Dalam upaya mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, Bapak Taufiq Yusuf selaku RT Mandiri melaksanakan kunjungan ke RW. 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, yang diproyeksikan sebagai pilot project pengelolaan sampah rumah tangga yang terintegrasi dengan budidaya ternak ayam petelur.
Program ini diharapkan menjadi inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, di mana sampah organik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan peternakan dan menciptakan nilai tambah bagi lingkungan maupun perekonomian warga.
Dalam kunjungan tersebut, Lurah Pekiringan Meidi Achmad Sahlan, SE turut mendampingi secara langsung bersama perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon untuk meninjau kesiapan lokasi sekaligus berdiskusi mengenai konsep, tahapan pelaksanaan, serta pengembangan program agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan RW. 04 Langensari Baru dapat menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan sampah terpadu yang tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
✨ Dari sampah menjadi manfaat, dari kolaborasi lahir inovasi. Bersama kita wujudkan Kelurahan Pekiringan yang bersih, mandiri, dan berkelanjutan. ✨
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Edukasi Integrated Farming Perikanan, Ternak Ayam, dan Pemanfaatan Limbah Organik, masyarakat mulai melaksanakan persiapan hari ke-1 berupa pembangunan kandang ayam petelur dan persiapan budidaya maggot yang berlokasi di RT. 04 RW. 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan.
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan program ketahanan pangan berbasis masyarakat yang mengintegrasikan sektor peternakan, pengelolaan limbah organik, serta pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi volume sampah organik melalui pemanfaatan yang lebih produktif dan bernilai ekonomis.
Dalam pelaksanaannya, Lurah Pekiringan Meidi Achmad Sahlan, SE memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Turut hadir dan ikut serta dalam persiapan hari pertama, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Afif Syuhada, SE, Satgas Kebersihan Kelurahan Pekiringan, Ketua LPM Yadi Avianto, serta Ketua RW. 04 Langensari Baru Agil Akadita Pratama bersama warga setempat yang bergotong royong mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung kegiatan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengurus wilayah, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat berkembang menjadi salah satu inovasi lingkungan yang bermanfaat, sekaligus menjadi contoh pengelolaan limbah dan ketahanan pangan berbasis masyarakat di Kelurahan Pekiringan.
✨ Bersama mengelola lingkungan, membangun ketahanan pangan, dan menciptakan masyarakat yang mandiri serta berkelanjutan. ✨
Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan Edukasi Integrated Farming yang mencakup budidaya perikanan, ternak ayam, serta pemanfaatan limbah rumah tangga dan sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna.
Kegiatan edukasi ini disampaikan langsung oleh Bapak Oki, selaku Owner Ayam Pekarangan @ayam_pekarangan dan penggiat pengelolaan limbah, yang membagikan pengalaman serta pengetahuan mengenai konsep pertanian terpadu (integrated farming) yang menghubungkan sektor perikanan, peternakan, dan pengolahan limbah secara berkelanjutan.
Bertempat di RW. 04 Langensari Baru Kelurahan Pekiringan, kegiatan ini mendapat antusiasme dari masyarakat dan para pengurus ternak setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pekiringan Meidi Achmad Sahlan, SE, Sekretaris Kelurahan Izzuddin, S.Pd, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Afif Syuhada, SE, Ketua LPM Kelurahan Pekiringan Yadi Avianto, Ketua RW. 04 Langensari Baru Agil Akadita Pratama, serta para pengurus ternak RW. 04.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh wawasan baru tentang pemanfaatan lahan dan limbah secara optimal, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan. Selain memberikan manfaat ekonomi, konsep integrated farming juga menjadi salah satu solusi dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung ketahanan pangan masyarakat.
✨ Mengelola limbah menjadi manfaat, membangun kemandirian pangan, dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan. ✨
Kelurahan Pekiringan melaksanakan kegiatan implementasi Perwal Kota Cirebon Nomor 6 Tahun 2019 di RW. 04 Langensari Baru sebagai pilot project pengelolaan sampah tingkat RW.
Kegiatan ini menghadirkan Lurah Pekiringan Meidi Achmad Sahlan, SE, Sekretaris Kelurahan Izzuddin, S.Pd, dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Afif Syuhada, SE sebagai narasumber yang mengajak masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah dari rumah, menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta membangun budaya peduli lingkungan.
Turut hadir Ketua LPM Kelurahan Pekiringan Yadi Avianto, Ketua RW. 04 Agil Akadita Pratama, serta warga RW. 04 yang antusias mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab.
✨ Sampah yang dikelola dengan baik akan menjadi manfaat. Mari bersama wujudkan Kelurahan Pekiringan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. ♻️