PROPOSAL PROJECT BASED LEARNING
Pemanfaatan Eco-enzyme Sebagai Produk Ramah Lingkungan
Pemanfaatan Eco-enzyme Sebagai Produk Ramah Lingkungan
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 6
ANISAH DZAKIYA RASIDIQUE
MARTINUS FERDIAN
NURVITA FAUZIAH
RAHMA RIZKIYA APRILIANI
RANGGANA ADIYA MUHARAM
SABRINA NURUL AISYAH
Jl. Batu III No. 3 , RT.7/RW.1, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, proposal proyek SIRAM (Solusi Inovatif Ramah Alam dan Manfaat) ini dapat disusun dengan baik.
Proposal ini disusun sebagai bentuk upaya untuk memanfaatkan limbah organik, khususnya sisa buah dan sayuran, menjadi produk yang lebih bermanfaat melalui pengolahan eco-enzyme. Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi sederhana dan inovatif dalam mengurangi limbah serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam proposal ini, kami membahas latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, landasan teori, metode penelitian, hasil yang diharapkan, hingga anggaran biaya proyek SIRAM.
Kami menyadari bahwa proposal ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar proposal ini dapat menjadi lebih baik. Semoga proyek SIRAM dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah kecil dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Jakarta, 28 Agustus 2026
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..........................................................................................................
DAFTAR ISI........................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG........................................................................................................................
1.2 RUMUSAN MASALAH...................................................................................................................
1.3 TUJUAN PENELITIAN....................................................................................................................
1.4 MANFAAT PENELITIAN.................................................................................................................
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 LIMBAH ORGANIK........................................................................................................................
2.2 PUPUK ORGANIK CAIR................................................................................................................
2.3 SABUN CAIR LANTAI...................................................................................................................
BAB III METODE DAN RANCANGAN PENELITIAN
3.1 JENIS PENELITIAN........................................................................................................................
3.2 ALAT DAN BAHAN........................................................................................................................
3.3 PROSEDUR PEMBUATAN PRODUK...........................................................................................
3.4 RANCANGAN PENELITIAN.........................................................................................................
3.5 TIMELINE........................................................................................................................................
3.6 DESIGN PRODUK...........................................................................................................................
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 HASIL PENELITIAN........................................................................................................................
4.2 PEMBAHASAN................................................................................................................................
BAB V KESIMPULAN
5.1 KESIMPULAN..................................................................................................................................
5.2 SARAN..............................................................................................................................................
DOKUMENTASI
Sampah organik seperti sisa sayur dan buah merupakan salah satu jenis sampah yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah tersebut dapat menimbulkan bau tidak sedap, mengundang berbagai hama, dan mencemari lingkungan.
Melihat permasalahan tersebut, diperlukan suatu inovasi yang dapat mengubah limbah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengolah sisa sayur dan buah menjadi eco-enzyme melalui proses fermentasi.
Melalui proyek SIRAM (Solusi Inovatif Ramah Alam dan Manfaat), limbah organik akan dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna, seperti pupuk organik cair dan sabun cair serbaguna. Proyek ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mengurangi sampah organik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara memanfaatkan limbah buah agar lebih berguna?
2. Bagaimana proses pembuatan eco-enzyme dari limbah organik?
3. Bagaimana pemanfaatan eco-enzyme menjadi produk yang bermanfaat?
4. Apa manfaat proyek SIRAM bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna.
2. Mengetahui proses pembuatan eco-enzyme.
3. Menghasilkan pupuk organik cair dan sabun lantai cair.
4. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
1.4 Manfaat Penelitian
1. Bagi lingkungan :
Mengurangi jumlah limbah organik dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
2. Bagi masyarakat:
Memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang berguna.
3. Bagi siswa:
Melatih kreativitas, keterampilan, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.
2.1 Limbah Organik
Limbah organik adalah sisa bahan yang berasal dari makhluk hidup, seperti sisa buah, sayuran, dan daun, yang dapat terurai secara alami. Limbah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang berguna, salah satunya melalui proses fermentasi menjadi eco-enzyme.
2.3 Pupuk Organik Cair Eco-Enzyme
Pupuk organik cair eco-enzyme merupakan pupuk berbentuk cair yang memanfaatkan hasil fermentasi limbah organik sebagai bahan utamanya. Menurut Nafillah et al., pemanfaatan eco-enzyme berhasil menghasilkan produk turunan berupa pupuk organik cair. Hasil tersebut menunjukkan bahwa limbah organik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai guna bagi lingkungan.
