Make Up & Beauty Vocabulary
Make Up & Beauty Vocabulary
MAKE UP & BEAUTY VOCABULARY
Acne Prone : Masalah kulit dimana kulit mudah timbul jerawat
Antioxidant : Kandungan pada kosmeik yang bermanfaat menjaga kulit dari radikal bebas seperti polusi kendaraan dan asap rokok serta memulihkan selsel yang rusak
Apple’s cheek : Bagian menonjol pada pipi ketika kita tersenyum
Ashy : Kondisi di mana wajah tampak keabuan-abuan karena warna foundation ataupun complexion lainnya tidak menyatu dengan warna kulit asli kita
Baking Teknik dengan mengaplikasikan bedak tabur (yang transparent atau translucent) dalam jumlah banyak dan setelah beberapa saat dibersihkan dengan brush. Tujuannya adalah untuk membuat complexion menjadi lebih matte dan set
Bare Face Kondisi wajah tanpa make up apapun
Blemish Istilah untuk kulit yang kurang sempurna, seperti karena ada jerawat, flek hitam ataupun komedo
Blendable Mudah untuk dibaurkan
Blending Menggabngkan beberapa warna make up sehingga tampak menyatu alami dan membentik gradasi yang cantik
Breakout Timbulnya banyak jerawat pada wajah yang disebabkan oleh hormon, stres, ataupun tidak cocok dengan produk tertentu
Bronzer Produk make up yang digunakan untuk menambah hint coklat pada kulit
Buffing Teknik make up menggunakan brush
Buildable Tingkat coverage suatu masih dapat ditambah lagi
Cakey Kondisi foundation yang terlalu tebal atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan istilah dempul
Clumpy Maskara yang menggumpal pada bulu mata
Concealer Produk make up untuk menutupi kekurangan tertentu pada wajah, seperti black spot, bekas jerawat, dark circle, kulit kemerahan
Contouring Teknik yang dilakukan untuk menonjolkan bagian-bagian wajah tertentu dan memberikan dimensi pada wajah
Coverage Kemampuan produk untuk menutupi kekurangan pada kulit wajah
Crease Lipatan alami pada mata, seperti lipatan mata, lipatan garis senyum
Creasing Kondisi dimana make up menjadi luntur (especially concealer) sehingga membentuk garis-garis halus pada wajah
Cupid bow Bagian puncak bibir atas
Cut crease Area antara kelopak mata dan bagian atas lipatan mata yang biasanya diaplikasikan warna eyeshadow yang cukup kontras ataupun sebagai warna transisi
Dark circle Lingkaran hitam pada bawah mata
Dewy Tampilan kulit yang cerah dan terkesan lembap basah (bukan berminyak)
Double cleansing 2 langkah pembersihan wajah, dengan cleansing cream/remover dan facial wash
Draping Teknik contour tetapi menggunakan blush, sehingga memberikan kontur wajah yang lebih lembut
Drugstore make up Produk make up dengan harga yang relatif lebih terjangkau
Dupe Produk drugstore yang kualitas atau packagingnya menyerupai produk make up high end (mahal)
Eyelash Bulu mata
Eyelid Bagian lipatan pada kelopak mata
Flaky Penggunaan maskara yang luntur dalam bentuk bubuk-bubuk hitam
Flawless Istilah yang menggambarkan kondisi wajah yang tampak sangat mulus
Fall Out Kondisi eyeshadow yang berjatuhan di bawah mata pada saat diaplikasikan
Freckless Bintik-bintik coklat pada kulit
Glowing Kondisi kulit yang tampak lebih berkilau, tidak kering dan tampak lembap
Greasy Kondisi dimana kulit tampak berminyak atau oily
Haul Istilah untuk produk-produk terbaru yang kita miliki atau baru saja kita beli dalam periode tertentu
High End Produk dengan harga yang fantastis Highlighter Produk make up yang memberikan efek kilau pada bagian tertentu pada wajah
Hint Istilah untuk menamai kesamar-samaran warna. Misal : Warna eyeshadow ungu memiliki hint warna biru. Artinya warna eyeshadow merupakan ungu tapi terdapat semburat warna biru
Holy Grail Istilah untuk produk yang sangat cocok yang pernah dipakai oleh sesorang.
