kamera saat ini mempunya fungsi yang beragam dan punya tujuan untuk kegunaan masing masing, ini tidaklah seperti pada jaman dahulu kala yang hanya untuk menfoto / mengabadaikan momen dalam frame foto.
mengapa tidak Smartphone? saya adalah tim yang benci ketika smartphone saya batre nya habis gara gara record video / foto,
karena itulah saya memerlukan alat lain untuk merekam video / foto.
mengapa tidak sensor yang lebih kecil (micro four third)? saya tidak suka karakter gambar micro four third, bila anda suka silakan dilihat panduan lain saja.
saya mencoba mengklasifikasi kebutuhan kamera berdasarkan tingkat keseriusan nya, menurut saya adalah:
Saya memilih ACTION CAM, yak ACTION CAM, kenapa? karena pasti aktivitas bersama keluarga adalah outdoor siang hari,
dan siang hari tidak usah pusing soal atur seting seting kamera dan yang jelas STABIL untuk video keluarga kenangan
yang penting untuk kita ingat bukan? dan bisa juga dipakai foto walau mungkin standar, tapi ya ckp bagus kok
Beli di: DJI Osmo Action 5 PRO Action Camera
Kelemahan
tidak bagus video stabilisasinya waktu gelap
sudah pasti ukuran sensor kecil ketika gelap akan lebih gelap / kluar noise
kualitas di situasi tertentu bisa diterima untuk video pekerjaan social media misal (IG / TIKTOK / YOUTUBE VLOG).
sisanya lebih kepada video / foto yang bersifat personal / memory kenangan pribadi
kelebihan
Kecil ringan video bagus di outdoor siang hari
tahan banting karena mmg diciptakan untuk action
untuk saat ini kita akan fokus ke mirorless karena itu adalah masa depan, produk yang paling update, untuk APSC sudah banyak yang canggih untuk saat ini, dan sebelum memutuskan membeli sebuah merek. pikirkan dahulu SISTEM LENSANYA ya LENSANYA, karena ini adalah seperti masuk kedalam sebuah EKOSISTEM yang komplit, dan kamera juga tergantung pada lensanya bukan?
kamera ini sangat bagus untuk foto dan video nya sudah 10 BIT\
batrenya sudah kuat, dan mempunyai Autofokus yang sangat bagus dengan AI
namun bila anda baru pemula anda bisa mulai dari sony a6400 misal
kenapa SONY, lensa pihak ketiga untuk SONY sudah sangat banyak dan ini baik sekali untuk pemula atau pun level serius,
Nikon z50mk2 sebetulnya bagus, namun sensor yang digunakan untuk APSC mereka sampai skrg ini bukan sensor terbaru, jadi ada kelemahan di sisi NOISE nya nanti, namun jika kamu sudah mempunyai lensa NIKON ya bagus juga untuk membeli nikon z50mk2
dan mereka pun sudah mulai membuka sistem nya dengan lensa pihak ketiga dan ini baik sekali, hanya belum ada lensa ZOOM pihak ketiga saja. mungkin pandangan saya akan berubah bila NIKON mengupdate sistem APSC nya dengan sensor yang baru.
Fuji sebetulnya bagus juga bila foto dan video langsung jadi dan warnanya ok banget, namun yang jadi kelemahan terbesar adalah dari sisi HARGA, belakangan ini saya melihat harga yang diberikan kepada produk FUJI terlalu tinggi, jadi oleh karena ini, mengakibatkan harganya bisa dibandingkan dengan kamera FULL FRAME.
yang mana akan menjadi membuat pemikiran sulit sendiri bila mau memilih sebuah sistem kamera
untuk lensa pihak ketiga sudah banyak untuk lensa FIX dan ZOOM nya, jadi kurang lebih ok lah ya
Canon dahulu mempunya sistem EOS M dan mereka mempunya varian lensa yang cukup terjangkau untuk customer, namun belakangan mereka membunuh sistem ini dan menggantinya dengan sistem EOS R APSC, dan lensa lensa sistem APSC nya masih terbatas dan tidak fokus kepada lensa yang serius / profesional, hanya tersedia lensa FULL FRAME yang agak tinggi,
jadi bila anda memang sangat menyukai warna CANON dan kesimpelan penggunaan kameranya ya disinilah letak kekuatan nya CANON, dan saya lebih menyarankan pergilah ke FULL FRAME CANON saja.
Besok akan dilanjutkan
Saya menyukai lensa lensa alternative untuk penggunaan kita, karena beberapa harganya lebih terjangkau dengan kualitas yang bagus ini adalah copy dari website https://sonyalpha.blog