Landasan Kurikulum
1.1 Universitas Value
Perancangan kurikulum dengan standar Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) perlu dilakukan oleh seluruh program studi di seluruh universitas Indonesia. Hal ini mengingat pentingnya kurikulum terhadap proses pembelajaran yang akan diterapkan pada institusi tersebut. Rancangan kurikulum bersifat dinamis, mengikuti perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS). Kebutuhan masyarakat terhadap lulusan diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang terjadi. Hal ini juga menjadi pemicu perlunya diadakan perubahan kurikulum untuk menciptakan kompeten sesuai target dalam pemecahan permasalahan.
SN-Dikti telah mengalami tiga kali perubahan dalam kurun waktu 6 tahun (Permenristekdikti No 49 tahun 2014 menjadi Permenristekdikti No 44 tahun 2015 dan menjadi Permendikbud No 3 tahun 2020). Kebijakan ini selaras dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pada tahun 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program studi Peternakan dalam hal ini juga melakukan perubahan kurikulum yaitu pada Tahun 2017 pada awal pembentukan program studi dan revisi tahun 2021 mengacu pada KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Alur penyusunan kurikulum yaitu menetapkan profil lulusan yang diturunkan pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Capaian pembelajaran sesuai KKNI terdiri dari unsur sikap dan tata nilai, kemampuan kerja, penguasaan keilmuan, serta kewenangan dan tanggung jawab. Capaian pembelajaran pada SN-Dikti terdiri dari unsur sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, dan pengetahuan serta harus mencakup Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Unsur sikap dan keterampilan umum telah dirumuskan dalam lampiran SN-Dikti, sedangkan unsur keterampilan khusus dan pengetahuan dirumuskan oleh program studi dengan pertimbangan ciri khas prodi dan lulusan yang akan dihasilkan. Standar perancangan juga mengacu pada serta Panduan Penyusuan Kurikulum Pendidikan tinggi di Era Industri 4.0 untuk mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka, 8 Standar Nasional Pendidikan, 8 Standar Nasional Penelitian, 8 Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat.
1.2 Landasan Filosofi
UNEJ berdiri untuk mewujudkan peningkatan pendidikan masyarakat. Pengembangan institusi berdasar cita-cita yang tercantum dalam undang-undang dasar 1945 dan Pancasila yakni mencerdaskan bangsa, menjadi masyarakat yang merdeka, berdaulat, dan makmur dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa. Meningkatnya jumlah masyarakat yang berpendidikan tinggi diharapkan dapat memajukan kesejahteraan umum. urikulum dirancang dan diterapkan guna membentuk pribadi yang siap bersaing dikancah global dan dapat memberikan solusi pada permasalahan yang tengah terjadi. Pengembangan potensi peserta didik dilakukan secara menyeluruh sehingga aspek fisik, cipta, rasa, dan karsa individu dapat berjalan secara seimbang.UNEJ memiliki cita-cita “Karya Rinaras Ambuka Budi Gapura Mangesti Aruming Bawana” yang memiliki filosofi tekad, komitmen kerja keras, selaras, serasi dan seimbang dengan landasan iman dan taqwa untuk menghasilkan lulusan yang utuh, bermartabat dan dapat mengabdi pada masyarakat serta mengharumkan bangsa dan negara sehingga tercapai kemakmuran, kesejahteraan, dan perdamaian umat manusia.
1.3 Landasan Historis
PS Peternakan resmi dibuka berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 135/KPT/I/2018 tentang Izin Pembukaan Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan Program Sarjana dan Program Studi Peternakan Program Sarjana pada Universitas Jember di Kabupaten Jember dengan kode Program Studi 1510102. Pembukaan PS Peternakan tidak lepas dari upaya pengembangan potensi lokal yang ada di Jember dan sekitarnya. Proses belajar mengajar PS Peternakan dilaksanakan di Universitas Jember Kampus Bondowoso. Hal ini tidak lepas dari potensi Kabupaten Bondowoso yang selama ini sudah terkenal sebagai daerah yang menjadi sentra peternakan, khususnya ternak sapi di Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga sudah berkomitmen akan membangun fasilitas pengembangan peternakan terpadu di lokasi yang tidak jauh dari kampus UNEJ yang berada di daerah Poncogati, Bondowoso. Keberadaan PS Peternakan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan peternakan di Bondowoso, dan kawasan Tapal Kuda (Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi) secara umum. Selain bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso di bidang peternakan, Universitas Jember telah menjalin kerjasama dengan Taman Nasional Baluran dalam bidang konservasi banteng dan penelitian persilangan banteng dengan sapi guna mendapatkan bibit sapi unggul.