Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Jami’ NU Istiqlal Gempolpading Berlangsung Khidmat
Gempolpading – Dalam rangka memperingati Malam Nuzulul Qur’an, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Gempolpading bersama Takmir Masjid Jami’ NU Istiqlal Gempolpading menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan pada Jum’at, 6 Maret 2026 / 16 Ramadhan 1447 H. yang diikuti oleh masyarakat dengan penuh khidmat dan antusias.
Kegiatan diawali pada pagi hari dengan Khotmil Qur’an yang dimulai pukul 05.30 WIB hingga 10.30 WIB. Para jamaah dan tokoh masyarakat bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an hingga khatam sebagai bentuk kecintaan umat Islam terhadap kitab suci yang menjadi pedoman hidup.
Memasuki sore hari setelah Sholat Ashar, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian dalam rangka Peringatan Nuzulul Qur’an. Acara diawali dengan pembukaan oleh Ustadz Madkan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Nabi oleh Ustadz Lazim, yang menambah suasana religius dan penuh keberkahan.
Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid NU Istiqlal Gempolpading, H. Zainuri, M.Pd., yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengajak masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Desa Gempolpading, Bapak Miftahul Firdaus, yang memberikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dalam menghidupkan syiar Islam di bulan suci Ramadhan.
Acara inti berupa ceramah agama disampaikan oleh K. Ahmad Sya’roni, yang memberikan tausiyah tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan do’a oleh Ustadz Muhammad Syahroni, memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi masyarakat Desa Gempolpading.
Acara peringatan ini diakhiri dengan Sholat Magrib berjamaah dan buka puasa bersama, yang semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di antara jamaah yang hadir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an, meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Masjid Jami’ NU Istiqlal Gempolpading, 19 Februari 2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Ta’mir Masjid Jami’ NU Istiqlal Gempolpading, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, telah menyusun jadwal imam sholat Tarawih, imam sholat Subuh, serta rangkaian ceramah Ramadhan selama satu bulan penuh.
Kegiatan ini menghadirkan para kyai dan ustadz dari lingkungan NU dan tokoh agama setempat, di antaranya: Kyai Kaswan Idris, Kyai Zaenal Arifin, Ust. H. Zaenuri, M.Pd., Ust. Lazim, S.E.,S.Pd., Ust. Gufron, S.Pd., Ust. Slamet Abidin, Ust. Syafi'i, Ust. Abu Khoiri, Ust. Masduki, S.Pd., Ust. Syahroni, Ust. Madkan, M.Pd., Ust. Imam Syairozi, S.Ag., serta beberapa imam dan penceramah lainnya.
Sholat Tarawih akan dilaksanakan setiap malam mulai 18 Februari 2026 hingga 19 Maret 2026, dipimpin secara bergiliran oleh para imam yang telah dijadwalkan. Pada malam-malam tertentu juga dilaksanakan tahlil dan ceramah Ramadhan untuk menambah kekhusyukan serta memperdalam pemahaman keagamaan jamaah.
Setiap ba’da sholat Subuh, jamaah akan mendapatkan siraman rohani dengan berbagai tema menarik dan aktual seputar Ramadhan, di antaranya:
Menyambut Ramadhan dengan Hati yang Bersih
Keutamaan Puasa dan Janji Allah bagi Orang Berpuasa
Puasa sebagai Jalan Menuju Derajat Takwa
Keutamaan Shalat Tarawih dan Qiyamul Lail
Menjaga Lisan, Pandangan, dan Hati Saat Berpuasa
Keutamaan dan Rahasia Lailatul Qadar
Zakat Fitrah: Makna dan Hikmahnya
Makna Idul Fitri: Kembali kepada Fitrah
Istiqamah Setelah Ramadhan
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Masjid Jami’ NU Istiqlal sebagai pusat pembinaan umat dan syiar Islam di Desa Gempolpading.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan memakmurkan masjid selama bulan suci Ramadhan.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar. Aamiin.
Gempolpading, 11 Februari 2026 — Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Gempolpading kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ yang bertempat di Masjid Jami' NU Istiqlal Gempolpading. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta jamaah Nahdliyin Desa Gempolpading.
