KULINER
Kota Metropolis Bandungan yang berada di sisi selatan lereng Gunung Ungaran sepertinya tidak pernah tidur. Kesibukan dibisnis pertanian, peternakan, pariwisata serta kuliner terus beraktifitas sepanjang waktu.
Khusus untuk kuliner khas kota Bandungan banyak ragamnya. Paling khas adalah sate Kelinci. Permintaan akan sate kelinci yang tinggi dengan tidak diimbangi jumlah kelinci pedaging membuat harga sate Kelinci cukup mahal. Tidak jarang ada pedagang nakal yang mencampur daging kelinci dengan ayam yang bertekstur hampir sama. Tapi tidak semua pedagang sate kelinci di Bandungan seperti itu. Wisatawan harus lebih jeli dalam memilih warung sate yang tepat.
Selain itu ada cemilan khas yakni bubur pecel opak. Yakni bubur dilengkapi sayuran disiram sambel pecel. Bubur itu disajikan di atas opak yakni kerupuk terbuat dari Singkong.
Minuman khas di Bandungan ada Wedang Kelengkeng, Bir Pletok dan seduhan daun kopi dan daun asem. Kopi di bandungan juga sangat variative. beberapa macam kopi di bandungan, kopi lanang dan kopi liberika. kopi yang khas dibandungan adalah kopi liberika. kopi liberika juga cukup populer di beberapa negara lain
Kopi liberika lebih terkenal dengan nama kopi nongko. kopi ini disebut kopi nongko karena Aromanya yang menyengat seperti buah nangka. membuat kopi Liberika atau kopi nongko sulit memperoleh pangsa pasar lokal.