Pimpinan Ranting Muhammadiyah
Bangunjiwo Barat
Bangunjiwo Barat
Krjogja.com – BANTUL – Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat mengadakan Musyawarah Ranting Ke 6 Muhammdiyah & ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat dilaksanakan di Pedopo Pedukuhan Lemahdadi Minggu (30/7).
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PCM Kasihan,Sekretaris PCA Kasihan,Lurah Desa Bangunjiwo,dua Lurah Bangunjiwo periode sebelumnya,Dukuh Lemahdadi,Kepala Sekolah Muhammadiyah yang berada di Bangunjiwo Barat,Ketua Takmir Masjid Musholla binaan PRM Bangunjiwo Barat dan seluruh peserta Musyawarah Ranting Muhammadiyah & ‘Aisyisyah Bangunjiwo Barat.
Pada Musyawarah kali ini mengambil tema “Membumikan Risalah Islam untuk Bangunjiwo Barat Berkemajuan”, dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Bangunjiwo Barat dalam musyawarah kali ini mengambil tema “Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Bangunjiwo Berkeadaban”.Sumaryono selaku Ketua Panitia mengungkapkan “bahwa tema ini turunan dari tema besar Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyisyah”,
“Rangkaian kegiatan Musyran ini diawali dengan lomba takbir keliling pada 27 Juni 2023,Jalan Sehat pada 23 Juli 2023 serta Pengajian Akbar pada 29 Juli 2023 bersama Ustadz Drs. H Saebani,MA. dari PDM Bantul dan puncaknya pada Musyawarah Ranting Ahad,30 Juli 2023 pagi hari ini”,imbuhnya.
Dalam sambutannnya, Agus Mulyono,SE selaku Ketua PRM Bangunjiwo Barat menyampaikan “terimakasih dan apresiasi kepada seluruh panitia Musyran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke 6 yang telah berjuang mempersiapkan seluruh kebutuhan demi kesuksesan Musyran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat,serta ucapakan terimakasih kepada Bapak Edisud selaku Dukuh Lemahdadi,seluruh warga Lemahdadi RT 6 & RT 7 serta Ketua Takmir Masjid Birohmatika yang telah mendukung suksesnya Musyran,semoga menjadi amal sholih Bapak Dukuh,seluruh warga Lemahdadi RT 6 & RT 7 dan Ketua Takmir Masjid Birohmatika” ujarnya dalam sambutannya.
“Siapapun pengganti dari kami ,monggo bisa diteruskan program sebelumnya,serta ada perubahan. Program – program kedepan kita bahas bersama di Musyran ini”,imbuhnya.
H. Parja,ST.,M.Si. selaku Lurah Bangunjiwo dalam sambutannya menuturkan, “Pimpinan Ranting Muhammdiyah Bangunjiwo Barat ini mampu mengelola Amal Usaha Muhammadiyah dalam bidang pendidikan sehingga mampu mendidik anak – anak kita tentunya ini bermanfaat bagi warga,khususnya warga Bangunjiwo,atas nama pemerintah Kalurahan Bangunjiwo mengucapkan banyak terimakasih”,ucapnya dalam menyampaikan sambutan.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua PCM Kasihan Dr. H Sukardi,MM. menyampaikan “bahwa Musyran memang sudah waktunya,sudah periodenya dan dianjurkan dilaksanakan sebelum bulan September karna setelah bulan September situasinya akan agak berbeda yakni mendekati tahun politik.
Terkait dengan Membumikan Risalah Islam untuk Bangunjiwo Barat Berkemajuan,risalah islam memang tuntunan islam,ajaran islam tetapi membumikan ini keberanian melangkah dan berani melakukan inilah yang dibutuhkan serta terkait dengan risalah islam berkemajuan ini merupakan salah satu mempelajari suatu bahasa yaitu ada dua,pertama sanggup mempelajari,memahami dan mencermati ajaran islam dan yang kedua tajdid yaitu melakukan pembaharuan,melakukan perbaikan – perbaikan,dalam ajaran islam ada yang pasti tidak boleh diubah,seperti ajaran aqidah mau tidak mau harus seperti itu tetapi terkait dengan ajaran kemaslahatan itu yang harus dilakukan perubahan,perubahan yang mampu membawa kemajuan dalam kehidupan kemasyarakatan”,ujurnya dalam sambutannya.
Setelah selesai rangkaian pembukaan Musyawarah Ranting Ke 6 Muhammadiyah & ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat,secara terpisah Pimpinan Ranting Muhammadiyah & Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban ( LPJ ) Periode 2015 – 2022.Setelah penyampaian LPJ selesai dilanjutkan dengan pemilihan formatur.
Dalam pelaksanaan pemilihan dilaksanakan secara langsung yakni pemilih menuliskan 7 nomor calon formatur yang tertera dalam daftar calon formatur.Hasil dari pemililihan PRM Bangunjiwo Barat menghasilkan 7 formatur sebagai suara terbanyak yaitu Ary Kurniawan,Sumaryono,Endro Dwi Hatmanto,Agil Dwi Raharjo,Edisud,Arie Kusuma Paksi dan Iswinardi.Dalam sidang formatur terpilih menetapkan Sumaryono sebagai Ketua PRM Bangunjiwo Barat dan Ary Kurniawan sebagai Sekretaris PRM Bangunjiwo Barat Periode 2022 – 2027.
Sementara dalam pemilihan formatur PRA Bangunjiwo Barat menghasilkan 7 formatur sebagai suara terbanyak yaitu Eni Sri Lestari,S.Pd.,M.Pd,Fifin Permata Sari,S.Pd.I.,M.S.I,Irma Lilik Suryani,Nur Romdhon Hastini,S.Ag,Siti Nurhayati,S.Pd,Suhartini,S.Pd dan Kusmiyati.Dalam sidang formatur PRA Bangunjiwo Barat menetapkan Eni Sri Lestari,S.Pd.,M.Pd sebagai Ketua PRA Bangunjiwo Barat dan Fifin Permata Sari,S.Pd.I.,M.S.I sebagai Sekretaris PRA Bangunjiwo Barat Periode 2022 – 2027.
