Tujuan Diet DM
Diet yang baik sangat penting bagi penderita diabetes untuk membantu mengendalikan kadar gula darah dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Tujuan utama diet DM adalah :
Menjaga kadar glukosa darah agar tetap normal
Menurunkan dan menjaga kadar kolesterol
Meningkatkan kesehatan secara keseluruhan
Menjaga berat badan ideal
Memungkinkan penderita tetap aktif dalam keseharian
Prinsip 3J dalam Diet DM
Jenis, Jumlah, dan Jadwal makanan merupakan prinsip utama dalam diet untuk penderita diabetes.
JADWAL MAKAN
Pola makan sebaiknya teratur setiap 3 kali makan utama dan 3 kali makan selingan dengan selang waktu 3 jam untuk menghindari lonjakan gula darah. Contohnya :
Jenis Makanan dan Waktu
Makan pagi : 07.00
Makan kecil : 10.00
Makan siang : 13.00
Makan kecil : 16.00
Makan malam : 19.00
Makan kecil : 21.00
JENIS MAKANAN
Bahan makanan yang dianjurkan
Makanan pokok (Karbohidrat kompleks) : Nasi, nasi merah, singkong, kentang, ubi dan sagu
Lauk hewani (Protein rendah lemak) : Ikan air laut (Ikan kakap, ikan kembung, ikan cakalang, ikan lemuru), ikan air tawar (Ikan lele, ikan mas, ikan mujair, ikan nila), ayam tanpa kulit, udang segar
Lauk Nabati : Tahu, tempe, oncom, dan kacang-kacangan
Lemak sehat: Minyak zaitun, minyak wijen, sedikit margarin
Sayur golongan A (Kalori rendah) : Ketimun, selada, jamur kuping, labu air, lobak, tomat sayur, selada air, daun bawang, gambas (oyong)
Sayur golongan B (Kalori sedang) : Bayam, kapri muda, brokoli, kembang kol, kemangi, kangkung, kol, daun kecipir buncis, daun kacang panjang, terong, labu waluh, labu siam, daun talas, pepaya muda, pare, kacang panjang, genjer, sawi, rebung, taoge, wortel
Sayur golongan C (Tinggi kalori) : Bayam merah, daun katuk, daun melinjo, mangkokan, kacang kapri, daun talas, nangka muda, melinjo, kluwih, daun pepaya, taoge kedelai, daun singkong. Disarankan untuk dikonsumsi dalam porsi kecil dan tidak berlebihan.
Buah golongan A : Mangga, rambutan, nangka muda, sawo, sirsak, nanas, anggur, duku, durian, jeruk manis
Buah golongan B : Jambu air, jambu bol, kedondong, pepaya, salak, semangka, alpukat, belimbing, bengkoang, pisang
Bahan makanan yang tidak dianjurkan (Dibatasi/dihindari) :
Gula sederhana:
a. Gula pasir, gula jawa
b. Sirup, jeli, buah-buahan yang diawetkan dengan gula, susu kental manis, minuman kemasan, es krim
c. Kue-kue manis, dodol, cake
Makanan tinggi lemak : Gorengan-gorengan, makanan cepat saji (fast food), cake
Tinggi garam : Ikan asin, telur asin, makanan yang diawetkan, makanan instan, makanan kalengan
Lemak :
a. Lemak jenuh (contoh : santan berlebih, daging berlemak)
b. Lemak trans (contoh : makanan olahan, margarin padat)
Jumlah Makanan (kalori harian)
Asupan makanan bagi penderita DM wajib :
Seimbang
Disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan zat gizi masing masing individu
Mendukung pengendalian kadar gula darah, berat badan, dan profil lipid (lemak darah)
Karbohidrat
Porsi yang dianjurkan : 45-64% dari total asupan energi harian
2. Lemak
Porsi yang dianjurkan : 20-25% dari total asupan energi 20-25% kebutuhan, dan tidak diperkenankan melebihi 30% total asupan energi
https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-pedoman-makan-kekinian-orang-indonesia
Aktivitas Fisik atau Pekerjaan
Kebutuhan kalori dapat ditambah sesuai dengan intensitas aktivitas fisik
Penambahan sejumlah 10% dari kebutuhan basal diberikan pada keadaan istirahat
Penambahan sejumlah 20% pada pasien dengan aktivitas ringan : pegawai kantor, guru, ibu rumah tangga
Penambahan sejumlah 30% pada aktivitas sedang : pegawai industri ringan, mahasiswa, militer yang sedang tidak perang
Penambahan sejumlah 40% pada aktivitas berat : petani, buruh, atlet, militer dalam keadaan latihan
Penambahan sejumlah 50% pada aktivitas sangat berat : tukang becak, tukang gali
Disclaimer: “Informasi di situs ini bersifat edukatif, bukan pengganti konsultasi medis.”