Hypoallergenic Produk tidak menimbulkan potensi alergi
Inner corner Sudut kecil di bagian dalam kelompak mata
Intense Istilah yang digunakan untuk menggambarkan make up yang memiliki warna pekat dan langsung menutup, seperti untuk lipcream, lipstick, eyeshadow
Jawline Area garis rahang atau bagian bawah pipi
Longlasting Tahan lama
Matte Istilah untuk menggambarkan hasil dari suatu make up yang tanpa kilau, yang biasa dipakai untuk lipstik, foundation, eyeshadow, dsb
Non Comedogenic Tidak menyumbat pori-pori sehingga tidak akan menimbulkan komedo dan mengurangi munculnya jerawat
Nude Warna yang natural dan soft, mendekati warna kulit yang biasanya digunakan untuk menggambarkan warna lipstik, eyeshadow
On Fleek Istilah untuk menggambarkan kondisi alis atau eyeliner yang sempurna
Outer corner Bagian sudut luar kelopak mata
Oxidized Warna make up menjadi lebih gelap setelah beberapa lama penggunaan
PA Protection Guide of UV A, yang menunjukkan kadar perlindungan suatu produk terhadap sinar UV A. Semakin banyak tanda + yang mengikuti di belakang PA, maka semakin tinggi kemampuan perlindungannya
+ = Single plus
++ = Double plus
+++ = Triple plus
++++ = Quadruple plus
Packaging Kemasan produk
Patchy Kondisi ketika foundation justru menonjolkan bagian kulit yang kering atau tampak mengelupas
Pigmented Istilah bila suatu make up memiliki warna yang pekat
Primer Produk yang digunakan untuk mempersiapkan wajah sebelum make up
Radiant Sedikit berkilau
Redness Kondisi kulit yang tampak kemerahan
Sandbagging Teknik mengaplikasikan translucent powder (seperti baking) tetapi menggunakan spons lembap dan dibersihkan dengan kuas
Satin Tampilan yang berada di antara dewy dan matte finish
Set Menunjukkan kondisi foundation yang sudah terkunci dan tidak menggeser
Shades Pilihan/varian warna
Shading Teknik membuat bayangan pada wajah sehingga mengurangi bagian yang tidak ingin ditonjolkan
Sheer Hasil penggunaan produk make up dengan coverage yang tipis dan warna yang halus
Shimmer Kilau
Skintone Warna kulit yang langsung terlihat dan dapat berubah karena dipengaruhi aktivitas maupun penggunaan skin care tertentu
Smudging Kondisi dimana mascara atau eyeliner luntur terkena air/keringat, sehingga membentuk area gelap pada mata
SPF Sun Protection Factor, yang dapat melindungi kulit dari UV B
Stippling Gerakan memutar dengan tekanan ringan saat membaurkan produk seperti bronzer, blush on
Strobing Teknik yang dilakukan dengan mengaplikasikan highlighter pada bagian wajah tertentu sehingga memantulkan cahaya dan tampak lebih cerah, atau tampak lebih menonjol
Swatch Mengaplikasikan produk make up atau skincare di tangan supaya bisa mengetahui lebih jelas tekstur dan warna produk
Tightline Area bagian dalam garis kelopak mata yang biasanya akan diaplikasikan eyeliner pencil sehingga mata tampak lebih besar
Touch up Memperbaiki make up tampak segar kembali
Transferproof Kondisi produk yang tetap stay dan tidak transfer ke media lain saat bersinggungan
Translucent Kondisi produk yang tidak memberikan warna, biasanya digunakan untuk menggambarkan hasil penggunaan loose powder
Undertone Warna dasar kulit yang dipengaruhi oleh gen, sehingga tidak mungkin berubah
UV A(Aging) Paparan sinar matahari yang dapat menembus lapisan kulit paling dalam dan mengakibatkan keriput, noda hitam, bahkan pada tingkat yang paling parah dapat menimbulkan kanker
UV B(Burning) Paparan sinar mataharin yang dapat mengakibatkan kulit menggelap
Waterline Area sepanjang garis bulu mata bagian bawah. Eyeliner yang dapat dilakukan adalah eyeliner pensil atau gel
Whitecast Warna keputih-putihan yang muncul pada wajah setelah penggunaan produk make up tertentu
SKINCARE VOCABULARY
ACID : Dalam Bahasa Indonesia disebut asam. Asam adalah zat kimia yang memiliki pH kurang dari 7, dan kamu dapat menemukan zat ini di berbagai produk skincare. Asam tersedia dalam beragam jenis, seperti asam hialuronat (hyaluronic acid), asam asetat (acetic acid), asam laktat (lactic acid), dan sebagainya. Setiap jenis asam memiliki manfaat yang berbeda, karena itu setiap produk skincare menggunakan asam yang sesuai dengan fungsinya.
