Pra-KSN Gunungkidul, MTsN 8 Kantongi Medali Emas
Gunungkidul (MTsN 8 Gunungkidul)- Partisipasi aktif MTsN 8 Gunungkidul dalam kegiatan Pra-Kompetisi Sains Nasional (Pra-KSN) SMP/MTs sekabupaten Gunungkidul berhasil mengantongi emas. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Gunungkidul tahun 2020 ini telah berlangsung pada Sabtu (22/02/20) di SMP Negeri 2 Wonosari. Dalam kesempatan tersebut MTsN 8 Gunungkidul mengirimkan tiga orang peserta lomba untuk tiga cabang lomba, yakni Matematika, IPA, dan IPS.
Kegiatan Pra-KSN ini merupakan langkah awal menghadapi Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2020. Begitu pentingnya, maka MTsN 8 Gunungkidul mengirim peserta untuk mengikuti ajang tersebut. “Selain ini adalah kesempatan yang langka, juga bisa dijadikan sarana untuk menambah wawasan bagi siswa. Setidaknya mereka bisa membaur dengan siswa dari lingkungan yang berbeda-beda.” ungkap Kendah, Waka Kurikulum sekaligus pendamping lomba. Seperti dikatakan oleh Heriyanto, Sekretaris Panitia Pra-KSN bahwa ini merupakan ajang uji ketangkasan bagi peserta lomba yang berasal dari berbagai satuan pendidikan. “Sedikitnya ada 667 siswa dari 130 SMP/MTs di Gunungkidul mengikuti kompetisi ini.”tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut peserta wakil dari MTsN 8 Gunungkidul berhasil mengantongi medali emas atas nama Annisa Nurhidayah dalam nomor urutan pertama untuk mata pelajaran IPS. Sedangkan medali perak diraih atas nama Isnaini Nafissatun Salimi untuk mata pelajaran IPA. Dengan demikian kita patut berbangga terhadap keduanya yang telah berhasil membawa nama baik madrasah dengan mempersembahkan medali emas dan perak. Tentunya ini juga akan berdampak positif terhadap teman-teman di lingkungan madrasahnya.(mmn)
Gunungkidul (MTsN 8 Gunungkidul)- MTsN 8 Gunungkidul (Madsaka) mengirim enam siswa untuk mengikuti 1st Mujahidin Science Competition pada Sabtu, (8/2/20). Kegiatan yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah Mujahidin Wonosari ini diikuti oleh 170 siswa dari berbagai SMP/MTs negeri dan swasta di Gunungkidul. Ist Mujahidin Competition adalah sebuah ajang kompetisi antarsiswa dalam bidang sains untuk memberi dan menemukan siswa berprestasi dalam bidang tersebut.
Enam peserta lomba yang mengikuti kegiatan tersebut adalah siswa kelas VII dan VIII yang mempunyai kompetensi lebih dalam bidang masing-masing. Mereka itu adalah Ahmad Tholibul (VIII) dan Diyah Rahmawati (VII) mewakili bidang studi Matematika. Untuk Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) diwakili oleh Isnaini Nafissatuln Salimi (VIII) dan Sofya Fadhillah (VII), dan Annisa Nur Hidayati (VIII) dan Adhisty Rifa Nuraini (VII) mewakili bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Pengiriman peserta lomba ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif Madsaka di kancah yang lebih luas. Selain itu juga untuk memberi kesempatan kepada siswa mendapatkan pengalaman belajar bersama siswa dari sekolah/madrasah yang berbeda. Sedangkan kompetisi itu sendiri merupakan sisi latihan bagi siswa, sejauh mana kemampuan yang telah dimiliki oleh siswa. Seperti diungkapkan oleh Kepala MTsN 8 Gunungkidul, Hamid Abdul Basit, “Kompetisi adalah sebuah proses untuk menguji, maka hendaknya kita ikut, karena dengan mengikuti kompetisi itu, kita jadi tahu sejauh mana kemampuan kita.”
Dalam kompetisi kali ini perwakilan dari Madsaka baru berhasil sampai babak final, dan belum bisa mempersembahkan kejuaraan. Hal ini terkait dengan jumlah peserta yang mengikuti babak final adalah peserta yang termasuk dalam 15 besar. Oleh Karena itu, patut disyukuri bahwa mereka sudah termasuk dalam 15 besar dari 170 peserta.