"Peduli Lingkungan dengan Komposting"
Proyek kokurikuler “Peduli Lingkungan dengan Kom[osting” mengajak siswa membuat pupuk kompos dari sampah organik yang ada di lingkungan sekolah. Sampah organik seperti sisa makanan, dedaunan dan kulit buah sering kali dianggap tidak berguna dan dibuang begitu saja. Padahal, melalui proses komposting, sampah tersebut dapat diubah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi lingkungan dan ekonomi. Pelaksanaan dari tanggal 10 - 14 November 2025 si SMPN 239 Jakarta.
KOORDINATOR KOKURIKULER
DOKUMENTASI
Lensa Masa Depan: Menangkap Makna di Setiap Sudut SMPN 239 Jakarta
Menatap Sekolah dengan Cara yang Berbeda
Dunia digital hari ini bukan sekadar tren teknologi, melainkan ruang tanpa batas bagi generasi muda untuk bersuara dan bercerita. Melalui proyek kreatif bertajuk "Lensa Masa Depan: Jejak Inspirasi dari Sudut Sekolah", siswa-siswi kelas 9 SMP Negeri 239 Jakarta membuktikan bahwa kreativitas tidak memiliki batas tembok ruang kelas. Mereka hadir bukan hanya sebagai pelajar, tetapi sebagai narator yang merekam denyut nadi kehidupan sekolah.
Lebih dari Sekadar Gedung dan Bangku
Bagi banyak orang, sekolah mungkin hanya deretan gedung, laboratorium, dan lapangan olahraga. Namun, melalui lensa kamera para siswa, kita diajak untuk melihat lebih dalam. Ada cerita tentang perjuangan di balik meja belajar, ada tawa yang pecah di sela-sela waktu istirahat di kantin, hingga ketenangan yang inspiratif di taman sekolah. Setiap sudut sekolah memiliki memori, dan setiap memori adalah jejak yang membentuk karakter mereka menuju masa depan.
Membangun Karakter Melalui Literasi Digital
Program kokurikuler vlog ini bukan hanya soal keahlian mengedit video atau berbicara di depan kamera. Ini adalah perjalanan untuk mengasah kepedulian. Siswa diajak untuk mengeksplorasi lingkungan mereka, menemukan keindahan yang sering kali terlewatkan, dan mengemasnya menjadi pesan yang positif. Di sinilah literasi digital bertemu dengan pendidikan karakter; menciptakan kreator konten yang tidak hanya cerdas teknologi, tetapi juga memiliki rasa bangga terhadap almamaternya.
KOORDINATOR KOKURIKULER
DOKUMENTASI