentang waktu tertentu.
Transport Layer : Lapisan ini bertanggung jawab untuk pengiriman end-to-end antara pengirim dan penerima, seperti memecah data ke dalam paket-paket data, memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada komputer penerima.
Network layer : Lapisan ini bertanggung jawab untuk pengalamatan host pengirim dan penerima secara unik pada jaringan. Protokol pada lapisan ini adalah Internet Protocol (IP) yang menciptakan IP Address, ARP, ICMP, dan lain sebagainya.
Data Link Layer : Lapisan ini bertanggung jawab untuk membaca dan menulis data dari dan ke jalur komunikasi, mengelompokkan data dalam frame, melakukan error checking dan correction, control flow, melakukan pengalamatan perangkat keras (MAC Address).
Physical Layer : Lapisan ini mendefinisikan perangkat keras pada transmisi jaringan seperti Network Interface Card (NIC), repeater, hub, dan lain sebagainya. Lapisan ini menentukan bagaimana cara sinkronisasi bit, arsitektur jaringan seperti Ethernet, topologi jaringan dan sistem pengkabelan.
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)
TCP/IP adalah protokol dan standar komunikasi data yang digunakan pada jaringan internet. Protokol ini merupakan protokol yang paling banyak digunakan. Protokol TCP/ IP dikembangkan pada awal 1980-an sebagai protokol yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan yang membentuk jaringan internet yang luas (WAN).