Acara diawali dengan Istiqotsah dan Tahlil yang dipimpin oleh jajaran Syuriyah PRNU Gempolpading, memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta membawa manfaat bagi umat.
Selanjutnya, acara resmi dibuka oleh Ust. Muhammad Syahroni, yang menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan konsistensi dalam mengikuti kegiatan ke-NU-an sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi oleh Ust. Moh. Lazim menambah suasana semakin syahdu, mengantarkan jamaah pada suasana spiritual yang penuh ketenangan dan kekhusyukan.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PRNU Gempolpading, Ust. Gufron, mengajak seluruh jamaah untuk terus aktif dalam kegiatan organisasi serta menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh K. Ahmad Syafiq, selaku Rais Syuriyah MWCNU Pucuk. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya memperkuat keimanan, memperkokoh persatuan umat, serta menjaga tradisi amaliyah Nahdlatul Ulama sebagai warisan ulama salaf yang sarat nilai keberkahan.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dalam berkhidmat, serta istiqamah dalam mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.
Alhamdulillah, kegiatan Lailatul Ijtima’ kali ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Semoga kegiatan rutin ini terus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kualitas keimanan warga Nahdliyin Desa Gempolpading.
Gempolpading, 18 Januari 2026 — Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, LTMNU dan LDNU Ranting Desa Gempolpading menyelenggarakan kegiatan keagamaan dengan tema “Mari Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT serta Kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.”
Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 18 Januari 2026 / 29 Rajab 1447 H bertempat di Masjid Jami' NU Istiqlal Gempolpading. Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan warga Nahdliyyin serta masyarakat Desa Gempolpading.
Kegiatan diawali dengan Khatmil Qur’an pada pukul 06.00 s.d. 11.30 WIB, yang diikuti oleh para jamaah dengan penuh kekhusyukan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di dalam masjid, menjadi pembuka keberkahan dalam peringatan malam agung Isra Mi’raj.
Memasuki malam hari, acara dilanjutkan dengan Pengajian Ba’da Isya’, dengan susunan acara sebagai berikut:
Pembukaan oleh Ust. Madkan
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh K. Zaenal Arifin
Pembacaan Sholawat Nabi oleh Tim Hadroh Ansor & IPNU
Sambutan-sambutan:
Ketua Panitia sekaligus mewakili Ketua PRNU Desa Gempolpading, H. Zaenuri
Kepala Desa Gempolpading, Bpk. Miftahul Firdaus
Ceramah Agama oleh K. Musthofa (Ketua Tanfidziyah MWCNU Pucuk)
Penutup dan Doa, K. Kaswan Idris
Dalam tausiyahnya, K. Musthofa menyampaikan pentingnya meneladani perjalanan agung Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum meningkatkan kualitas shalat, memperkuat iman, serta memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW. Jamaah tampak antusias dan khidmat mengikuti setiap rangkaian acara.
Menambah kehangatan suasana, kegiatan ini juga dihadiri oleh Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga (lintas agama), yang turut menyaksikan dan merasakan nilai-nilai kebersamaan serta toleransi dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Gempolpading.
Sebagai penutup, seluruh hadirin mengikuti makan bersama (talaman) yang semakin mempererat ukhuwah dan kebersamaan antarwarga.
Semoga melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita semua semakin meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, memperbaiki kualitas ibadah, serta menumbuhkan kecintaan yang mendalam kepada Rasulullah SAW. Aamiin.
PRNU Gempolpading Gelar Lailatul Ijtima’ Awal Tahun 2026
Gempolpading, 7 Januari 2026 — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Gempolpading melalui LDNU dan LTMNU kembali menggelar kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ sebagai wadah silaturahmi, musyawarah, dan penguatan ukhuwah jam’iyah di awal tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh agama, banom NU, serta warga Nahdliyin setempat.
Acara diawali dengan pembacaan istigotsah,tahlil dan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan serta penyampaian arahan terkait program kerja ke depan. Momentum ini menjadi sarana evaluasi kegiatan sekaligus penyusunan langkah strategis untuk memperkuat peran NU di tengah masyarakat.
