21 November 2024
Pada hari Kamis, 21 November 2024, SMP Negeri 38 Semarang mengadakan kegiatan Literasi untuk kelas 7 dengan berkolaborasi bersama Dinas Arpus Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa kelas 7 melalui berbagai aktivitas menarik yang melibatkan siswa-siswi kelas 7.
Kegiatan dimulai pukul 09.00-11.30 WIB di halaman SMP Negeri 38 Semarang, di mana siswa dibimbing oleh kambing(kakak pembimbing) dari Amor Aksara, pengelola perpustakaan, dan bapak ibu yang bertugas dari Dinas Arpus untuk membaca berbagai jenis buku, mulai dari cerita fiksi sampai nonfiksi yang sesuai dengan keinginan dan minat siswa-siswi. Para siswa-siswi diajak untuk merangkum isi bacaan, menganalisis informasi yang terkandung di dalamnya, serta mengembangkan keterampilan menulis dan berpikir kritis.
Selain membaca, dalam sesi ini juga dilaksanakan permainan literasi berupa tantangan kepada siswa-siswi untuk menceritakan kembali isi bacaan yang telah diringkas tanpa membaca teks, sehingga dapat memperkaya kosakata serta memperkuat pemahaman terhadap materi bacaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca yang menyenangkan, serta membentuk karakter siswa yang lebih cerdas dan kreatif dalam berkomunikasi.
01 Oktober 2024
Pada hari Selasa, 01 Oktober 2024, bertempat di Halaman SMP Negeri 38 Semarang, telah berlangsung kegiatan upacara bendera memperingati hari Kesaktian Pancasila yang sekaligus mengumumkan pemustaka terrajin dan duta literasi SMP Negeri 38 Semarang serta Penyerahan Piagam Penghargaan dan Reward serta Pin & Penyematan Selempang Duta Literasi. Acara ini merupakan bentuk penghargaan kepada siswa-siswi yang telah menunjukkan kegemaran membaca serta berkontribusi dalam memajukan budaya literasi di SMP Negeri 38 Semarang.
Pada puncak acara, dilakukan penyerahan piagam penghargaan dan reward kepada para Duta Literasi terpilih sebagai bentuk penghargaan atas kegemaran membaca dan kontribusi mereka. Selain itu, penyematan selempang Duta Literasi juga menjadi momen simbolis yang menandai tanggung jawab mereka untuk terus menjadi teladan dan penggerak semangat literasi di lingkungan SMP Negeri 38 Semarang.Piagam Penghargaan dan Reward serta Pin & Penyematan Selempang Duta Literasi diserahkan langsung oleh Bapak Drs. Slamet, M.Pd. Selaku Kepala SMP Negeri 38 Semarang
Duta Literasi yang terpilih ini merupakan siswa-siswi SMP Negeri 38 Semarang yaitu Ilana Aulia Mawadah dari kelas 8D & Arbian Cahya Saputra dari kelas 8D yang telah menunjukkan kegemaran membaca, sehingga diharapkan mereka dapat mempromosikan kegemaran membaca di SMP Negeri 38 Semarang sehingga minat baca siswa-siswi di SMP Negeri 38 Semarang dapat meningkat, para Duta Literasi dapat terus melanjutkan perjuangan mereka dalam memajukan literasi.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama serta harapan agar semangat literasi terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, terutama di SMP Negeri 38 Semarang.
[Red]
Muhammad Faishol Nurul Huda
12 September 2024
Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, membaca tetap menjadi salah satu keterampilan paling penting yang perlu dikembangkan sejak dini. Gerakan Semarang Membaca merupakan inisiatif yang bertujuan untuk menggalakkan minat baca di kalangan siswa, dengan melibatkan guru dan teman sekelas dalam aktivitas membaca bersama. Karena itulah, SMP Negeri 38 Semarang mengadakan kegiatan membaca bersama yang bertemakan: "Gerakan Semarang Membaca: Membaca Bersama Guru dan Teman Sekelas". dalam kegiatan ini, semua siswa dikumpulkan di tempat terbuka untuk melakukan kegiatan membaca bersama selama 40 menit (jam 8.00 - 8.40 WIB). Siswa dibebaskan membaca buku apa pun. boleh majalah, komik, novel, atau buku apa pun.
Apa Itu Gerakan Semarang Membaca?
Gerakan Semarang Membaca adalah program yang dicanangkan oleh pemerintah kota Semarang untuk meningkatkan budaya membaca di sekolah-sekolah. Program ini melibatkan siswa, guru, dan pihak sekolah dalam kegiatan membaca bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan minat baca siswa meningkat dan kemampuan literasi mereka berkembang pesat. Program ini muncul akibat kekhawatiran pemerintah Kota Semarang akan turunnya minat baca di kalangan masyarakat kita, karena di jaman sekarang buku sudah mulai teralihkan atau tergantikan oleh smartphone. oleh karena itu, Gerakan Semarang Membaca diharapkan mampu menumbuhkan kembali minat baca masyarakat khususnya dari tingkat pendidikan yang ada di sekolah dasar maupun sekolah menengah (SMP).
Mengapa Membaca Bersama Itu Penting?
Membaca bersama memiliki banyak manfaat yang signifikan. Pertama, kegiatan ini mendorong interaksi sosial antara siswa dan guru. Ketika siswa membaca bersama, mereka tidak hanya belajar dari buku tetapi juga saling bertukar ide dan pendapat dengan teman sekelas. Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik.
Kedua, membaca bersama meningkatkan pemahaman bacaan. Diskusi yang muncul selama sesi membaca memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan memahami konteks yang mungkin tidak mereka peroleh jika membaca sendiri. Ini membuat proses belajar menjadi lebih mendalam dan menyenangkan.
Gerakan Semarang Membaca selaras dengan kurikulum sekolah yang menekankan pentingnya literasi. Dengan mengintegrasikan kegiatan membaca bersama ke dalam kurikulum, siswa dapat memperoleh keterampilan yang mereka butuhkan untuk berhasil di sekolah dan di masa depan. Integrasi ini memastikan bahwa siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lengkap dan bervariasi. Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis yang sangat berharga.
Masa Depan Membaca di Semarang
Gerakan Semarang Membaca adalah langkah besar menuju peningkatan literasi di kota Semarang. Dengan melibatkan siswa, guru, dan pihak sekolah dalam kegiatan membaca bersama, program ini tidak hanya mempromosikan kebiasaan membaca tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung.
Acara yang diadakan pada hari ini, Kamis, 12 September 2024, pukul 08.00 - 08.40 WIB, merupakan contoh nyata dari komitmen ini. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan gerakan ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi komunitas pendidikan di Semarang.
[Red].