Dengan telah terselenggaranya Musyawarah Ranting Ke 6 Muhammadiyah & ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat harapannya pemimpin yang terpilih dalam Musyran ini dapat memimpin Muhammadiyah & ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat dengan baik dan mampu memajukan organisasi serta masyarakat dan memperkuat kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan program – program yang telah direncanakan. (*)
Sumber : https://www.krjogja.com
Bangunjiwo – Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat mengelar Pengukuhan Pengurus PRM & PRA Periode 2022 – 2027,pengukuhan dilaksanakan di Gedung Sastro Sukarno Balai Desa Bangunjiwo ( 16/9/2023 ).
Acara pengukuhan dihadiri oleh Sekretaris PCM Kasihan,Wakil Sekretaris PCM Kasihan,Bendahara PCM Kasihan,Sekretaris PCA Kasihan,Lurah Bangunjiwo,Dua Lurah Bangunjiwo Periode sebelumnya,Bamuskal Bangunjiwo,Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah/’Aisyisyah se Bangunjiwo Barat,Takmir Masjid & Musholla binaan PRM Bangunjiwo Barat,AMM Bangunjiwo Barat,Serambi Dakwah,KOKAM Markas Kasihan serta para pengurus PRM & PRA Bangunjiwo Barat.
Ketua PRM Bangunjiwo Barat Periode 2015 – 2022,Agus Mulyono,SE dalam sambutannya menyampaikan “Sejarah singkat selama kami memimpin PRM Bangunjiwo Barat Periode 2015 – 2022 Alhamdulillah bisa memberikan Gedung Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat walaupun belum bisa maksimal,yang dulu kita bangun dengan iuran anggota dan peletakan batu pertama pada 17 September 2017 dengan bermodalkan 25 Juta hasil iuran anggota.Dua tahun kemudian dapat diresmikan bersamaan dengan peresmian AmbulanMu dan Gedung Ranting lantai bawah dapat dimanfaatkan oleh KREASIMU dari SMK Muhammadiyah Bangunjiwo dan usaha Angkatan Muda Muhammadiyah Bangunjiwo Barat.Selama kepemimpinan kami mampu memberikan prestasi yang luar biasa,salah satunya mengikuti Cabang Ranting Expo di Gunung Pring belum dapat juara tetapi masuk nominasi dan berkat kekompakan teman – teman Alhamdulillah pada 24 Desember 2019 kita mendapatkan penghargaan Juara 2 Ranting Unggul se DIY dan diajukan kembali oleh LPCR PWM DIY untuk mengikuti lomba Cabang Ranting Award Expo dan mendapatkan Juara 2 harapan atau Juara 5 Nasiona.” Tutupnya
Sementara itu Ketua PRM Bangunjiwo Barat Periode 2022 – 2027,Sumaryono menyampaikan dalam sambutannya “Dalam muqoddimah Anggaran Dasar Rumah Tangga Muhammadiyah ada beberapa point yang pertama hidup manusia itu harus bertauhid beribadah dan bertakwa kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala,dalam Q.S Muhammad maka bahwa kita mengetahui mentauhidkan Allah,sebagai makhluk kita beribadah kepada Allah SWT,kedua yang ingin saya sampaikan bahwa hidup manusia itu harus bermasyarakat,meniti perjuangan Muhammadiyah mewujudkan masyarakat utama,di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat akan selalu mengajak kita semuanya untuk besinergi wabil khusus kepada Ibu – Ibu ‘Aisyiyah,AMM dan juga para punggawa serta para seluruh masyarakat yang ada untuk satu satu komando berjuang bersama membawa Bangunjiwo ini masyarakat thoyibah,masyarakat yang baik.Sekali lagi bahwa hidup dan perjuangan itu untuk kepentingan bersama dan organisasi dan sekali lagi kami mohon suportnya dan do’anya dari Bamuskal dan yang lainnya serta teman – teman agar dapat mengemban amanah yang bagi kami sangat berat.” Tuturnya
Lurah Bangunjiwo H. Parja,ST.,M.Si dalam sambutannya menuturkan “Atas nama permerintahan Desa Bangunjiwo mengucapkan selamat kepada Bapak Ibu semuanya atas pengukuhan pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah & ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat Periode 2022 – 2027,semoga dengan ridho Allah SWT dapat menjalankan sebagai pimpinan Muhammadiyah dengan kelebihan yang dimilik,karna saya percaya dari sekian banyak yang dilantik tadi ikhlas karena semua bekerja sosial dengan niat yang baik,kemudian saya selaku pemerintahan Bangunjiwo mengucapkan banyak terimakasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat pada intinya yang telah membantu pemerintah dalam bidang pendidikan maupun kesehatan sudah banyak sekali masyarakat saya,warga saya yang dipintarkan oleh Muhammadiyah melalui Amal Usahanya bidang Pendidikan dan banyak lagi warga kami yang terbantu.” Tutupnya
Dalam kesempatan yang sama Sekretaris PCM Kasihan Ananto Isoworo,S.Ag dalam amanahnya menyampaikan “Kami dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kasihan tentu merasa bangga,bahagia atas pengukuhan pada malam ini yang telah diresmikan tadi 120 orang,Bapak/Ibu mari bersama – sama saling bergandeng tangan mewujudkan kasihan,Muhammadiyah Kasihan yang berkemajuan dan unggul.Dan kenapa di Muhammadiyah disebut piminan bukan pengurus karena setiap diri anggota Muhammadiyah harus bisa memimpinkan dirinya menjadi uswah bagi dirinya,keluarganya dan selanjutnya bagi masyarakat,umat dan organisasi Muhammadiyah maka dari itulah disebut pimpinan bukan pengurus Muhammadiyah tetapi pimpinan Muhammadiyah,karna setiap tadi yang dilantik yang dikukuhkan harus sanggup memimpinkan diri dengan uswah hasanah dengan ke tauladanan maka In Syaa Allah dengan pimpinan itu kita bisa memajukan Muhammadiyah.” Tutupnya dalam amanahnya
Dalam acara pengukuhan PRM & PRA Bangunjiwo Barat juga diisi dengan tausiyah dan disampaikan oleh Drs. H Purwono,MA Bendahara PDM Bantul,dalam tausiyahnya menyampaikan pada intinya “Bermuhammadiyah itu harus gumbira,gumbira itu diatas gembira,out off the book yakni keluar dari zona nyaman dan dalam menjalankan amanah di PRM PRA Bangunjiwo Barat kunci keberhasilannya yaitu harus kompak.” Tuturnya dalam tausiyah pengukuhan PRM & PRA Bangunjiwo Barat. ~Budi
Sumber : https://muhammadiyahbantul.or.id/2023/09/18/pengukuhan-prm-pra-bangunjiwo-barat-2022-2027/
Yogyakarta – Pandemic covid-19 belum berlalu. Menjaga kesehatan dan kebugaran di masa pandemic adalah suatu keharusan bagi seluruh lapisan masyarakat dari segala usia. Dengan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran diharapkan masyarakat dapat tetap hidup sehat dan normal.