Melalui Lailatul Ijtima’, PRNU Gempolpading berkomitmen untuk terus menjaga tradisi amaliyah Ahlussunnah wal Jama’ah serta mempererat kebersamaan dalam khidmah kepada umat.
09 November 2025
Cuplikan Kitab Ta'limul Muta'allim :
العلم النافع هو الذي يحصل به حسن الذكر
Ilmu Manfaat Ialah Ilmu yang Bisa Memberikan Dampak Bagusnya Penuturan (Dzikir)
dan dzikir tersebut akan tetap setelah ia mati kelak dan sebenarnya dialah orang 'Alim yang selalu menggemakan dzikir dalam jiwa dan raganya kapanpun dan dimanapun ia berada dalam setiap aplikasi hidupnya, karna orang 'Alim yang yang selalu menggaungkan dzikir dihati dan perbuatanya, sebenarnya ia hidup dalam kehidupan yang abadi walaupun ia telah mati.
Syeh agung nan mulya Dzohiruddin, muftinya para Imam Hasan bin 'Ali yang terkenal dengan sebutan Syeh Al-Marghibani menembangkanya dalam kitab Ta'limul Muta'allim yang artinya :
"orang orang yang bodoh, sebenarnya ia telah mati sebelum jasadnya mati, dan orang-orang 'alim sebenarnya ia hidup walaupun jasadnya telah mati"
dan ini senada dengan apa yang telah diuraikan dalam untaian mutiara hikmah karya Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary dalam Al-Hikamnya
شرح الحكم العطائية :
فأي علم لعالمٍ يرضى عن نفسه ؟ وأي جهل لجاهل لا يرضى عن نفسه ؟
" maka mana letak ke'aliman si 'alim sedangkan ia Ridlo pada nafsunya....?, dan mana letak kebodohan sibodoh sedangkan ia tidak rela akan Nafsunya ( tidak mau mengikuti hawa nafsunya ) ?!
dan ketahuilah...!!!!
sesungguhnya ilmu hikmah ialah ilmu yang juga dapat memberikan kemanfaatan, dan ilmu manfaat tiada lagi hanyalah ilmu syari'at yang memuat ilmu fiqh, tauhid dan tashawwuf saja, khususnya pada Ilmu Tashawwuf ialah ilmu yang membahas tentang cara membersihkan jiwa dan mensterilkan dari sifat-sifat tercela serta mengingatkan dari hal-hal yang dapat memalingkan dari tujuan ibadah dan mu'amalah seperti, takabbur, Riya', Ujub dll...
sedangkan pengertian Thoriqah dari Tashawwuf yang telah dijelaskan, ini lebih memberikan kemanfaatan ilmu, maka dikhususkanlah dengan nama ilmu Hikmah, yang dalam uraian lain tentang ilmu manfaat, Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary juga menguntaikanya dalam mutiara hikmahnya
شرح الحكم العطائية :
العلم النافع هو الذي ينبسط في الصدر شعاعه وينكشف به عن القلب قناعه
" Ilmu manfaat ialah ilmu yang dapat memancarkan cahaya didalam jiwa, dan dapat membuka katupnya hati "
dan seseorang yang memiliki ilmu manfaat, dialah seseorang yang selalu takut ( khouf ) disertai dengan mengagungkan yang dapat melahirkan 'amal kebajikan.
dan Allah SWT. sendiri memujinya dalam Al-Qur'an
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء
karna sungguh kepalang orang yang 'Alim akan tetapi ia tidak pernah takut Kepada Allah SWT, maka sebenarnya ia bukan orang 'Alim ditinjau dari sudut pandang hakikat.
Wallahu A'lam.
الفقير الى رحمة ربه
من تراب أقدامكم
محمد شهراني
3 November 2025, Takmir Masjid Jami' NU Gempolpading rapat membahas pengangkatan Marbot baru. Hal ini terkait semakin banyaknya tugas dan tanggungjawab yang diemban Marbot masjid sehingga perlu adanya reformasi.