KBRN,Probolinggo : Kota Probolinggo mempunya pojok literasi arkeologi. Hanya saja, sampai saat ini tempat tersebut masih dikelola swadaya.
Bahkan, tempat itu jadi perhatian Walikota dr Aminudin dan berkunjung ke tempat yang berada di jalan cempaka Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Probolinggo itu disambut langsung oleh pengelola Edi Martono.
Dalam kunjungan tersebut, Edi Martono menjelaskan kepada wali kota mengenai sejarah Kota Probolinggo melalui berbagai koleksi yang dimilikinya. Seperti buku, poster, foto, artefak, manuskrip dan benda-benda peninggalan sejarah lainnya.
Literasi sejarah adalah kunci memahami masa lalu untuk membangun masa depan. Dengan menjaga warisan ini, kita tidak hanya merawat ingatan, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi pendidikan dan kebudayaan di Kota Probolinggo.
Saya mendorong hal ini menjadi destinasi wisata edukasi, kedepan anggaran anggaran untuk pelestarian budaya, literasi, dan sejarah tidak hanya ditambah dua kali lipat, tetapi sepuluh kali lipat!
————-
📍Pojok Literasi Sunan Kali Banger
PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Kumpulan pegiat pelestarian budaya di Probolinggo, yang mulai bergerak pada tahun 2018, sekarang memiliki tempat memajang benda-benda masa lampau dan koleksi bacaan sebagai pendukung literasinya.
Tempat sederhana yang berlokasi di Jalan Cempaka RT 2 RW 3 , Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan itu, diberi nama Pojok Literasi Arkeologi. Memanfaatkan lahan kosong milik ketua RT setempat Edi Martono (54) yang juga sesepuh Komunitas Bumi Banger Probolinggo.