PRM Bangunjiwo Barat bekerjasama dengan FKIK UMY dan PKU Muhammadiyah Bantul laksanakan pemeriksaan gratis pada Minggu (7/11). Kegiatan ini berlokasi di monumen absari pedukuhan kali randu bangun jiwo kasihan bantul yang diikuti oleh seluruh masyarakat setempat.
Adapun rangkaian kegiatan adalah; senam lansia, pemerksiaan gratis, pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolestrol dan asam urat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tiga dokter yang berasal dari PKU Muhammadiyah Bantul dan FKIK UMY.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan layanan kesehatan gratis di desa, kegiatan ini merupakan wujud nyata prodi keperawatan UMY dalam memberikan pengabdian masyarakjat untuk meningkatkan layanan kesehatan dan juga untuk memperingatai Milad Muhammdiyah yang ke-109,” ungkap Arif Wahyu Setyo Budi, Ns., M.Kep.
Harapannya kegiatan ini dapat menjadi kegiatan rutin sehingga dapat memberikan layanan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat selama pandemic covid tambahnya. (AL)
Sumber : https://nursing.umy.ac.id/adakan-pemerikasaan-gratis-prm-bangunjiwo-barat-bekerjasama-dengan-pku-muhammadiyah-bantul-dan-fkik-umy/
BANTUL — Malam hari itu, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat, Kasihan, Bantul, masih saja berkutat seputar persyarikatan Muhammadiyah.
Pada Ahad malam (28/6/2020), PRM Bangunjiwo Barat bersilaturahmi sekaligus berkunjung ke rumah H Margono, S. Pd di Perumahan Puspa Indah Blok L No. 2 Bantul.
Dalam rangka apa berkunjung ke tempatnya H Margono? “Beliau adalah pewakaf tanah seluas 450 meter persegi yang diamanahkan ke Muhammadiyah Ranting Bangunjiwo Barat untuk kegiatan pendidikan,” ungkap Agus Mulyono, Ketua PRM Bangunjiwo Barat.
Dikatakannya, saat ini PRM Bangunjiwo Barat sudah memiliki amal usaha Muhammadiyah (AUM) berupa pendidikan formal sejak dari tingkat TK sampai SMK.
Dan saat ini SMK Muhammadiyah Bangunjiwo sedang melakukan perluasan lahan dan bangunan, maka tanah wakaf tersebut akan dimanfaatkan oleh SMK Muhammadiyah Bangunjiwo dengan tukar guling. “Dengan tetap semangat yang kami miliki dan ijin dari pewakaf, maka insya Allah tanah wakaf akan dimanfaatkan untuk memperluas lahan SMK Muhammadiyah Bangunjiwo,” papar Agus Mulyono.
Atas doa dan dukungan dari semua pihak, terutama keluarga besar Muhammadiyah Bangunjiwo Barat, pengurus PRM Bangunjiwo Barat ucapkan terimakasih. (Affan)
MUHAMMADIYAH yang sudah berusia lebih dari 109 tahun ini telah terbukti ikut membangun bangsa dengan mencerdaskan anak-anak untuk sekolah di Muhammadiyah.
Hal tersebut disampaikan Drs H Purwana, MA dalam acara pembagian bingkisan lebaran bagi guru dan karyawan TK Aisyiyah Bustanul Athfal, SD/MTs Muhammadiyah dan SMK Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Ahad (24/4/2022), di Masjid Ngestitunggal Bangunjiwo.
Menurut Purwana, Muhammadiyah selama ini tetap memberi, bukan meminta. “Untuk itu tetaplah berjuang melalui media pendidikan,” tandas Purwana, yang akrab disapa Syech Puji.
ikatakan Purwana, tanah wakaf Muhammadiyah di Indonesia itu tiga kali lebih besar dari negara Singapura. “Tetapi tetap memberi untuk negeri,” paparnya.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat, Agus Mulyono, menjelaskan, bingkisan lebaran dari donatur peduli ta’awun itu juga diberikan kepada anggota Muhammadiyah dan Aisyiyah yang pantas menerima.
“Juga marbot masjid binaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat,” kata Agus Mulyono, yang menambahkan kali ini bisa membagikan 136 bingkisan seharga Rp 150 ribu.
Bagian dari “Ta’awun untuk Negeri” ini salah satu cara dalam menggembirakan warga Persyarikatan Muhammadiyah di Bangunjiwo Barat.
Pada kesempatan itu, Agus Mulyono berpesan kepada penerima bingkisan untuk selalu bersinergi dalam kegiatan di Muhammadiyah. “Jangan khawatir, program ini akan tetap dilaksanakan setiap tahunnya,” kelakar Agus Mulyono. (Fan)
Sumber : https://inilahjogja.com/prm-bangunjiwo-barat-bagikan-bingkisan-lebaran/
Kunjungan diawali dari kediaman Lurah Desa Bangunjiwo Parja M, S.T., M.Si. di kediaman beliau Dusun Kalibathok, Kalirandu, Bangunjiwo Kasihan Bantul. Agus Mulyono selaku ketua PRM Bangunjiwo Barat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bangunjiwo khususnya kepada Kepala Desa yang selama ini telah berkesempatan menjalin kerja sama. Pemerintah Desa dan Muhammadiyah selama ini telah bersinergi mewujudkan masyarakat Bangunjiwo menjadi lebik baik.