2.3 Sabun Lantai Cair Eco-Enzyme
Sabun atau cairan pembersih lantai eco-enzyme merupakan produk pembersih yang memanfaatkan eco-enzyme dari hasil fermentasi limbah organik. Menurut Fadila dan Setiyono, eco-enzyme berhasil dikembangkan menjadi cairan pembersih lantai dengan memanfaatkan limbah organik sebagai bahan dasarnya. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa eco-enzyme dapat digunakan sebagai alternatif produk pembersih yang lebih ramah lingkungan.
BAB III
METODE DAN RANCANGAN PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan pengembangan produk. Metode eksperimen dilakukan melalui proses pengolahan limbah organik menjadi eco-enzyme, sedangkan pengembangan produk dilakukan dengan memanfaatkan eco-enzyme menjadi dua produk, yaitu pupuk cair organik dan sabun cuci ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah kulit buah dan sayur agar dapat menghasilkan produk yang bermanfaat serta ramah lingkungan.
3.2 Alat dan Bahan
Alat:
Galon
Timbangan
Gelas ukur
Pisau
Talenan
Saringan
Botol
Label Produk
Corong
Wadah tertutup
Bahan:
Sisa kulit buah dan sayuran
Gula merah/molase
Air bersih
Bahan dasar sabun cair lantai
Bahan tambahan sabun sesuai formulasi
Kemasan dan label
3.3 Prosedur Pembuatan Eco-Enzyme
A. Pembuatan Eco-Enzyme
Siapkan kulit buah/sayur, gula, dan air.
Potong kecil-kecil limbah organik.
Campurkan limbah organik, gula, dan air dengan perbandingan 3:1:10.
Masukkan campuran ke dalam wadah tertutup.
Diamkan untuk proses fermentasi selama ±3 bulan.
Setelah fermentasi selesai, saring cairan untuk memperoleh eco-enzyme.
B. Pembuatan Pupuk Organik Cair
Siapkan eco-enzyme yang telah matang.
Encerkan eco-enzyme dengan air sesuai takaran yang telah ditentukan.
Aduk hingga tercampur rata.
Diamkan selama ±24 jam agar campuran stabil.
Masukkan ke dalam botol dan beri label SIRAM.
Pupuk cair siap digunakan.
C. Pembuatan Sabun Cair Lantai
Siapkan eco-enzyme dan bahan-bahan pembuatan sabun.
Campurkan bahan sesuai takaran yang telah ditentukan.
Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
Diamkan selama ±24 jam agar campuran menyatu dan busa berkurang.
Masukkan sabun ke dalam botol.
Beri label SIRAM dan produk siap digunakan.
3.4 Rancangan Penelitian
Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap:
Pengumpulan limbah → Pemilahan → Pembuatan eco-enzyme → Fermentasi → Penyaringan → Formulasi produk → Pengujian → Evaluasi
3.5 Time line
Periode: Kamis, 27 Agustus – Jumat, 23 Oktober 2026
1. Tahap I – Pengenalan (27 Agustus 2026)
Kegiatan difokuskan pada sosialisasi proyek, pengenalan masalah, serta penentuan topik Eco-Enzyme Multi Inovasi.
2. Tahap II–III – Eksplorasi dan Prototype (28 Agustus–3 September 2026)
Kegiatan meliputi eksplorasi masalah, perancangan produk, persiapan alat dan bahan, serta pembuatan prototype awal
eco-enzyme, pupuk organik cair, dan sabun cair lantai.
3. Tahap STOP – Fermentasi (4 September–18 Oktober 2026)
Kegiatan proyek tatap muka dihentikan sementara karena pelaksanaan ujian sekolah. Pada periode ini, eco-enzyme
menjalani proses fermentasi dan didiamkan hingga siap digunakan sebagai bahan untuk pengembangan produk.
4. Tahap IV – Prototype Akhir (19–22 Oktober 2026)
Kegiatan dilanjutkan dengan seminar proposal, penyempurnaan prototype, konsultasi, finalisasi produk, serta
melengkapi G-Sites dan dokumentasi proyek.
5. Hari-H – Pameran dan Penilaian (23 Oktober 2026)
Produk akhir Eco-Enzyme Multi Inovasi dipamerkan dan dipresentasikan sebagai bagian dari penilaian akhir proyek.
Output akhir: eco-enzyme yang telah difermentasi, pupuk organik cair, sabun cair lantai, dokumentasi proses, dan
G-Sites kelompok.
3.6 DESIGN PRODUK
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
5.2 SARAN
DOKUMENTASI