Disini gua akan menjelaskan terkait Problem Menunda-nunda Tugasss!!! Berserta konsekuensi-konsekuensinya.
Daftar Isi;
1. Tugas Jadi Numpuk
2. Terlambat
3. Dimarahin
4. Banyak Menghabiskan Waktu
Disini gua akan menjelaskan terkait Problem Menunda-nunda Tugasss!!! Berserta konsekuensi-konsekuensinya.
Daftar Isi;
1. Tugas Jadi Numpuk
2. Terlambat
3. Dimarahin
4. Banyak Menghabiskan Waktu
Sebelumnya kita harus tahu terlebih dahulu apa sih problem menunda-nunda itu? Jadi dapat dikatakan bahwa problem menunda-nunda adalah problem ketika kita menunda-nunda dalam mengerjakan sesuatu, biasanya dalam mengerjakan tugas ataupun hal-hal lainnya yang terasa berat bagi kita.
- Contohnya ketika kita diberikan tugas baik itu oleh guru kita disekolah maupun oleh bos kita di kantor, biasanya kita memiliki kecenderungan untuk mengerjakan tugasnya diakhir atau paling tidak menunda-nunda dalam mengerjakan tugas tersebut. Dimana rasanya lebih menyenangkan untuk kita beristirahat, bersantai-santai menonton televisi, bermain game, dan melihat-lihat media sosial kita.
Meskipun mungkin kita menyadari bahwa sebetulnya ada konsekuensi-konsekuensi negatif yang dapat muncul akibat dari tindakan menunda-nunda yang biasa kita lakukan. Nah karena itu, disini saya akan memaparkan 4 konsekuensi atas tindakan menunda-nunda tugas.
kita
1. Tugas Jadi Menumpuk dengan Adanya Tugas-Tugas Baru
Konsekuensi ini sangat mungkin terjadi bila kita menunda-nunda dalam mengerjakan tugas kita, dimana kita tahu bahwa tugas kita tidak hanya satu dan tugas-tugas baru dapat diberikan kapan sama tanpa kita duga-duga. Karenanya jauh lebih baik untuk kita mempersiapkan diri dengan menyelesaikan semua tugas-tugas yang ada sebelum tugas-tugas baru diberikan. Hal ini tentunya dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan tugas.
2. Terlambat dalam Mengumpulkan Tugas
Sebagaimana yang kita semua ketahui bahwa yang namanya tugas biasanya ada deadline nya, nah deadline ini lah yang seharusnya kemudian kita jadikan tolak ukur dalam menentukan mana tugas yang harus kita kerjakan terlebih dahulu dan mana tugas yang dapat kita kerjakan belakangan. Namun biasanya kecenderungan kita untuk menunda-nunda tugas membuat kita salah dalam memperkirakan waktu pengerjaan tugas karena adanya tugas-tugas baru yang muncul tiba-tiba. Dimana hal tersebut dapat menyebabkan kita menjadi terlambat dalam mengumpulkan tugas karena melewati deadline yang ada.
3. Dimarahi oleh Guru dan Bos Kita
Konsekuensi yang ketiga ini nampaknya adalah hal yang wajar bila kita terlambat dalam mengumpulkan tugas atau bahkan tidak mengerjakan tugasnya sama sekali. Kemarahan Guru dan Bos kita merupakan respon atau ketidakmampuan kita dalan mengerjakan tugas tepat pada waktunya yang akar masalahnya disebabkan oleh kebiasaan menunda-nunda tugas.
4. Banyak Menghabiskan Waktu dengan Kegiatan-Kegiatan Tidak Produktif
Hal ini jelas karena hal-hal yang biasanya menunda-nunda kita dalam mengerjakan tugas dan melakukan kegiatan produktif kita adalah hal-hal non-produtif yang bahkan tidak memerlukan motivasi untuk melakukannya. Contohnya ketika kita diajak oleh teman kita untuk menonton tv ataupun bermain game favorit kita, maka tentunya kita tidak memerlukan motivasi untuk melakukannya. Sebaliknya bila kita diperintahkan oleh guru atau bos untuk mengerjakan tugas, kita justru merasa berat dan cenderung menunda-nunda dalam mengerjakannya.
Kesimpulan
Jadi intinya adalah problem menunda-nunda ini merupakan kebiasaan yang sangat buruk, dan bila diteruskan akan menimbulkan konsekuensi-konsekuensi yang buruk bagi diri kita. Karenanya jauh lebih baik untuk kita menghilangkan kebiasaan menunda-nunda tugas tersebut dan mulai membiasakan diri mengerjakan tugas di awal waktu.