Dalam pendidikan matematika terdapat 9 strategi pemecahan masalah. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai 9 strategi masalah dan contoh soalnya.
Making a Drawing digunakan dengan cara menggambar situasi dari soal cerita atau permasalahan matematika agar lebih mudah dipahami. Gambar situasi dari soal dapat membantu siswa memahami masalah dengan lebih jelas.
Guessing and Checking dilakuhkan dengan menebak kemungkinan jawaban terlebih dahulu, lalu siswa mengecek apakah tebakan tersebut benar. Jika salah, siswa mencoba tebakan lain hingga menemukan jawaban yang tepat.
Making a Table melibatkan penyusunan data atau informasi dalam bentuk tabel agar lebih teratur dan memudahkan dalam menemukan pola atau jawaban apakah benar atau salah.
Using a Model dapat menggunakan benda nyata atau alat bantu seperti balok, kancing, atau gambar untuk memvisualisasikan dan memahami masalah dengan lebih konkret.
Working Backwards digunakan dengan memulai dari hasil akhir lalu berpikir mundur menuju awal untuk menemukan penyebab atau jawaban dari suatu masalah.
Solving a Simpler or Equivalent Problem dilakukan dengan menyederhanakan masalah yang rumit menjadi versi yang lebih sederhana atau mencari masalah yang serupa tapi lebih mudah diselesaikan.
Logical Reasoning melibatkan penggunakan logika, pengetahuan umum, dan hubungan sebab-akibat untuk menarik kesimpulan atau menemukan jawaban secara rasional dan masuk akal.
Acting It Out dilakuhkan dengan cara siswa memerankan atau mensimulasikan masalah seperti bermain peran, bergerak, atau menggunakan benda nyata untuk merasakan dan memahami masalah yang dihadapi.
Adopting a Different Point of View dilakukan dengan melihat masalah dari perspektif atau sudut pandang yang berbeda misalnya dari orang lain atau pihak lain dalam cerita, sehingga bisa memahami cara penyelesaian yang lebih efektif.