ILMU KONTAK:
Menurut definisi Persaudaraan Rasa Tunggal, Ilmu kontak adalah sebuah ilmu untuk memperoleh pertolongan dan perlindungan dari Allah secara spontan dan langsung, yang dapat dipergunakan untuk membela diri dengan membuang, membanting, menarik, mendorong, menjegal, memukul lawan yang menyerang dari jarak jauh tanpa menyentuh tubuh.
Didalam Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Rasa Tunggal, ilmu kontak merupakan sebuah ilmu andalan, yang cukup ampuh untuk membeladiri dari segala macam serangan lawan. Dengan ilmu kontak, atas pertolongan Allah, insya Allah betapapun banyak dan saktinya lawan, niscaya kita tetap selamat dan menang.
Hal tersebut dapat terjadi berdasar keyakinan atas kebenaran firman Allah dalam Al-Qur’an, antara lain:
- Hasbunallah wa ni’mal wakil
(Cukuplah Allah sebagai pertolongan dan Perlindungan)
- Wa’lamuu annallaaha ma’al muttaqiin
(Dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertaqwa)
- Wallahu ma’ash shaabirin.
(dan Allah beserta orang-orang yang sabar)
- Kam min fi atin qaliilatin ghalabat fiatan katsiiratan bi idzinillaah
(Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan ijin Allah)
- In yanshur kumullahu fa laa ghaliba lakum.
(Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang dapat mengalahkamu) SQ – 3 – 173
SQ – 2 – 194
.SQ – 2 – 249
SQ – 2 – 249
SQ – 3 – 160
Dengan mempelajari ilmu kontak Pers. Rasa Tunggal dan berpangkal keyakinan atas kebenaran ayat-ayat tersebut diatas insya Allah dalam setiap perkelahian membela diri, walaupun melawan musuh yang jumlahnya berlipat ganda tetap akan menang dan selamat. Hal tersebut dapat terjadi mengingat:
- Kita meyakini sepenuhnya bahwa hanya Allahlah sebagai Penolong dan Pelindung.
- Allah beserta orang-ornag yang bertaqwa dan orang yang sabar.
- Banyak terjadi golongan sedikit (1) dapat mengalahkan golongan yang banyak (10) dengan ijin Allah.
- Bila Allah member pertolongan pastilah tidak ada orang yang dapat mengalahkan.
ILMU KONTAK DAN TENAGA DALAM
Apakah yang disebut Ilmu Kontak dan apakah Ilmu Tenaga Dalam itu?. Untuk menjawab pertanyaan semacam itu, haruslah terlebih dahulu menjabarkan dan menguraikan dasar-dasar kekuatan daya ilmunya. Dari manakah asal daya Ilmu Kontak dan dari manakah asal daya Ilmu Tenaga Dalam. Saat ini banyak orang yang menganggap kedua ilmu itu sama, padahal keduanya jauh berbeda. Perbedaan tersebut dapat diterangkan sebagai berikut :
ILMU TENAGA DALAM :
Ilmu tenaga dalam adalah suatu tenaga ilmu yang diperoleh dengan:
1. Latihan-latihan fisik yang disertai dengn ilmu pernafasan dan konsentrasi.
2. Dua jam sebelum latihan harus makan terlebih dahulu, dengan olah pernafasan, mengambil daya alam (daya prana) yang ada dalam udara. kemudian dengan konsentrasi, daya alam/daya prana tersebut dihimpun pada salah satu anggota tubuh, misalnya pada telapak tangan.
3. Bagi orang yang berlatih ilmu tenaga dalam ini, dan non islam, boleh makan makanan secara bebas, artinya makanan yang bagi orang islam diharamkan, boleh dimakan oleh yang non islam dan tidak mempengaruhi daya ilmu yang sedang dipelajarinya, tidak terpengaruh dosa.
4. Kekuatan ilmunya sebanding dengan keaktifan latihannya; makin sering berlatih, makin banyak daya prana yang terkumpul. Atau dengan kata lain, kekuatan ilmunya terbatas.
5. Kekuatan ilmunya dapat dipergunakan secara aktif, maksudnya imunya dapat dipergunakan sewaktu-waktu untuk demonstrasi atau atraksi.
6. Latihan-latihan yang dilakukan adalah latihan fisik dan pernafasan, dan daya ilmu pukulan yang keluar selagi atraksi adalah daya murni semata-mata hasil latihan dan sama sekali tidak ada daya pertolongan dari Allah. Kekuatan/tenaga hasil latihan dinamai Tenaga Murni.
7. Hasil dari latihan ini disebut daya Ilmu Tenaga Dalam.
Dari latihan ini, tenaga prana yang terkumpul, dapat dimanfaatkan untuk beberapa macam ilmu, antara lain untuk:
1. Bila kekuatannya dihimpun pada mata, maka dapat dipergunakan untuk menghipnotis orang atau dapat untuk mempengaruhi orang lain.
2. Bila kekuatannya dihimpun pada Cipta, dapat untuk memanggil orang dari jarak jauh. Ilmu ini disebut Ilmu Telepati.
3. Bila kekuatannya dihimpun pada rasa, dapat merasakan getaran-getaran gaib yang tak terlihat mata, misalnya dapat mengetahui datangnya serangan Tenung. Ilmu ini disebut dengan Ilmu Pangrasa.
4. Bila kekuatannya dihimpun pada telinga, dapat untuk mendengarkan suara yang halus, bahkan dapat mendengarkan suara makhluk halus.
5. Bila kekuatannya dihimpun pada seluruh tubuh, dapat membuat tubuh menjadi sehat, tidak mudah terjangkit penyakit.
6. Bila kekuatannya dihimpun pada telapak tangan, maka dengan telapak tangan tersebut dapat dapat untuk membela diri memukul lawan, mematahkan balok-balok es, tangkai pompa atau batangan kikir.
