JENIS PRODUK HASIL TAMBANG
JENIS PRODUK HASIL TAMBANG
BATU SPLIT 5-7cm
Makadam adalah batuan kecil hasil dari pecahan batuan besar yang dipecahkan dengan ukuran 3-5 atau 5-7. Batu makadam biasa digunakan sebagai bantalan rel kereta api ataupun sebagai lapisan untuk pengerasan lahan yang akan dipergunakan sebagai jalan. Karakter batu makadam yang terbaik adalah yang bentuknya padat dan juga keras tidak gembur ataupun mudah pecah.
Untuk mengetahui kualitasnya anda bisa melakukan uji coba sederhana dengan cara merendamnya di dalam air selama 1 jam kemudian memukulnya dengan palu, jika dalam satu kali pukulan saja batu tersebut retak atau pecah, maka sudah dipastikan kualitasnya kurang baik, namun jika berkali-kali dipukul tidak juga pecah, berarti kualitasnya sangat baik.
Abu Batu 0-0,5cm
(Pasir Cor)
Sesuai namanya, batu split abu batu, punya ukuran yang sangat kecil yakni 0mm sampai 5mm saja. Batu di kelompok ini lebih sering dikenal dengan sebutan kerikil. Teksturnya sangat halus, tetapi masih lebih kasar dibandingkan dengan pasir. Karena bentuknya tersebut, seringkali batu abu dijadikan bahan alternatif pengganti pasir baik untuk plestes tembok maupun untuk pengecoran beton (concentrat).
BASE COARSE
Selain jenis-jenis batu split di atas, ada juga batu split agregat A (Base Coasre) Disebut demikian, sebab komposisi batu split ini terdiri atas bahan pasir abu batu dan , sementara batunya memiliki dua variasi ukuran. Yakni berkisar antara 10 sampai 20mm, serta kelompok ukuran 20 hingga 30mm. Batu split agregat A ataupun Base Coarse kebanyakan dipakai untuk bahan melakukan pencecoran, baik untuk tembok, lantai, maupun bahan campuran beton.
SIDAM URUG
Sirdam Juga dikenal sebagai batu dasar, batu split agregat C biasanya digunakan sebagai bahan dasar pemindahan tanah. Bahan pembentuk batu dalam kelompok ini adalah pasir, abu, tanah, dan komposisi pembentuk batu lainnya ada yang ukuran nya 10mm sampai 70mm untuk Sirdam kasar, dan untuk yang halus max ukuran batu hanya sampai 30mm.
MAKADAM / KUPASAN
Makadam adalah batuan kecil sembarang yang bercampur tanah serta abu batu hasil dari kupasan tebing ataupun sisa-sisa proses produksi untuk pengambilan bahan baku crusher yang akan di produksi menjadi batu split berbagi ukuran.Batu makadam biasa digunakan sebagai lapisan untuk pengerasan lahan yang akan dipergunakan sebagai jalan ataupun dasar pemadatan lantai gedung dan alin-lain.
Batu belah merupakan komponen penting di dalam sektor konstruksi terutama untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, gedung, jembatan, bendungan, perumahan dan sebagainya. Secara umum batu belah adalah bebatuan yang didapatkan dengan cara membelah batu besar menjadi bongkahan batu berukuran kecil. Adapun jenis-jenis batu belah yang biasa digunakan sebagai kebutuhan konstruksi maupun infrastruktur antara lain: Batu Belah Ukuran 10-20mm Material batu belah jenis 1-2 ini banyak digunakan untuk bahan pengecoran segala macam konstruksi, mulai dari konstuksi ringan sampai konstruksi berat. Bangunan-bangunan yang menggunakan beton cor dari bahan batu split ukuran ini antara lain Jalan Tol, Gedung, Landasan Terbang, Bantalan Kereta Api, Pelabuhan dan Dermaga, Tiang Pancang, Jembatan dan sebagainya. Batu Belah Ukuran 20-30mm Material batu belah jenis 2-3 ini banyak digunakan untuk bahan pengecoran lantai dan pengecoran atau pembetonan horizontal yang lain. Batu Belah Ukuran 30-50mm Material batu belah jenis 3-5 ini biasanya digunakan untuk dasar badan jalan sebelum menggunakan material yang lain, penyangga bantalan kereta api, penutup atau pemberat pipa didasar laut, beton cor pemecah ombak dan lain-lain. Batu Boulder/Gajah Batu jenis ini sering disebut dengan boulder elephant stone. Batu gajah merupakan salah satu jenis batu split yang mempunyai ukuran paling besar dibandingkan dengan jenis batu split yang lain. Batu gajah berfungsi untuk menimbun lahan atau lokasi yang berdekatan dengan pantai seperti untuk bahan beton pemecah ombak, bahan reklamaSi pantai, bahan untuk membuat dermaga kecil atau yang paling umum digunakan untuk bahan pondasi bangunan. Material batu boulder merupakan batu yang belum di proses ataupun batu yang masih fresh dari hasil peledakan. Batu boulder biasanya di gunakan untuk dasaran pembuatan bendungan dengan skala besar. Ukuran sertab bentuk batu boulder tidak beraturan. Namun, biasanya ukuran batu boulder berada di antara 1-2 sampai 2-2 meter.