Hai Ali barangsiapa yang memakan (makanan dan minuman) yang halal maka agamanya akan menjadi bersih hatinya akan menjadi lunak dan doanya tidak akan terhalang.
Hai Ali barangsiapa yang memakan (makanan dan minuman) yang subhat maka dia akan menjadi ragu terhadap keyakinan agamanya, dan hatinya akan menjadi gelap. Dan barangsiapa yang memakan (makanan dan minuman) yang haram maka hatinya akan mati, agamanya ringkih, keyakinannya akan melemah, Allah SWT Menghalangi doanya, dan menjadi sedikit ibadahnya.
Hai Ali jika Allah SWT sudah murka kepada seseorang maka Allah SWT akan memberinya rezeki yang haram. Dan jika kemurkaan Allah SWT kian bertambah maka Allah SWT akan mempersilahkan setan untuk membantu mengurusi kekayaannya, membantunya (memperoleh harta) dan menyibukkannya pada urusan dunia dari urusan agama sekaligus (setan) menjadikannya bisa menyepel
Hai Ali tidaklah seseorang yang pergi mencari sesuatu yang haram melainkan setan akan menemaninya, tidaklah seseorang (yang pergi mencari sesuatu yang haram) dengan menaiki kendaraan melainkan setan akan membuntutinya, tidaklah seseorang orang yang mengumpulkan harta haram melainkan setan nanti yang akan memakan (hartanya). Dan tidaklah seseorang yang lupa mengingat nama Allah SWT ketika berhubungan dengan istrinya melainkan setan akan bergabung dengannya dalam memperoleh keturunan. Demikianlah (yang dimaksud dengan firman Allah SWT) "Dan bersekutulah mereka pada harta dan anak-anak serta beri janjilah mereka".
Hai Ali Allah SWT tidak akan menerima sholat seseorang tanpa berwudhu dan tidak menerima pula sedekah dari harta yang halal.
Hai Ali seseorang mukmin akan terus bertambah meningkat agamanya selama ia tidak memakan sesuatu yang haram, Dan barangsiapa yang menjauhi Ulama maka (lambat laun) hatinya akan mati, dan matanya akan buta dari taat kepada Allah SWT.
Isra Miraj adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra) dan naik ke Sidratul Muntaha (Miraj) dalam satu malam, terjadi sekitar tahun ke-10 kenabian ('Aam al-Huzn). Peristiwa ini adalah hiburan Allah atas wafatnya Siti Khadijah dan Abu Thalib, serta menghasilkan perintah shalat lima waktu.
Berikut adalah poin-poin penting sejarah Isra Miraj:
Isra (Perjalanan Darat): Nabi Muhammad SAW didampingi Malaikat Jibril menunggangi Buraq dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem.
Miraj (Perjalanan Langit): Nabi naik melalui tujuh lapisan langit, bertemu nabi-nabi terdahulu (Nabi Adam, Musa, Isa, dll.) hingga mencapai Sidratul Muntaha, tempat tertinggi
.
Perintah Shalat: Awalnya Allah memerintahkan shalat 50 waktu, namun atas saran Nabi Musa, Nabi Muhammad SAW meminta keringanan hingga ditetapkan 5 waktu sehari semalam.
Konteks dan Hikmah: Peristiwa ini terjadi pada masa sulit ('Aam al-Huzn) sebagai penghiburan bagi Nabi dan menguji keimanan umat. Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah orang pertama yang memercayai peristiwa ini.
Waktu Peringatan: Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab
Hai Ali barangsiapa membaca al-qur'an namun tidak menghalalkan apa yang dihalalkan didalamnya dan tidak mengharamkan apa yang diharamkan didalamnya maka ia tergolong sebagai orang-orang yang membuang kitab Allah SWT kebelakang punggungnya.
Hai Ali berusahalah untuk menyempurnakan wudhu, karena sesungguhnya wudhu itu merupakan separuh dari iman, dan jika kamu berwudhu janganlah berlebih-lebihan dalam pemakaian air, dan jika kamu selesai dari bersuci maka bacalah "Innaa Anzal naahu fii lailatil qadr." (Surat Al-Qadr 10x) setelah membasuh kedua kaki maka Allah SWT akan menghilangkan kesusahanmu.
Hai Ali jika kamu telah selesai dari bersuci (berwudhu) maka ambillah air lalu usapkanlah kelehermu dengan kedua tanganmu lalu bacalah "Subhaanaka Allaa humma wa bihamdika asyhadu an laailaaha ilaa anta wahdaka laasyaarika laka as taghfiruka wa atuubu ilaika".
Wahai Ali: “Sesungguhnya malaikat akan memintakan ampun seseorang selama dia masih dalam keadaan suci dan tidak hadats”.