Ada sebuah metode latihan seperti pada latihan tenaga dalam, tetapi dalam latihan ini ada unsur keagamaan; latihan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Latihan-latihan fisik disertai oleh pernafasan dan konsentrasi.
2. Pada siang hari puasa, melakukan sholat dan dzikir. Pada malam harinya tidak tidur, sholat tahajut dan melakukan dzikir dan banyak mengingat Allah.
3. Latihan fisiknya (jurus-jurusnya) ditambah dengan Asmaul Husna.
4. Tidak memakan dan minum barang yang haram, menjaga kesucian.
Bila latihan berhasil, selain mendapat Tenaga dari Prana, juga mendapat tambahan Tenaga gaib dari Allah sebagai hadiah atas puasanya, dzikir dan sholatnya. Hasil latihan ini disebut dengan nama ILMU TENAGA BATIN.
Mengapa hasil latihan ini disebut dengan nama Ilmu Tenga Batin? Karena dalam pengungkapannya, mengolah juga unsure batinnya dengan sholat, puasa dan dzikir. Jadi perbedaan antara Ilmu Tenaga Batin dan Ilmu Tenaga Dalam adalah:
1. Pada latihan Ilmu Tenaga Batin, unsur batiniah ikut dia latih dengan puasa, sholat, dan dzikir.
2. Pada latihan Ilmu Tenaga Batin, harus menjaga kesucian jiwa dan menjauhi makanan dan minuman haram.
3. Pada latihan Ilmu Tenaga Batin, selain dapat menghimpun tenaga prana, mendapat tenaga tambahan juga tenaga gaib yang masuk dalam dirinya, sehingga menambah kuat ilmu yang dipelajarinya. Sedang pada latihan Ilmu Tenaga Dalam, hanya memperoleh tenaga prana, tidak ada tambahan daya dari Allah.
Perguruan Ilmu Beladiri Pencak Silat Persaudaraan Rasa Tunggal, memberikan latihan 2 macam Ilmu Beladiri, ialah : A. ILMU BELADIRI FISIK, PENCAK SILAT.
B. ILMU BELADIRI DALAM, ILMU KONTAK.
LAMA LATIHAN :
A. PENCAK SILAT :
Dalam latihan Ilmu Beladiri Fisik Pencak Silat, terbagi atas 4 macam tingkat, ialah :
1. Tingkat / Sabuk MERAH
2. Tingkat / Sabuk KUNING 3. Tingkat / Sabuk HITAM
4. Tingkat / Sabuk PUTIH
Tiap-tiap Tingkat, dapat ditempuh dan diselesaikan selama 3 - 4 bulan, dengan masuk Latihan 2 kali dalam seminggu.
B. ILMU KONTAK :
Dalam latihan Ilmu Beladiri dalam Ilmu Kontak, pelajaran Dasar yang diberikan ialah :
1. LATIHAN PERNAPASAN DAN HENTAKAN PERUT.
2. LATIHAN EMOSI KEMARAHAN
( Untuk membuktikan adanya daya lontar Ilmu Kontak )
3. LATIHAN JURUS-JURUS ILMU KONTAK
4. PENDIDIKAN MENTAL DAN BUDI PEKERTI
( Pendalaman / uraian Panca Janji Siswa)
Latihan-latihan Dasar Ilmu Kontak dapat ditempuh dan dapat diselesaikan dalam waktu selama 2 bulan latihan, dengan masuk latihan 2 kali dalam seminggu.
PENGESAHAN (PENGISIAN) ILMU KONTAK :
Setelah Siswa menempuh latihan-latihan selama 2 bulan dan telah menguasai pelajaran Dasar Ilmu Kontak dengan baik, Siswa diijinkan untuk mengikuti “PENGESAHAN / PENGISIAN ILMU KONTAK TINGKAT DASAR”
PENGESAHAH / PENGISIAN Ilmu Kontak Tingkat Dasar diadakan tiap 2 bulan sekali (serentak bersama) atau bagi Siswa yang merasa telah menempuh latihan selama 2 bulan dan telah menguasai pelajaran Dasar Ilmu Kontak, boleh sewaktu-waktu mengajukan diri mengikuti Pengesahan / Pengisian Ilmu Kontak Tingkat Dasar.
SYARAT DAN BIAYA PENGESAHAN :
Setiap Siswa yang mengikuti Pengesahan / Pengisian Ilmu Kontak Tingkat Dasar, diwajibkan memenuhi persyarata sbb :
- Membayar Uang Mahar sebesar Rp. _____
- Menyerahkan 3 butir telor Ayam Kampung dan Kain Mori sepanjang 3 meter.
Setelah Siswa di “sah” kan Ilmu Kontak Tingkat Dasar, barulah Siswa diijinkan mengikuti latihan Pencak Silat, dengan membayar Uang Pendaftaran ulang khusus Pencak Silat sebesar
Rp. ____
JADI JELASNYA :
1. Setiap Siswa baru harus mengikuti Latihan Dasar Ilmu Kontak selama 2 bulan.
2. Sebelum Siswa di “sah” kan Ilmu Kontak Tingkat Dasar, Siswa dilarang mengikuti Latihan-latihan Pencak Silat. ( Atau khusus, bila dipandang perlu boleh merangkap Latihan Pencak Silat, atau bila ada ijin khusus dari Pimpinan.
3. Setelah Siswa di “sah”kan Ilmu Kontak Tingkat Dasar, bila Siswa ingin mengikuti Latihan Pencak Silat, harus mengisi Pendaftran ulang khusus Pendaftaran Pencak Silat dengan membayar Uang Pendaftaran sebesar Rp. _____