Sejarah Desa Tumada
Desa Tumada awalnya bernama Lakina Tumada, namun setelah adanya sistem pemerintahan maka diganti menjadi desa. Desa ini terletak Jalan Poros Labuan di Pulau Buton, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Desa ini terletak di antara dua Desa yaitu Desa Tuangila dan Desa Todanga. Desa ini memiliki 3 Dusun yaitu Dusun Wou, Watuoge dan Rawasa yang hidup berdampinan dengan memegang erat adat istiadat dan saling menjaga hubungan peraudaraan.Â
Desa Tumada mulai terbentuk pada tahun 2007 yang awalnya hanya terdiri 1 wilayah yaitu Dusun Watuoge. Dinamakan Watuoge karena pada saat itu masih menggunakan bahasa Muna dan Touge itu artinya Batu Besar. Wilayah Watuoge ini adalah pergeseran dari Desa Gunung Lambelu yang terletak di Desa Todanga, dengan seiring berjalannya waktu maka pindahlah di sumber mata air (Kamperea) yang sekarang disebut Desa Tumada. Dinamakan Tumada karena memiliki arti yaitu sejenis barang tajam, maknanya agar tidak ada yang berniat buruk kepada masyarakat Tumada.
Desa ini memiliki banyak potensi hasil alam seperti buah kelapa, jambu mete, pisang, jagung, sayuran dan beberapabuah-buahan lainnya. Selain itu, Desa Tumada juga memiliki objek wisata seperti Gua, Pantai, Dermaga dan juga Puncak Tumada yang sudah sangat dikenal sebagai tempat persinggahan dan makan masyarakat, para pemudik maupun ekspedisi jalur Provinsi Sulawesi.
Semoga Informasi Ini Bermanfaat...