ACNE PRONE : Acne prone bukan berarti kulitnya berjerawat setiap saat. Tetapi tipe kulitnya sangat mudah berjerawat. Ada beberapa faktor yang mendasar hal tersebut. Di antaranya, hormon, stres, perubahan suhu, lingkungan, dan gaya hidup.
AHA : Singkatan dari Alpha Hydroxy Acid (Asam Alfa Hidroksi). AHA adalah jenis asam yang sering digunakan sebagai bahan kandungan produk skincare, terutama produk exfoliant. AHA mampu mengangkat sel-sel kulit mati secara efektif, mengecilkan pori-pori, menghaluskan kulit, serta menghilangkan luka bekas jerawat. Berkat khasiatnya, bahan kandungan ini cocok untuk kulit berjerawat dan berminyak, tapi AHA pun aman untuk kulit kering karena mampu menghidrasi dan meningkatkan kelembapan kulit.
ALLERGEN : Allergen adalah suatu zat yang menyebabkan alergi. Manusia dapat terpapar alergen melalui udara, kontak fisik, injeksi, atau konsumsi.
ANTIOXIDANT : Antioxidant/Antioksidan adalah senyawa yang mengurangi dampak radikal bebas terhadap tubuh. Antioksidan dapat ditemukan di sayuran dan buahbuahan yang kaya akan vitamin C dan vitamin E, seperti stroberi, tomat, jeruk, dan brokoli
BEESWAX : Lilin lebah yang dihasilkan oleh, well, lebah. Beeswax dapat ditemukan di produk skincare yang berfungsi untuk melembapkan dan menghaluskan kulit, seperti lip balm dan krim tangan.
BHA : Singkatan dari Beta Hydroxy Acid (Asam Beta Hidroksi). Sama dengan AHA,
BHA bagus untuk mengeksfoliasi kulit karena mampu mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori secara efektif. Hanya saja bahan kandungan ini bisa dibilang lebih kuat dibanding AHA sehingga kurang cocok untuk pemilik kulit kering.
BLACKHEAD : Sekumpulan titik hitam yang sebenarnya bukan titik ini adalah poripori yang tersumbat. Kenapa berwarna hitam? Karena minyak di kulit dan sel kulit matimu teroksidasi dengan udara sehingga berubah warna jadi hitam
BLEMISH : Ketidaksempurnaan kulit. Blemish bisa berupa kemerahan pada kulit wajah, bopeng, luka bekas jerawat, komedo, noda hitam, dan kondisi lainnya yang membuat kulit wajah tidak halus dan bersih.
BOOSTER : Booster adalah produk perawatan kulit yang mengandung bahan kandungan tertentu dalam konsentrasi yang tinggi. Fungsi utama booster adalah untuk mengatasi masalah kulit secara efektif, dan sebaiknya produk ini digunakan sebelum produk perawatan kulit lainnya untuk hasil yang lebih maksimal.
BREAKOUT : Timbulnya jerawat secara tiba-tiba akibat tidak cocok dengan produk skincare yang digunakan.
