PROPOSAL PROJECT BASED LEARNING
Perancangan Marketplace Berbasis Eco-friendly Untuk Meningkatkan Kesadaran Warga Sekolah SMAN 4 Jakarta Terhadap Lingkungan
DISUSUN OLEH KELOMPOK 3:
Ketua: Faatih Mawla Hakim (11)
Wakil Ketua: Andira Sekarwangi Setiawan (6)
Anggota: 1. Chika Ibanezia Atmaja (9)
2. Jafier Yusuf Putera (15)
3. Kirana Lutfiasari Paramitha (17)
4. Vallentino Destany (32)
SMA NEGERI 4 JAKARTA
Jalan Batu III No. 3 RT.007/001, Kelurahan. Gambir Kecamatan. Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian yang berjudul “Marketplace Eco-friendly” dengan baik dan tepat waktu..
Proposal ini disusun sebagai salah satu bentuk penelitian mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung penggunaan dan pemasaran produk yang ramah lingkungan, serta untuk memenuhi tugas Project Based Learning SMA Negeri 4 Jakarta. Perkembangan teknologi dan internet telah memberikan kemudahan dalam melakukan kegiatan jual beli melalui marketplace. Namun, di sisi lain, meningkatnya aktivitas jual beli juga dapat menyebabkan bertambahnya penggunaan plastik, kemasan sekali pakai, serta produk yang kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan suatu media yang dapat membantu masyarakat menemukan produk-produk yang lebih ramah lingkungan. Penulis juga ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
Ibu/Bapak Guru, sebagai guru pembimbing yang telah memberikan arahan, ilmu, dan bimbingan dalam penyusunan proposal ini.
Kepala Sekolah dan segenap civitas akademika SMA Negeri 4 Jakarta yang telah memberikan dukungan dalam ruang lingkup belajar mengajar.
Teman-teman anggota Kelompok 3 yang telah bekerja keras, meluangkan waktu, dan bertukar pikiran demi menyelesaikan proposal ini sesuai dengan timeline yang ditentukan.
Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu, yang telah membantu kelancaran penyusunan proposal ini.
Melalui proposal ini, penulis membahas mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian dalam pembuatan marketplace eco-friendly. Diharapkan marketplace ini dapat menjadi sarana yang memudahkan masyarakat dalam menemukan produk ramah lingkungan sekaligus membantu pelaku usaha dalam memasarkan produk mereka.
Penulis menyadari bahwa proposal ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar proposal ini dapat menjadi lebih baik. Semoga proposal ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan bagi pembaca mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung kepedulian terhadap lingkungan.
Jakarta, 30 Agustus 2026
Tim Penyusun
Perkembangan teknologi dan internet membuat kegiatan jual beli semakin mudah dilakukan melalui marketplace. Namun, meningkatnya aktivitas jual beli juga dapat menyebabkan bertambahnya penggunaan plastik, kemasan sekali pakai, dan produk yang kurang ramah lingkungan. Hal tersebut dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan jika tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk memilih produk yang lebih berkelanjutan.
Oleh karena itu, diperlukan sebuah marketplace yang menyediakan dan mempromosikan produk-produk ramah lingkungan atau eco-friendly. Marketplace eco-friendly dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk membeli produk yang lebih aman bagi lingkungan sekaligus membantu pelaku usaha yang menghasilkan produk berkelanjutan untuk memasarkan produknya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah marketplace eco-friendly yang dapat mempermudah masyarakat dalam menemukan dan membeli produk ramah lingkungan serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini kami dapatkan dari hasil observasi terhadap kemudahan akses marketplace eco-friendly.
Masih banyak masyarakat yang menggunakan produk dan kemasan yang sulit terurai.
Kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk ramah lingkungan masih perlu ditingkatkan.
Produk eco-friendly belum selalu mudah ditemukan dalam satu tempat.
Membantu pelaku usaha khususnya murid SMA Nengeri 4 Jakarta produk ramah lingkungan membutuhkan media untuk memasarkan produknya.