Selepas dari kediaman Kepala Desa Bangunjiwo perjalanan dilanjutkan ke rumah H. Bibit Rusmanto, S.H., selaku DPRD Kabupaten Bantul. Dalam pembicaraan Beliau mengajak, “Mari kita sama-sama berbuat sebaik mungkin untuk masyarakat Bangunjiwo. Menjadi sebaik-baik manusia yang bermanfaat untuk orang lain.”
Dalam kesempatan tersebut Muhammadiyah Bangunjiwo Barat menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan melalui Bibit Rustamto, khususnya dalam pembangunan Gedung Muhammadiyah Ranting Bangunjiwo Barat. Dan Muhammadiyah Ranting Bangunjiwo Barat tetap dapat menjalin kerjasama positif untuk pembangunan masyarakat Bangunjiwo.
Kesempatan silaturahmi selanjutnya adalah sowan kepada sesepuh Muhammadiyah Bangunjiwo yaitu kepada Mbah Sudarisman, Bapak Sapto Priyono, dan Bapak Sihono. Dari beliau bertiga memberikan amanat yang sama yaitu “Teruslah berjuang untuk membentuk masyarakat Bangunjiwo yang mawadah wa rahmah. Membentuk Muhammadiyah di Bangunjiwo menjadi rahmatanlilalamin khususnya bagi masyarakat Bangunjiwo. Kuncinya adalah saling bantu membantu, bahu membahu dalam segala kehidupan di masyarakat.
Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Bangunjiwo Barat terdiri dari Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Bagunjiwo Barat dan Pimpinan Ranting Nasyiyatul ‘Aisyiyah (PRNasyiyah) Bangunjiwo Barat diajak serta dalam acara silaturahmi tersebut untuk menimba ilmu dan pengalaman dari para sesepuh Muhammadiyah. Selain itu upaya untuk mendekatkan dan melibatkan mereka dalam dinamika pemerintahan desa. Mereka adalah generasi muda dengan kemampuasn dan inovasi yang tinggi akan mampu memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat luas. Apalagi dengan semangat Muhammadiyah yang dilandasi rasa ikhlas untuk menghadiahkan yang terbaik bagi bumi pertiwi Bangunjiwo. (Agus_M)
BANTUL, Suara Muhammadiyah– Dalam rangka meningkatkan pemahaman warga persyarikatan Muhammadiyah terhadap ajaran Islam dengan pemahaman yang komprehensif, holistik dan moderat (wasathiyyah), juga upaya penguatan ideologi ke-Muhammadiyahan serta paham agama dalam Muhammadiyah,Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta bekerja sama dengan Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Dalam hal ini melaksanakan program pengabdian masyarakat bertemakan “Peningkatan Kesadaran Dan Sikap Wasathiyyah Melalui Sosialisasi Produk/Fatwa Majelis Tarjih Dan Tajdid Muhammadiyah Pada Warga Persyarikatan Di PRM Bangunjiwo Barat”.
Program pengabdian kepada masyarakat dengan mensosialisasikan produk-produk hukum maupun fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah ini diinisiasi oleh Fajar Rachmadhani, Lc., M.Hum, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah PWM DI Yogyakarta.
Berangkat dari sebuah kegelisahan terhadap fenomena ekstrimisme (ghuluw/ifrath) juga liberalisme (tafrith) dalam beragama sebagian umat Islam dewasa ini, serta minimnya pengetahuan warga persyarikatan Muhammadiyah khususnya tentang ajaran agama maupun fatwa-fatwa keagamaan dalam Muhammadiyah yang sarat dengan nilai-nilai wasathiyyah.
Kegiatan ini pada awalnya akan dilaksanakan pada awal bulan Maret 2020, namun dikarenakan adanya pandemi yang tidak memungkinkan untuk melakukan kegitan dengan mengumpulkan masa, sehingga kegiatan ini baru bisa terlaksana pada tanggal 25 Agustus 2020, 1 dan 8 September 2020 bertempat di aula Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul DIY, dan diikuti oleh 25 peserta pilihan dari para pengurus dan warga PRM Bangunjiwo Barat.
Beberapa fatwa Majelis Tarjih yang dikaji pada kegiatan ini adalah persoalan-persoalan yang kerap diperdebatkan dan sering menuai pro dan kontra di tengah umat Islam, seperti pemahaman terhadap bid’ah, hukum perayaan hari-hari besar agama Islam, hukum tentang cadar, isbal, serta kesenian seperti hukum lagu, musik, gambar, lukisan, serta tarian, dan fatwa-fatwa yang lainnya.
Kegiatan sosialisasi fatwa Tarjih ini juga diampu oleh beberapa pemateri yang merupakan dosen serta pengurus Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah diantaranya, al-ustadz Mohamad Muhajir, Lc., MA dan al-ustadz Ghoffar Ismail, MA.
Berdasarkan hasil pre test dan post test yang dilakukan oleh tim, menunjukan hasil yang sangat signifikan terhadap pemahaman warga persyarikatan Muhammadiyah tentang paham agama dalam Muhammadiyah serta memberikan wawasan kegamaan yang bersifat moderat melalui sosialisasi fatwa tersebut.
Agus Mulyono selaku pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang sangat penting dan bermanfaat ini, juga berharap kegiatan semacam ini terus bisa terlaksana secara rutin. (Riz)
Sumber : https://suaramuhammadiyah.id/2020/10/30/prm-bangunjiwo-barat-sosialisasi-fatwa-tarjih-muhammadiyah/
BANTUL — Program berkemajuan digulirkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat, Kasihan, Bantul. Ahad 26 Juli 2020 mereka menginisiasi pendirian Kampung Inggris Muhammadiyah. Acara awal adalah training of trainers (TOT) yang diikuti pengurus PRM, ‘Aisyiyah, dan Angkatan Muda Muhammadiyah, di Gedung Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat.