BROAD SPECTRUM : Kata broad spectrum biasanya dapat ditemukan di produk sunscreen atau sunblock. Broad spectrum berarti produk tersebut dapat menjaga kulit dari sinar UVA dan UVB
COLLAGEN : Collagen, adalah protein yang bisa kamu temui di jaringan penghubung antar tulang. Kolagen membuat kulit kencang dan tak mudah keriput. Seiring kita menua, produksi kolagen dalam tubuh akan berkurang sehingga membuat kulitmu menipis dan mengakibatkan adanya keriput
COLLCYSTIC ACNE : Dalam Bahasa Indonesia biasa disebut jerawat kistik. Kalau kamu memiliki jerawat yang merah, meradang, dan ukurannya cukup besar, bisa jadi jerawat tersebut adalah cystic acne. Jenis jerawat ini disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat minyak, kotoran, dan bakteria yang membuat jerawat meradang. Jika kamu memiliki cystic acne, jangan disentuh dan dipecahkan, ya! Kondisi kulitmu bisa memburuk karena bakteria yang dikandung jerawat tersebut bisa menyebar ke bagian wajah lainnya
DEWY : Dewy merupakan kondisi wajah yang lembap, halus, dan lembut tapi tidak memberi terkesan berminyak.
DOUBLE CLEANSE : Teknik membersihkan wajah dari Korea Selatan. Untuk melakukan double cleansing, kamu harus membersihkan wajah dua kali: pertama menggunakan pembersih wajah yang berbahan dasar minyak, lalu membersihkannya kembali dengan pembersih yang berbahan dasar air. Teknik ini bertujuan untuk membersihkan minyak, kotoran, serta makeup pada wajah secara maksimal.
EMOLLIENT : Emollient atau emolien adalah kandungan skincare yang meningkatkan kadar air pada kulit sehingga kulit terhidrasi. Emollient dapat ditemukan di produk pelembap kulit seperti moisturizer dan eye cream
EMULSIFIER : Kandungan produk perawatan kulit yang bertugas untuk mengikat bahan kandungan yang tidak dapat menyatu, contohnya minyak dan air.
EXFOLIATING : Exfoliation atau eksfoliasi adalah pengelupasan kulit dengan media tertentu. Eksfoliasi bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati untuk memberi efek halus dan lembut
GLOWING : Kata ini digunakan untuk mendeskripsikan kulit atau tampilan makeup yang tampak sehat dan segar
HYPERPIGMENTATION : Hyperpigmentation atau hiperpigmentasi adalah saat kulit mengalami peningkatan melanin yang seringkali membuat warna kulit tidak merata. Ada beberapa faktor yang dapat memicu hyperpigmentation, diantaranya perubahan hormon dan paparan sinar matahari.
HYPOALLERGENIC : Produk hypoallergenic adalah produk yang mengandung sedikit sekali bahan kandungan yang dapat menyebabkan alergi
MELANIN : Melanin adalah pigmen di dalam tubuh yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata. Jika kamu memiliki kulit gelap, itu berarti tubuhmu menghasilkan melanin dalam jumlah yang tinggi.
MULTI-MASKING : Teknik perawatan kulit wajah dengan menggunakan masker yang berbeda pada area wajah tertentu. Multi-masking dilakukan karena setiap bagian wajah memiliki masalah yang berbeda, semisal kulit dahimu kering tapi area hidungmu sangat berminyak, tentu tidak efektif jika dirawat menggunakan masker yang sama, kan? Terutama jika kamu memiliki kulit kombinasi, teknik penggunaan masker ini sangat berguna
NON-COMEDOGENIC : Produk skincare atau makeup yang tidak menyumbat poripori. Jika kamu memiliki kulit berminyak atau rawan jerawat, pilihlah produk noncomedogenic untuk mengurangi timbulnya jerawat dan merawat pori-pori
NON-ACNEGENIC : Non-acnegenic ini maksudnya tidak menyebabkan jerawat, baik itu jerawat baru ataupun jerawat yang sudah parah. Produk yang berlabel ini artinya tidak memiliki kandungan bahan yang dapat membuat pori-pori tersumbat dan juga memicu munculnya jerawat. Produk yang berlabel non-acnegenic ini tidak memiliki kandungan minyak, pewangi dan bahan-bahan yang bisa membuat kulit iritasi.
