Apa itu Stunting?
Stunting didefinisikan sebagai kondisi gagal tumbuh dan kembang pada anak-anak, terutama balita, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis—terutama terjadi dalam periode 1000 Hari Pertama Kehidupan, yang dihitung sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Manifestasi utama dari stunting adalah anak memiliki tinggi badan yang jauh lebih pendek daripada standar tinggi badan anak seusianya, yang merupakan indikasi adanya masalah gizi jangka panjang yang menghambat pertumbuhan linear.
Apa itu Tapai?
Tapai atau tape adalah kudapan fermentasi tradisional yang sangat populer di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Makanan ini dihasilkan melalui proses fermentasi bahan pangan berkarbohidrat tinggi sebagai substrat, yang paling umum adalah ubi singkong dan beras ketan (baik ketan putih maupun ketan hitam). Proses fermentasi ini dipicu oleh penambahan ragi tapai (sering disebut Saccharomyces cerevisiae dan mikroorganisme lain) yang mengubah pati dalam bahan dasar menjadi gula sederhana dan kemudian menjadi alkohol dan asam organik.
Apa Dampak Stunting
Dampak yang paling cepat terlihat adalah terhambatnya pertumbuhan fisik, di mana anak akan memiliki tinggi badan yang lebih pendek daripada anak seusianya. Selain itu, kekurangan gizi kronis yang menyebabkan stunting juga secara langsung memengaruhi sistem kekebalan tubuh, membuat anak lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit, serta membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih. Stunting juga seringkali berhubungan dengan gangguan perkembangan motorik, verbal, dan kognitif anak di tahun-tahun awal kehidupannya.