Menurut Ketua PRM Bangunjiwo Barat, Agus Mulyono, program ini terwujud atas kerjasama dengan Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui program pengabdian masyarakat.
“Keinginan untuk mewujudkan Kampung Inggris ini adalah cita-cita sejak lama. Dengan adanya program pengabdian masyarakat dari UMY, keinginan lama dapat diwujudkan,” kata Agus.
Melalui Kampung Inggris, PRM Bangunjiwo Barat ingin membantu masyarakat dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris. Sehingga bisa mendukung kegiatan ekonomi kreatif di Bangunjiwo Barat dan sekitarnya serta kegiatan akademis bagi generasi muda.
Bangunjiwo adalah salah satu desa di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Berjarak sekitar 5 kilometer ke arah selatan dari kampus UMY. Di desa ini ada dua PRM, yakni Bangunjiwo Barat dan Bangunjiwo Timur. Di PRM Bangunjiwo Barat ada 10 pedukuhan dengan 80 RT. Di Desa Bangunjiwo sendiri banyak warga memiliki usaha kerajinan dengan pasar ekspor, karena itu kata Agus, kemampuan berbahasa Inggris harus ditingkatkan.
Ketua Progam Pengabdian Masyarakat UMY, Endro Dwi Hatmanto, didampingi Fitria Rahmawati, dosen Pendidikan Bahasa Inggris UM, mengatakan bahwa sebagai langkah awal untuk mewujudkan Kampung Inggris, adalah melaksanakan kursus Bahasa Inggris bagi kader Muhammadiyah dan masyarakat umum. Sehingga, literasi bahasa asing dapat ditingkatkan.
Peningkatan literasi ini akan menjadi kunci peningkatan pengetahuan dan ketrampilan yang memiliki nilai tambah bagi warga Bangunjiwo.
Program awal di Gedung Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat berlangsung satu hari penuh dengan mengundang beberapa narasumber. Yono Malakiano, salah satu narasumber yang juga praktisi dan pemilik kursus bahasa Inggris di Yogyakarta, memaparkan strategi mengelola kursus Bahasa Inggris secara profesional.
“Sehingga nantinya Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat mampu menggunakan manajemen yang tepat dalam pengelolaan kursus Bahasa Inggris,” kata Yono.
Sedangkan Nana Yuliana, alumni Pendidikan Bahasa Inggris UMY, dan Iren Luqman Hakim, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMY, memberikan motivasi kepada peserta untuk dapat menguasai Bahasa Inggris sekaligus menjelaskan pengalaman mereka ketika tinggal di sebuah kampung Inggris di Jawa Timur.
Follow up rogram ini, kata Endro, diteruskan dengan membuka kesempatan bagi warga Bangunjiwo untuk mengikuti berbagai program PRM Bangunjiwo Barat seperti English Days dan pelatihan Bahasa Inggris. (Affan)
BANTUL, Suara Muhammadiyah– Dalam rangka meningkatkan pemahaman warga persyarikatan Muhammadiyah terhadap ajaran Islam dengan pemahaman yang komprehensif, holistik dan moderat (wasathiyyah), juga upaya penguatan ideologi ke-Muhammadiyahan serta paham agama dalam Muhammadiyah,Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta bekerja sama dengan Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Dalam hal ini melaksanakan program pengabdian masyarakat bertemakan “Peningkatan Kesadaran Dan Sikap Wasathiyyah Melalui Sosialisasi Produk/Fatwa Majelis Tarjih Dan Tajdid Muhammadiyah Pada Warga Persyarikatan Di PRM Bangunjiwo Barat”.
Program pengabdian kepada masyarakat dengan mensosialisasikan produk-produk hukum maupun fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah ini diinisiasi oleh Fajar Rachmadhani, Lc., M.Hum, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah PWM DI Yogyakarta.
Berangkat dari sebuah kegelisahan terhadap fenomena ekstrimisme (ghuluw/ifrath) juga liberalisme (tafrith) dalam beragama sebagian umat Islam dewasa ini, serta minimnya pengetahuan warga persyarikatan Muhammadiyah khususnya tentang ajaran agama maupun fatwa-fatwa keagamaan dalam Muhammadiyah yang sarat dengan nilai-nilai wasathiyyah.
Kegiatan ini pada awalnya akan dilaksanakan pada awal bulan Maret 2020, namun dikarenakan adanya pandemi yang tidak memungkinkan untuk melakukan kegitan dengan mengumpulkan masa, sehingga kegiatan ini baru bisa terlaksana pada tanggal 25 Agustus 2020, 1 dan 8 September 2020 bertempat di aula Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul DIY, dan diikuti oleh 25 peserta pilihan dari para pengurus dan warga PRM Bangunjiwo Barat.
Beberapa fatwa Majelis Tarjih yang dikaji pada kegiatan ini adalah persoalan-persoalan yang kerap diperdebatkan dan sering menuai pro dan kontra di tengah umat Islam, seperti pemahaman terhadap bid’ah, hukum perayaan hari-hari besar agama Islam, hukum tentang cadar, isbal, serta kesenian seperti hukum lagu, musik, gambar, lukisan, serta tarian, dan fatwa-fatwa yang lainnya.
Kegiatan sosialisasi fatwa Tarjih ini juga diampu oleh beberapa pemateri yang merupakan dosen serta pengurus Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah diantaranya, al-ustadz Mohamad Muhajir, Lc., MA dan al-ustadz Ghoffar Ismail, MA.
Berdasarkan hasil pre test dan post test yang dilakukan oleh tim, menunjukan hasil yang sangat signifikan terhadap pemahaman warga persyarikatan Muhammadiyah tentang paham agama dalam Muhammadiyah serta memberikan wawasan kegamaan yang bersifat moderat melalui sosialisasi fatwa tersebut.