Belum banyak marketplace yang secara khusus berfokus pada produk ramah lingkungan.
Penelitian ini dibatasi pada pembuatan marketplace yang berfokus pada penjualan dan promosi produk-produk ramah lingkungan. Produk yang ditawarkan dapat berupa barang yang dapat digunakan kembali, produk dengan bahan ramah lingkungan, dan produk yang menggunakan kemasan berkelanjutan.
Bagaimana marketplace eco-friendly dapat mempermudah masyarakat dalam menemukan produk ramah lingkungan?
Bagaimana marketplace eco-friendly dapat membantu pelaku usaha dalam memasarkan produk ramah lingkungan?
Bagaimana marketplace tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk ramah lingkungan?
Mempermudahwarga sekolah dan masyarakat dalam menemukan dan membeli produk eco-friendly.
Membantu pelaku usaha dalam memasarkan produk ramah lingkungan.
Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menggunakan produk yang ramah lingkungan.
.
a. Manfaat Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung penggunaan dan pemasaran produk ramah lingkungan.
b. Manfaat Praktis
Bagi masyarakat: mempermudah dalam mencari dan membeli produk ramah lingkungan.
Bagi pelaku usaha: menjadi media untuk memasarkan produk eco-friendly kepada konsumen.
Bagi peneliti: menambah pengalaman dalam merancang dan mengembangkan marketplace berbasis teknologi.
Bagi lingkungan: membantu meningkatkan penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan produk yang berpotensi menimbulkan limbah.
Marketplace adalah sebuah platform atau tempat yang mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan kegiatan jual beli secara online. Melalui marketplace, penjual dapat menawarkan produk, sedangkan pembeli dapat mencari, memilih, dan membeli produk dengan lebih mudah.
Marketplace memiliki beberapa manfaat, antara lain:
Mempermudah proses jual beli secara online.
Memperluas jangkauan pemasaran produk.
Memudahkan konsumen dalam mencari berbagai produk.
Membantu pelaku usaha mempromosikan produknya.
Menyediakan informasi produk yang dapat diakses dengan mudah.
Dalam penelitian ini, marketplace digunakan sebagai media untuk mempertemukan pelaku usaha produk ramah lingkungan dengan masyarakat yang ingin membeli produk eco-friendly.
Penelitian mengenai marketplace dan produk ramah lingkungan memiliki hubungan dengan penelitian yang dilakukan. Beberapa penelitian atau kajian yang relevan menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk membantu kegiatan jual beli sekaligus memperkenalkan produk yang lebih berkelanjutan.
Penelitian mengenai marketplace online menunjukkan bahwa penggunaan platform digital dapat memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mencari dan membeli produk. Marketplace juga dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran karena produk dapat diperkenalkan melalui internet.
Selain itu, penelitian mengenai produk ramah lingkungan menunjukkan bahwa penggunaan produk yang dapat digunakan kembali dan memiliki kemasan berkelanjutan dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi permasalahan lingkungan. Informasi mengenai manfaat produk juga dapat membantu meningkatkan kesadaran konsumen dalam memilih produk.
Berdasarkan penelitian dan kajian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peluang untuk mengembangkan marketplace yang secara khusus berfokus pada produk ramah lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan konsep Marketplace Eco-Friendly sebagai media untuk mempertemukan konsumen dengan pelaku usaha produk ramah lingkungan.
Permasalahan yang terjadi adalah masih tingginya penggunaan produk dan kemasan sekali pakai serta belum mudahnya masyarakat menemukan produk ramah lingkungan dalam satu tempat. Selain itu, pelaku usaha yang menjual produk eco-friendly juga membutuhkan media untuk memasarkan produknya.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibuat sebuah marketplace eco-friendly berbasis digital. Marketplace ini menyediakan berbagai produk ramah lingkungan, informasi mengenai produk, serta menjadi media promosi bagi pelaku usaha.
