Glaukoma adalah penyakit mata yang merusak saraf pengelihatan (nervus optikus)
Gejala ditandai dengan gangguan lapang pandang yang permanen, hingga menyebabkan kebutaan
Sering kali disebabkan oleh peningkatan tekanan bola mata (tekanan intraokular/TIO)
"APA TUJUAN PENGOBATAN GLAUKOMA?"
Menurunkan tekanan intraokular untuk mencegah kerusakan saraf optik lebih lanjut.
"APA SAJA PILIHAN PENGOBATAN GLAUKOMA?"
1. Obat Tetes Mata (beta blocker, analog prostaglandin, inhibitor karbonik anhidrase, dsb.)
2. Terapi Laser (trabekuloplasti, laser iridotomi)
3. Operasi (trabekulektomi, implan glaukoma)
Trabekulektomi adalah prosedur operasi mata untuk membuat saluran baru di sklera (bagian putih mata), guna mengalirkan cairan mata ke bawah konjungtiva (bleb filtrasi), sehingga tekanan bola mata turun
"KAPAN OPERASI TRABEKULEKTOMI DIBUTUHKAN?"
Pada jenis penyakit glaukoma tertentu (sudut tertutup)
Tekanan bola mata tidak terkontrol dengan obat-obatan dan laser
Kondisi kerusakan saraf progresif
"BAGAIMANA PROSEDUR TRABEKULEKTOMI DILAKUKAN?"
Trabekulektomi dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada konjungtiva dan sklera, untuk membentuk saluran filtrasi dari bilik mata depan ke bawah konjungtiva. Cairan yang mengalir akan membentuk bleb, tanda saluran filtrasi berfungsi dengan baik. Tindakan operasi dapat dilakukan dengan bius lokal.
"APA YANG PERLU SAYA KETAHUI SEBELUM OPERASI TRABEKULEKTOMI?"
Operasi trabekulektomi (serta pengobatan glaukoma lainnya) adalah tindakan untuk menurunkan tekanan bola mata sehingga mencegah kerusakan lebih lanjut
Operasi tidak menyembuhkan penyakit glaukoma serta tidak mengembalikan pengelihatan yang sudah berkurang
Setelah operasi, tetap diharuskan kontrol sesuai jadwal untuk memantau bleb hasil operasi secara berkala
Terkadang perlu ada tindakan tambahan atau operasi ulang
"BAGAIMANA PERKEMBANGAN PENYAKIT SAYA SETELAH DILAKUKAN TINDAKAN TRABEKULEKTOMI?"
70-90% pasien pasca tindakan trabekulektomi mengalami penurunan tekanan bola mata yang signifikan
Apabila terkontrol dengan baik, obat glaukoma dapat dikurangi atau bahkan dihentikan
Tetap harus monitor tekanan bola mata dan fungsi pengelihatan seumur hidup
"KAPAN SAYA HARUS SEGERA KEMBALI KE DOKTER (TANDA BAHAYA)?"
Segera periksakan kembali meski jadwal kontrol belum tiba, apabila terdapat gejala berikut:
Nyeri hebat, yang tidak hilang dengan obat
Penurunan tajam pengelihatan
Mata merah yang berat
Keluar nanah atau cairan kental dari mata
Mual muntah disertai mata nyeri dan cekot-cekot (peningkatan tekanan bola mata)
"BAGAIMANA PERAWATAN SELAMA DI RUMAH?"
OBAT TETES
Gunakan obat tetes mata yang diresepkan sesuai jadwal.
Cuci tangan sebelum dan sesudah meneteskan obat.
Klik tautan berikut untuk panduan menggunakan Obat Tetes Mata
PENUTUP MATA
Gunakan eye shield atau dop mata selama setidaknya 1 minggu pertama untuk mencegah gosokan tidak sengaja.
Pada siang hari, dapat menggunakan kacamata hitam untuk mengurangi silau dan melindungi dari debu.
KEBERSIHAN WAJAH
Jangan biarkan sabun atau air langsung mengenai mata, setidaknya 2 minggu setelah operasi.
Gunakan lap bersih untuk membersihkan wajah. Hindari daerah mata.
"APA LAGI YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH SAYA LAKUKAN?"
Beberapa aktivitas yang sering ditanyakan kami lampirkan sebagai berikut:
Lihat juga Mitos vs Fakta
Jadwal kontrol tidak sama antara satu pasien dengan lainnya, oleh karena harus menyesuaikan hasil pemeriksaan yang ditemukan. Namun pada dasarnya jadwal kontrol bisa kita gambarkan sebagai berikut:
Pasca Operasi
Evaluasi bleb operasi dan tekanan bola mata
Pasca Operasi
Kontrol lanjutan untuk evaluasi perubahan bleb, tekanan bola mata, dan kemungkinan pemberian suntikan antimetabolit
Pasca Operasi
Evaluasi tekanan bola mata, tetes mata anti glaukoma, serta indikasi penurunan dosis tetes mata steroid
Jadwal kontrol kemudian diteruskan sesuai dengan evaluasi tekanan bola mata dan habis obat.
Jika Anda memiliki kesulitan atau kekhawatiran, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis terdekat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.