Agus Mulyono selaku pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang sangat penting dan bermanfaat ini, juga berharap kegiatan semacam ini terus bisa terlaksana secara rutin. (Riz)
Sumber : https://suaramuhammadiyah.id/2020/10/30/prm-bangunjiwo-barat-sosialisasi-fatwa-tarjih-muhammadiyah/
MUHAMMADIYAH.OR.ID, SIDOARJO – Tak terasa, gelaran Cabang Ranting Award & Virtual EXPO ke-IV yang telah dimulai sejak hari Sabtu, 19 Februari 2022 berakhir pada Selasa, 1 Maret 2022.
Acara yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini diikuti oleh 21 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) unggulan Seindonesia, 44 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) unggulan Seindonesia, 15 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA), 9 Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah (RSMA), dan 18 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) unggulan dari berbagai kota di Indonesia.
Pengumuman pemenang lomba dan pimpinan Muhammadiyah terbaik juga diumumkan. Proses penjurian melewati enam kriteria, yakni; 1) pembinaan jamaah dan ideologi, 2) kaderisasi dan partisipasi AMM, 3) leadership, manajemen, dan tata kelola SDM, 4) pemberdayaan sosial ekonomi keumatan, 5) AUM unggulan yang kreatif, inovatif, dan solutif, 6) daya pengaruh dan penguasaan media informasi.
Kategori Pimpinan Ranting Muhammadiyah
Untuk kategori Ranting Unggulan, nominasi diisi oleh PRM Pandowan Galur Kulonprogo, PRM Cilopadang Majenang Cilacap, dan PRM Karang Tengah Gunung Kidul.
Juara 3 Ranting Unggul diraih oleh PRM PRM Karangagung Tuban, Juara 2 diraih PRM Nitikan Yogyakarta, dan Juara 1 diraih PRM Gading Klaten Jawa Tengah.
Sementara itu PRM Sudung Wado Blora meraih Juara Harapan 3, PRM Bangunjiwo Barat Bantul untuk Juara Harapan 2, dan PRM Muh Moropelang Babat Jawa Timur sebagai Juara Harapan 1. Sedangkan kategori Ranting Paling inspiratif diraih oleh PRM Rawa Denok Depok Jawa Barat.
Kategori Pimpinan Cabang Muhammadiyah
Untuk kategori Cabang unggulan, nominasi diisi oleh enam PCM, yakni PCM Setia Budi Jakarta, PCM Sangkulirang Kutai Kalimantan Timur, PCM Genteng Banyuwangi, PCM Gedang Sari Gunung Kidul Yogyakarta, PCM Delenggu Kab. Klaten, dan PCM Sruweng Kebumen.
Untuk Juara 1 diraih oleh PCM Gombong Kebumen, Juara 2 oleh PCM Rappang Kab. Sidrap, dan Juara 3 oleh PCM Ilir Timur 1 Kota Palembang. Kategori PCM Terinspiratif diraih oleh PCM Makarti Jaya Kab. Banyuasin Perairan.
Adapun Juara Harapan diraih oleh PCM Leuwiliang Bogor untuk Juara Harapan 3, PCM Lamongan Jawa Timur untuk Juara Harapan 2, dan PCM Minggir Sleman untuk Juara Harapan 1.
Kategori Pimpinan Daerah Muhammadiyah
Koordinator tim seleksi dan penilaian penghargaan Cabang Ranting Award 2022, Dr Muhammad Hamdi MBA, menyebut kalau penghargaan yang diberikan kepada 5 RSM/A, 10 PTM/A, dan 10 Pimpinan Daerah Muhammadiyah ini bersifat setara, alias tidak memakai sistem peringkat 1 sampai 5 atau 1 sampai 10.
“Dari sejumlah nominasi yang kita seleksi, kita ambil 5 RSM/A terbaik, 10 PTM/A terbaik, serta 10 Pimpinan Daerah Muhammadiyah terbaik. Berbeda dengan penghargaan yang kita berikan kepada PCM dan PRM yang ada juara 1, 2, 3 dan seterusnya. Juga ada PRM dan PCM paling inspiratif.” Pungkas Dr Muhammad Hamdi.
Untuk kategori PDM paling peduli Cabang dan Ranting diraih oleh 10 PDM setelah mempertimbangkan tiga unsur, yakni Pengembangan Cabang-Ranting, Alokasi Anggaran dan Pembinaan, besarta Pembinaan dan keaktifan pimpinan PDM dan PCM.
Dari unsur tersebut ditetapkan PDM Paling Peduli Cabang dan Ranting sebagai berikut, yakni PDM Gunung Kidul, PDM Kab. Banyumas, PDM Metro Lampung, PDM Gowa Sulawesi Selatan, PDM Jakarta Timur, PDM Pasaman Barat, PDM Kab. Karanganyar Jateng, PDM Kulonprogro, PDM Bireun Aceh, dan terakhir PDM Banjarmasin.
Kategori Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah
Untuk kategori PTMA Paling Peduli Cabang dan Ranting, diraih oleh nama-nama universitas pemenang, yakni 1) UM Purwokerto (UMP), 2) UM Surakarta (UMS), 3) UM Yogyakarta (UMY), 4) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), 5) UM Sinjai, 6) UHAMKA, 7) UM Sumatera Barat, 8) UM Gresik, 9) UMSIDA Sidoarjo, dan 10) UNIMUDA Sorong, Papua Barat.
Kategori Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah
Untuk kategori RSMA, terdapat lima nama RSMA Paling Peduli Cabang dan Ranting seperti urutan berikut nama-nama pemenang, yakni 1) RS PKU Kota Yogyakarta, 2) RS Muhammadiyah Metro Lampung, 3) RS PKU Muhammadiyah Sruweng Kebumen, 4) RS Siti Khadijah Cabang Sepanjang, dan 5) RSI PKU Muhammadiyah Tegal.
Kategori Vlog
Untuk lomba Vlog, Juara Harapan diraih oleh PCM Beji, Kab. Pasuruan, Juara Favorit oleh PCM Lekok, Kab. Pasuruan, Juara 3 diraih oleh PCM Pudakpayung Banyumanik Semarang, Juara 2 diraih oleh PCM Palbapang Bantul, dan Juara 1 diraih oleh PRM Jebres Timur Surakarta. (afn
BANTUL — Senin 24 Juni 2019, saya memenuhi undangan mas Agus Mulyono, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat, Kasihan, Bantul, untuk menyampaikan tausiyah di acara pengajian Keluarga Besar Muhammadiyah Bangunjiwo Barat.
