( 8 Maret 1966)
Bpk. H. Saluki Choironi
Ibu Hj. Rondijah
RA Masyithoh Butuh di prakarsi dan didirikan oleh H. Saluki Choironi dan Hj. Rondiyah pada tahun 1966. Pada era sebelum tahun 1966 dikenal dengan adanya partai komunis yang menjelajah di sebagian besar wilayah Indonesia salah satunya kelurahan Butuh. Pasca peristiwa G 30/S PKI menjadi salah satu simbol dibubarkannya partai komunis oleh pemerintahan Indonesia, saat itu di wilayah Kelurahan Butuh terdapat beberapa taman kanak-kank yang dibentuk oleh PKI. Namun dengan dibubarkannya ormas PKI, semua instansi yang berkaitan dengan PKI pun dibubarkan salah satunya yaitu TK Kartini yang dibentuk oleh sebuah organisasi GERWANI (Gerakan Wanita Indonesia) yang menurut sejarah berafiliasi dengan ormas PKI. Setelah pembubaran ormas tersebut banyak anak yang tidak mengenyam pendidikan dan minim yang mengenal ilmu agama khususnya islam.
Tahun 1966 ibu Hj, Rondiyah yang bekerja di Departemen Agama Temanggung dipindah tugaskan dari mengajar di SD 5 Temanggung untuk merintis sekolah dilingkungan masing-masing, maka di pada tanggal 8 Maret 1966 terbentuknlah taman kana-kanak dengan nama RA Masyithoh Butuh. Tujuan utamanya yaitu untuk mensyiarkan/ berdakwah islam di lingkungan Kelurahan Butuh melalui pendidikan dini untuk anak-anak.
RA Masyithoh Butuh ini merupakan sekolah pencetus dan sekolah pertama TK berpendidikan Islam yang ada di Temanggung dan menjadi sekolah unggulan dari masa ke masa. Saat itu lokasi RA Masyithoh berada di teras rumah, lalu menyewa dan berpindah dari tempat ke tempat. Kemudian 2 tahun selanjutnya membeli lahan di area sawah yg saat ini dikenal dengan Jl. Kaswari dengan luas 194 m2 yang mana gedung yang digunakan masih berupa anyaman bambu. Dengan biaya operasional yang ditanggung sepenuhnya oleh para pendiri ini, maka terbentuklah bangunan TK yang lebih layak dan nyaman. Sempitnya lahan di RA Masyithoh Butuh ini akhirnya diputuskan untuk menyewa tanah desa yang saat ini menjadi tanah pemerintah sebagai area bermain anak, area tempat penitipan anak, dan area perkebunan sekolah yang berlokasi persis di belakang tanah milik RA Masyihtoh Butuh. Sekitar tahun 2011 pegelolaan RA Masyithoh Butuh ini di alih tugaskan ke salah satu putri dari Ibu Hj. Rondiyah dan Bp. H. Saluki yaitu Ibu. Anisah Rahmanti. S.TP dan dibantu oleh anak cucu lainnya.