Ibu Sutinah dan Ibu Sumiah
Bekasi Cikarang — Sabtu, 3 Januari 2026, dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kepesertaan masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Program Bukan Penerima Upah (BPU) yang disampaikan oleh Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan, Ibu Sutinah dan Ibu Sumiah.
Kegiatan ini bertempat di Gedung Serba Guna Rumah Pintar, Perumahan Kota Serang Baru (KSB), Blok E TW 017. Peserta kegiatan merupakan ibu-ibu arisan PKK yang berada di bawah koordinasi Ibu Wili, dengan cakupan wilayah 7 RT dalam 1 RW.
Pada sesi pembukaan, sosialisasi disampaikan secara singkat selama kurang lebih 45 menit oleh Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan oleh Ibu Sutinah dengan diskusi dan penguatan materi kepada para peserta. Materi sosialisasi menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri dan sektor informal melalui program BPU, termasuk manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami manfaat serta mekanisme kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya dalam menjalankan aktivitas kerja sehari-hari.
Kantor Wadah Lavandafood MDH Bekasi Cikarang berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan edukasi dan sosialisasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan literasi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penulis/Editor: Lanin Alawin
Lokasi: Perumahan Kota Serang Baru (KSB)
Ibu Siti Masitoh
Sosialisasi ini berada di bawah koordinasi Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan, Ibu Siti Masitoh, serta didampingi oleh Pembina Perisai, Ibu Nur Rahmah Ningsih, M. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jamaah, khususnya ibu-ibu dan keluarga pekerja mandiri, mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam pemaparannya, Agen Perisai menjelaskan manfaat utama Program BPU, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang memberikan perlindungan bagi pekerja sektor informal dan mandiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sosialisasi juga menekankan kemudahan pendaftaran serta besaran iuran yang terjangkau.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim MT Nurul Huda semakin memahami pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Program BPU sebagai bentuk ikhtiar perlindungan diri dan keluarga. Kegiatan sosialisasi di ruang-ruang komunitas keagamaan dinilai efektif dalam memperluas literasi jaminan sosial ketenagakerjaan di masyarakat.
Penulis/Editor: Lanin Alawin
Lokasi: Majelis Taklim MT Nurul Huda - Karangsambung
Bekasi, November 2025 – Kantor Wadah Cabang Bekasi Cikarang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kinerja agen dan wadah untuk periode 1 Januari 2025 hingga 18 November 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan, kepatuhan SOP, serta capaian akuisisi peserta BPU di seluruh mitra wadah.
Berdasarkan data sistem sampai tanggal 18 November 2025, total akuisisi peserta BPU dari seluruh kelompok di bawah Wadah Cabang Bekasi Cikarang mencapai hasil yang signifikan.
Berikut rekap tujuh kelompok dengan capaian akuisisi:
No. Nama Kantor Wadah Perisai Total TK
1 Kelompok Perisai Melati 3.941
2 CV Putra Setia 3.240
3 Rajawali Online Cikarang 2.165
4 Lavandafood Mitra Daging Halal 1.465
5 Perisai Sekata Pro 1.225
6 Yayasan Asih Asuh Asah Cerdas 684
7 Kawan Prima Lancar 60
Pada monev tahun ini, Lavandafood Mitra Daging Halal menempati posisi ke-4, menunjukkan perkembangan positif dan pertumbuhan akuisisi yang stabil selama tahun berjalan.
Evaluasi dilakukan dengan fokus pada beberapa aspek utama:
Pemeriksaan kelengkapan dokumen peserta.
Verifikasi dan input laporan harian agen.
Rekap akuisisi, sosialisasi, dan kendala lapangan.
Penyampaian update kebijakan dan target baru.
Penguatan pemahaman materi sosialisasi serta SOP pelayanan.
Coaching dan pendampingan lapangan bagi agen yang membutuhkan.
Pemantauan kunjungan, canvassing, dan aktivitas sosialisasi.
Evaluasi penggunaan materi & metode sosialisasi.
Pengawasan aplikasi pendaftaran dan laporan agen.
Penanganan komplain dan pertanyaan peserta.
Koordinasi verifikasi data dan penyelesaian kendala agen.
Penyusunan materi promosi.
Penataan jadwal sosialisasi ke komunitas, desa, dan UMKM.
Strategi segmentasi target harian dan mingguan.
Dalam Monev kali ini, seluruh agen kembali menandatangani Pakta Integritas, terdiri dari:
Integritas & etika kerja
Kepatuhan terhadap SOP
Larangan anti-fraud
Komitmen kinerja
Tanggung jawab moral & reputasi
Hal ini menjadi langkah penting menjaga kualitas layanan dan kepercayaan peserta.
Kantor Wadah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, integritas, dan perluasan jaringan demi memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat pekerja informal.