Hadir dalam acara itu antara lain: pak Kepala Desa, para Kepala Dukuh, pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM), Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) dan Pimpianan Ranting IPM SMK Muhammadiyah Bangunjiwo.
Tampil juga dalam kesempatan itu grup musik Islami “Ali Sahaja” dari PRM Bangunjiwo Barat.
Ranting Muhammadiyah ini salah satu keunggulannya adalah tingginya partisipasi para remaja dan pemuda dalam menggerakkan dakwah Muhammadiyah. Saat ini PRM Bangunjiwo Barat mengelola sekitar 22 masjid, 3 Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TKABA), MTs Muhammadiyah dan SMK Muhammadiyah. (Jamaludin Ahmad)
Sumber : https://www.mediamu.id/2019/06/26/prm-bangunjiwo-barat-salah-satu-ranting-berdaya-di-indonesia/
Bertempat di Gedung Muhammadiyah Bangunjiwo Barat, Ahad (17/5/2020), Keluarga Besar Muhammadiyah Bangunjiwo Barat, Kasihan, Bantul, laksanakan dua agenda kegiatan: launching warung sembako gratis bagi umat yang terdampak pandemi Covid-19 dan pembagian sembako gratis.
Warung sembako gratis ini diinisiasi oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bangunjiwo Barat.
Menurut Dra Hj Nuromdhon, Ketua PRA Bangunjiwo Barat, ‘Aisyiyah bergerak dalam tolong-menolong bagi jamaah di sekitar wilayah Bangunjiwo Barat untuk sedikit meringankan dalam kebutuhan sehari-hari. “Tapi jangan dilihat wujudnya dan yang paling penting adalah kepedulian sesama umat yang membutuhkan uluran tangan dari kita,” kata Hj Nuromdhon.
Adapun pembagian sembako gratis bagi anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) serta jamaah masjid/musholla binaan Muhammadiyah Bangunjiwo Barat sebanyak 150 paket yang per paket senilai Rp 100 ribu.
Seperti disampaikan Agus Mulyono, Ketua PRM Bangunjiwo Barat, bantuan ini semoga dapat bermanfaat untuk umat yang berdampak. “Sehingga dapat sedikit meringankan beban rumah tangga bagi jamaah,” kata Agus Mulyono yang berpesan kepada warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk tetap sabar dalam menghadapi cobaan ini.
“Selain itu, jaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, selalu cuci tangan dan yang lebih penting selalu berdoa dalam suka dan duka,” tandas Agus Mulyono, yang menambahkan jadi orang itu tidak perlu kondang (tenar), tapi yang penting tumandang (bekerja). (Affan/mediamu.id)
Sumber : http://pcmkasihan.org/prm-bangunjiwo-barat-berbagi-dengan-warung-gratis-sembako-hadapi-kekejaman-covid-19/
DALAM rangka ikut mensyiarkan perhelatan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah, yang akan digelar 18-20 November 2022, Keluarga Besar Muhammadiyah Bangunjiwo Barat, Kasihan, Bantul, melakukan kunjungan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (13/11/2022), disambut Prof Dr Anam Sutopo (Sekretaris Rektor UMS).
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat, Agus Mulyono, SE, menyampaikan, rombongan sebanyak 100 orang terdiri dari anggota Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
“Selama ini senantiasa bergembira dan tetap semangat untuk membersamai Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Agus Mulyono.
Dalam kesempatan tersebut Prof Anam menerima rombongan bertempat di Aula Gedung Siti Walidah. “Semua dosen dan karyawan dilibatkan secara aktif untuk menyukseskan acara muktamar baik dalam hal persiapan, pelaksanaan hingga pascamuktamar,” papar Anam.
Berdasarkan rencana, untuk kegiatan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dipusatkan di Edutorium. Sedangkan Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah dilaksanakan di GOR UMS.
Pada kesempatan itu, Prof Anam mengajak rombongan untuk melihat kesiapan yang telah dilakukan.
“Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah itu sangat penting sekali,” ujar Anam, yang sangat senang mendampingi rombongan dari PRM Bangunjiwo Barat, Kasihan, Bantul. (Fan
Dakwah Kultural Pada Peringatan Milad Muhammadiyah 112 di PRM Bangunjiwo Barat.
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat bersama PRA sukses melaksanakan kegiatan puncak peringatan Milad Muhammadiyah ke-112. Kegiatan diselenggarakan pada Sabtu, 20 Jumadi ast-Tsani 1446 H yang bertepatan dengan 21 Desember 2024. Kegiatan puncak Milad Muhammadiyah pada tingkat Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat tahun ini dilaksanakan di rumah Bapak Sapto Priyono, MM.
Peringatan Milad Muhammadiyah ini diselenggarakan PRM dan PRA Bangunjiwo Barat dengan syiar budaya alias Dakwah Kultural. Acara dibawakan oleh pranata adicara menggunakan Bahasa Jawa. Ibu-ibu Aisyiyah menembang Panembrama Milad Muhammadiyah 112 diiringi oleh tetabuhan gamelan. Puncak acara yaitu pengajian, juga diiringi dengan alunan gamelan. Sebagai mana yang disampaikan Ketua PRM Bangunjiwo Barat, Ustadz Sumaryono dalam sambutannya, dakwah menggunakan gamelan telah dilakukan oleh Walisongo. Artinya dakwah dengan kesenian, khususnya gamelan, bukan hal baru.
Apapun gamelan pada kegiatan puncak peringatan Milad ditabuh atau dibawakan oleh Paguyuban Surya Gupita. Paguyuban tersebut diisi oleh anggota PRM Bangunjiwo Barat sebagai bentuk dakwah dalam bidang seni budaya (dakwah kultural). Menurut Ketua PCM Kasihan sekaligus Penasehat PRM Bangunjiwo Barat, Ustadz Agus Mulyono, S.E. dalam sambutannya, Paguyuban Surya Gupita telah dibentuk sejak 2014. Sempat vakum dan pada masa ini berhasil dihidupkan kembali menjadi Surya Gupita reborn. Beliau berharap paguyuban dapat menjadi seperti namanya yaitu surya yang menerangi kegelapan.
