Diputuskan pelatihan petugas semulanya onlie menjadi klasikal (offline). Sampai saat ini menunggu revisi POK terbaru untuk menghitung kecukupan anggaran.
Masih menunggu revisi DIPA terkait dengan rate apakah terdapat perubahan.
rapid tes dan APD belum disiapkan anggaran
POK terakhir Pusat belum ada anggaran asuransi
Hasil rapat dengan pimpinan BPS, ditetapkan jadwal tidak terdapat perubahan. pertimbangan bahwa pada jadwal tersebut merupakan komposisi pekerjaan yang seimbang dibandingkan bulan lain untuk lapangan dan diharapkan hasilnya bisa selesai lebih cepat untuk kegiatan ST2023
Demi ketertiban dan pengaturan permasalahan lapangan maka petugas tidak lintas kecamatan. jika karena kasus tertentu maka dapat berkorenspondensi ke BPS RI up pemetaan. hal ini untuk membantu menjawab pertanyaan pemeriksaan (pusat dan daerah)
Kombinasi dapat dilakukan untuk jumlah beban blok sensus untuk kesesuaikan beban petugas atau setiap petugas ada yang lebih atau kurang dari 15. Perhitungan dengan perlakukan yang sama, jarak antar blok sensus, luas wilayah dan jumlah muatan.
Seiring dengan perkembangan akan dilakukan penyesuaian jika terdapat perkembangan pandemi Covid19. mitigasi akan tetap dilakukan dengan intruksi dari Pimpinan.
Rate sekarang adalah orang bulan, artinya jika ada penambahan orang maka akan menambah kebutuhan anggaran. berbeda dengan rate yang menggunakan blok sensus atau sls, lebih mudah untuk menambah petugas misalnya petugas pengolahan yang dapat ditambahkan dengan blok sensus yang masih sama sebelum ditambahkan petugas.
Pimpinan BPS sudah memutuskan untuk 25% dikerjakan oleh organik. Binagram menekankan agar tidak ada penambahan pagu yang sudah ada.
Petugas di sarankan untuk melakukan pendaftaran mandiri. penggunaan operator untuk melaukan pendafataran adalah untuk membantu jika terdapat kendala teknis saat melakukan pendafatan
Konfirmasi dengan Fungsi IPD
Spidol hitam, pulpen, pensil, dan penghapus
1. ATK Petugas lapangan (wajib: spidol hitam, pulpen, pensil, penghapus, rautan)
2. Print Layout WB dan WA menggunakan template layout LF SP2020; Layout WS ada template baru silahkan diunduh di GS. Layout tidak harus ada informasi titik bangunan. Jika sudah pernah dilakukan layouting, bisa menggunakan yang sudah ada.
3. Untuk pertanyaan surat resmi jumlah innas, inda, pemeriksa, pemeta dari SM Pusat. Tidak ada surat resminya, surat hanya menjelaskan terkait beban pemeta rata-rata sejumlah 15 BS dan pengawas membawahi 5 pemeta/ kurang lebih 75BS. File alokasi pemeta sudah pernah dikirimkan, semoga bisa membantu perkiraan.
4. Pertanyaan apakah inda boleh sebagai pengawas. Inda boleh saja menjadi pengawas disertakan dengan alasan dan mohon dibuatkan suratnya.
5. Maksimalkan anggaran yang tersedia terkait dengan pelatihan petugas, apabila akan merubah dari Fullday menjadi Fullboard.
6. Jumlah pengawas yang tidak sesuai dengan jumlah kecamatan, bisa menambah pengawas organik, mengurangi pengawas non organik dengan melihat ketersediaan SDM dan anggaran.
7. Hitungan alokasi pemeta dan pengawas dapat berubah (menyesuaikan) kebutuhan di lapangan, beban petugas, dan anggaran yang tersedia.
8. Namun apabila sudah melakukan penyesuaian kebutuhan jumlah petugas, beban petugas di lapangan dan anggaran yang tersedia masih tetap kurang pengawasnya, maka diperbolehkan lintas kecamatan.
9. Apabila ada pelanggaran SOP terkait penambahan petugas, petugas lintas kecamatan, perubahan fullday menjadi fullboard, dsb, dimohon untuk dapat bersurat ke BPS Provinsi (sebagai kelengkapan apabila pemeriksaan nantinya).
10. Untuk rate honor petugas pemeta, pengawas organik, dan pengawas non organik dapat menyesuaikan Surat Edaran terbaru (bisa dikonfirmasikan ke TU masing-masing).
11. Honor pengawas organik untuk kegiatan pemetaan dapat dibayarkan karena pemetaan termasuk ke kegiatan sensus (bisa dikonfirmasikan ke TU masing-masing).
12. Untuk pengadaan perkap petugas, tas bisa menggunakan sisa dari kegiatan SP (jika ada), dan bisa ditambahkan APD untuk petugas.