Dengan adanya marketplace eco-friendly, diharapkan masyarakat lebih mudah menemukan dan membeli produk ramah lingkungan. Selain itu, marketplace ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan pemasaran produk eco-friendly serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
2.4 Hipotesis
Berdasarkan latar belakang, kajian variabel, penelitian relevan, dan kerangka berpikir yang telah dijelaskan, hipotesis dalam penelitian ini adalah:
H₁: Pembuatan marketplace eco-friendly dapat mempermudah masyarakat dalam menemukan dan membeli produk ramah lingkungan.
H₂: Marketplace eco-friendly dapat membantu pelaku usaha dalam memasarkan dan mempromosikan produk ramah lingkungan.
H₃: Penggunaan marketplace eco-friendly dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih produk yang ramah lingkungan.
Penelitian mengenai Marketplace Eco-Friendly dilaksanakan di lingkungan SMA Negeri 4 Jakarta. Pemilihan tempat penelitian dilakukan karena lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat yang tepat untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap penggunaan produk ramah lingkungan.
Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026, mulai dari tahap penyusunan proposal, pengumpulan data, pembuatan konsep marketplace, hingga analisis hasil penelitian.
Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan agar proses penelitian dapat berjalan secara teratur. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Identifikasi masalah
Peneliti mengidentifikasi permasalahan mengenai penggunaan produk dan kemasan yang kurang ramah lingkungan serta sulitnya menemukan produk eco-friendly dalam satu tempat.
2. Studi pustaka
Peneliti mencari dan mempelajari informasi mengenai marketplace, produk ramah lingkungan, dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
3. Perancangan marketplace
Peneliti membuat rancangan marketplace yang menyediakan dan mempromosikan berbagai produk ramah lingkungan.
4. Pengumpulan data
Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden untuk mengetahui pengetahuan, minat, dan kebutuhan terhadap marketplace eco-friendly.
5. Pengolahan dan analisis data
Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis untuk mengetahui hasil penelitian.
6. Kesimpulan
Peneliti menarik kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan marketplace eco-friendly.
Alur penelitian:
Identifikasi Masalah
↓
Studi Pustaka
↓
Perancangan Marketplace Eco-Friendly
↓
Pengumpulan Data
↓
Pengolahan dan Analisis Data
↓
Hasil Penelitian
↓
Kesimpulan dan Saran.
3.3.1 Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 4 Jakarta yang menjadi sasaran penelitian mengenai penggunaan dan minat terhadap produk ramah lingkungan.
Populasi dipilih karena siswa merupakan bagian dari masyarakat yang dapat berperan dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan memilih dan menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan.
3.3.2 Sampel
Sampel merupakan sebagian dari populasi yang digunakan sebagai responden penelitian. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah beberapa siswa SMA Negeri 4 Jakarta yang bersedia mengisi kuesioner penelitian.
Jumlah sampel dapat disesuaikan dengan jumlah responden yang berhasil diperoleh selama penelitian.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengetahuan, minat, dan tanggapan siswa terhadap produk ramah lingkungan serta penggunaan marketplace eco-friendly.
Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Hasil jawaban responden kemudian dihitung dan disajikan dalam bentuk persentase agar dapat diketahui kecenderungan jawaban dari responden.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan karena penelitian mengumpulkan data berupa angka yang diperoleh dari hasil kuesioner.
Melalui pendekatan ini, peneliti dapat mengetahui tingkat pengetahuan, minat, dan tanggapan responden terhadap marketplace eco-friendly. Hasil data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam merancang marketplace yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
3.6 Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak dari anggota populasi yang memiliki kesempatan untuk menjadi responden.
Teknik ini digunakan agar responden yang dipilih dapat memberikan gambaran mengenai pandangan siswa terhadap produk ramah lingkungan dan marketplace eco-friendly.