Harapan yang sama disampaikan Lurah Bangunjiwo, Bapak Suparjo, S.T., Msi dalam sambutannya. Beliau berharap, Muhammadiyah, khususnya Muhammadiyah Bangunjiwo Barat dapat menerangi kehidupan masyarakat Bangunjiwo Barat. Menurut beliau, Muhammadiyah telah berperan membantu pemerintah dan ke depan diharapkan dapat bersama mencerahkan kehidupan akhirat dan juga dunia anggotanya serta masyarakat. Hal ini sesuai dengan tema Milad Muhammadiyah ke-112. Bapak Lurah kemudian menutup sambutannya dengan tembang yang semakin menambah nuansa kebudayaan Jawa pada peringatan Milad kali ini.
Acara inti berupa pengajian juga dilaksanakan dalam bentuk tembang yang kemudian dijelaskan maknanya oleh penceramah. Pengajian disampaikan oleh Bapak Toto Sudarto, M.Pd. Beliau menembang Asmaradana diiringi Paguyuban Surya Gupita. Dalam penjelasan beliau, tembang yang disampaikan memotivasi individu untuk menjadi orang yang bersabar sehingga dapat memayu hayuning bawana atau menjadi rahmat bagi seluruh alam. Tidak hanya kepada sesama manusia yang merupakan bawana alit, muslim khususnya anggota Muhammadiyah hendaknya menjadi rahmat bagi semesta yaitu Bawana Ageng. Dengan demikian, menurut beliau, muslim menjadi orang yang dapat hidup sejahtera nantinya di Bawono Alit, Bawono Ageng, dan Bawono Langgeng. Yang terakhir disebut merupakan tempat asal dan tujuan manusia yaitu alam akhirat. Ini juga sesuai dengan falsafah Sangkan Paraning Dumadi yaitu manusia hendaknya ingat asal dan tujuan.
Kegiatan peringatan milad berlangsung meriah. Terlihat banyak jama'ah yang hadir dan mengikuti kegiatan secara antusias hingga selesai.(cah)
UM Enrekang Study Tiru Di PRM Bangunjiwo Barat
Ahad, 18 Nopember 2022. Satu rombangan mini bus memasuki halaman Mts Muhammadiyah Kasihan.Satu persatu penumpang keluar dan disambut hangat penuh persaudaraan oleh tuan rumah dari Pengurus PRM Bangunjiwo Barat yang didampingi PRA serta beberapa kepala sekolah. Acara pagi menjelang siang itu adalah kunjungan dalam bingkai kegiatan Tour De Cara (Tour De Cabang Ranting) sebuah progam wisata edukasi yang diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah dalam semarak Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Surakarta.
Kunjungan rombongan yang berjumlah 8 orang dari UM Enrekang Sulawesi Selatan di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat Kasihan Bantul DIY yang dinahkodai Agus Mulyono SE itu diterima di salah satu amal usaha. Ranting ini dipilih sebagai tujuan kunjung karena dipandang mempunyai keunggulan . PRM Bangunjiwo sendiri pernah menjadi ranting unggulan juara harapan 2 se-Indonesia pada tahun 2022 dalam Even lomba Ranting Unggulan LPCR PP Muhammadiyah.
Dalam penuturannya Sumaryono mewakili panitia penyambutan menyampaikan ucapan selamat datang dan menjelaskan sekilas Profil ranting yang mempunyai kegiatan beragam. Ada Pengajian Ahad Pagi setiap bulan, Pengajian Malam Rabu seminggu sekali serta pengajian Aisyiyah sebulan sekali. Angkatan Muda Muhammadiyah ( AMM) juga mempunyai wadah dakwah pengajian yang bernama "Serambi Dakwah AMM Bangunjiwo Barat" yang dilaksanakan seminggu sekali dalam format dan bahasa anak muda jaman now.
Diranah Sosial PRM melaksanakan kegiatan bernama “Gerakan Ta’awun” yaitu pengumpulan dana dari donatur yang disalurkan kepada guru,karyawan, marbot masjid dan simpatisan Muhammadiyah yang membutuhkan. Dalam bidang ekonomi ada binaan UMKM untuk masyarakat pengrajin kulit, pisau batik, blangkon dan makanan ringan. AMM Sendiri mempunyai kegiatan ekonomi berupa pembuatan makan ternak dan budidaya Ayam “JOPER” kerjasama dengan LAZISMU PP Muhammadiyah.
Sedangkan amal usaha pendidikan ada SMK Muhammadiyah Bangunjiwo, MTs Muhammadiyah Kasihan, SD Unggulan Muhammadiyah dan TKA ABA Lemahdadi, TK ABA Karangjati dan TK ABA Sambikerep. Selain itu tak ketinggalan latihan tapak suci untuk para manula yang dikenal dengan sebutan "ULAMA" (Usia Lanjut Masih Aktif).
Rektor UM Enrekang Drs Yunus Busa M.Si sebagai ketua rombongan menyampaikan niatannya untuk belajar kepada ranting ranting unggulan dengan segala keunikannya untuk dikembangkan di daerahnya. Kampus akan membuat Pusat Kajian cabang dan ranting Muhammadiyah untuk mengejawantakan gagasan memajukan dan memberdayakan ranting dan cabang di Enrekang.
Setelah pemutaran profil acara dilanjutkan dengan sambungrasa yang dipimpin Ari Kurniawan S.Ag MSI sekretaris PRM Bangunjiwo Barat. Ketika salah seorang tamu bertanya tentang kiat memajukan ranting, tuan rumah saling melengkapi jawaban, beberapa kiat itu diantaranya adalah Sinergitas pengurus dengan seluruh amal usaha besar dan kecil,Komunikasi dan kemampuan leadership pengurus. (mar)