3.7 Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut:
3.7.1 Kuesioner
Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada responden. Kuesioner diberikan kepada siswa SMA Negeri 4 Jakarta untuk mengetahui pengetahuan, minat, dan pendapat mereka mengenai produk ramah lingkungan serta marketplace eco-friendly.
Pertanyaan dalam kuesioner dapat meliputi:
Pengetahuan responden mengenai produk ramah lingkungan.
Kebiasaan menggunakan produk ramah lingkungan.
Minat membeli produk eco-friendly.
Kemudahan dalam menemukan produk ramah lingkungan.
Ketertarikan menggunakan marketplace khusus produk eco-friendly.
3.7.2 Observasi
Observasi dilakukan dengan mengamati kondisi lingkungan sekitar dan kebiasaan penggunaan produk atau kemasan sekali pakai. Observasi ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan produk ramah lingkungan.
3.7.3 Studi Pustaka
Studi pustaka dilakukan dengan mencari dan mempelajari berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan marketplace, produk eco-friendly, teknologi digital, serta kepedulian terhadap lingkungan. Studi pustaka digunakan sebagai dasar dalam menyusun penelitian.
3.8 Teknik Analisa Data
Data yang telah diperoleh melalui kuesioner akan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data dari setiap pertanyaan akan dihitung berdasarkan jumlah jawaban responden.
Persentase jawaban dapat dihitung menggunakan rumus:
P = (F / N) × 100%
Keterangan:
P = Persentase
F = Frekuensi atau jumlah responden yang memilih jawaban tertentu
N = Jumlah seluruh responden
Hasil perhitungan kemudian disajikan dalam bentuk tabel atau diagram agar lebih mudah dipahami. Selanjutnya, hasil tersebut digunakan untuk mengetahui kebutuhan dan ketertarikan responden terhadap marketplace eco-friendly.
Berdasarkan hasil analisis data, peneliti dapat mengetahui apakah marketplace eco-friendly dinilai dapat membantu masyarakat dalam menemukan produk ramah lingkungan serta membantu pelaku usaha dalam memasarkan produk tersebut.
3.9 Timeline
27 Agustus: Melakukan riset dan perencanaan, Mengerjakan mencari tahu masalah sampah, tentukan fitur apa saja yang dibutuhkan, Hasilnya daftar fitur website
28 Agustus: Melakukan persiapan awal, Siapkan alat alat yang dibutuhkan untuk membuat website, Hasilnya semua alat siap
31 Agustus: Melakukan presentasi dan halaman utama, Presentasi ke guru, buat tampilan awal website (bagian header), Hasilnya halaman utama jadi
1 September: Membuat halaman produk, Buat tampilan daftar produk ramah lingkungan, Hasilnya produk terlihat
2 September: Membuat detail produk dan navigasi, Buat halaman detail produk dan tombol pindah halaman, Hasilnya bisa lihat detail produk
3. September: Mulai login dan databese, Buat halaman masuk atau daftar, siapkan tempat penyimpanan data, Hasilnya bisa login
7-18 September: Membuat sistem penyimpanan data, Buat sistem untuk menyimpan data produk, user, dan transaksi, Hasilnya data tersimpan
20 September-2 Oktober: Membuat fitur keranjang dan pembayaran, Buat fitur keranjang belanja dan pembayaraan, Hasilnya bisa berbelanja
5-16 oktober: Uji coba dan perbaikan, Coba semua fitur, perbaiki yang rusak, Hasilnya website lancar
19 Oktober: SEMPRO, Presentasikan hasil karya ke guru (minimal 70% selesai), Hasilnya presentasi selesai
20 Oktober: Perbaikan saran dari guru, Hasilnya website lebih baik
21 Oktober: Mengaktifkan website, Upload website keinternet, Hasilnya website bisa diakses
22 Oktober: Melakukan dokumentasi, Melengkapi Gsite, buat video promosi, Hasilnya dokumentasi siap
23 Oktober: PAMERAN, Tampilkan website di booth dan presentasi final, Hasilnya penilaian selesai
3.10 Design Produk