PA : Sebuah penilaian terhadap kemampuan produk sunscreen atau sunblock dalam menjaga kulit dari sinar UVA. Label PA biasanya diikuti simbol plus (+) yang menjadi indikasi kekuatan produk tersebut dalam menangkal sinar matahari. Semakin banyak simbol + yang ada, semakin kuat produk tersebut dalam menjaga kulit dari sinar UVA.
PARABEN : Paraben adalah bahan pengawet yang bisa ditemukan di beberapa produk kecantikan. Sayangnya, bahan kandungan ini dianggap berbahaya jika digunakan terus-menerus dan dalam jumlah yang banyak. Paraben dikabarkan memiliki kandungan yang identik dengan hormon estrogen tubuh sehingga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Sebaiknya pilih produk yang bebas paraben untuk mengurangi risiko kesehatan yang dapat terjadi.
PHA : Singkatan dari polyhydroxy acid (asam polihidroksi). Seperti AHA dan BHA, PHA pun mampu mengangkat sel-sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan menghaluskan kulit, tapi bahan kandungan ini lebih ramah pada kulit sehingga cocok untuk segala jenis kulit, termasuk kulit sensitif. PHA juga mampu melembapkan kulit dan memiliki sifat anti-inflamasi, jadi kalau kamu merasa AHA atau BHA terlalu 'keras' untuk kulitmu, bahan kandungan yang satu ini patut dicoba.
PURGING : Purging adalah saat kulit menjadi kering atau berjerawat setelah menggunakan produk skincare baru. Kondisi ini berbeda dari breakout yang terjadi karena kulit tidak cocok dengan produk tertentu, purging terjadi karena kulit masih beradaptasi dengan kandungan produk yang baru. Efek purging pun biasanya tidak bertahan lama, kulit akan kembali normal setelah pemakaian produk secara rutin.
RADIKAL BEBAS : Radikal bebas, atau dalam Bahasa Inggris disebut free radicals, adalah molekul yang tidak stabil akibat memiliki partikel subatom elektron yang tidak memiliki pasangan. Nah, agar mendapatkan pasangan, radikal bebas akan menyerang molekul lain, tapi hal ini justru akan membuat molekul tersebut berubah menjadi radikal bebas dan menyebabkan reaksi berantai. Untuk meminimalisir jumlah radikal bebas dalam tubuh, kamu butuh mengonsumsi antioksidan yang dapat menyediakan elektron untuk radikal bebas.
REDNESS : Redness adalah istilah yang dipakai saat area kulit tertentu memiliki warna kemerahan yang kurang ideal. Kondisi ini lebih sering terjadi pada kulit terang akibat terbakar sinar matahari atau iritasi dari efek samping produk kurang cocok.
SEBUM : Diproduksi oleh kelenjar minyak, sebum adalah zat berminyak yang berfungsi sebagai pelembap alami kulit. Sebenarnya sebum baik untuk kulit, tapi produksi sebum yang berlebih dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.
SPF : Singkatan dari Sun Protection Factor. Kata SPF dapat ditemukan di berbagai produk skincare dan makeup, dan label ini menunjukkan seberapa lama kamu bisa terpapar sinar matahari sebelum kulit terbakar setelah pemakaian produk tersebut.Nah, bagaimana cara mengetahuinya? Jika kulitmu biasanya terbakar 10 menit setelah terpapar sinar matahari tanpa menggunakan perlindungan SPF, maka kalikan 10 dengan tingkat SPF yang produk tersebut miliki. So kalau kamu memakai produk dengan SPF 30, itu berarti kamu akan aman dari sinar matahari selama 5 jam atau 300 menit (30 x 10). Kalau kulitmu biasanya mulai terbakar 5 menit setelah terpapar sinar matahari dan kamu menggunakan produk dengan SPF 50, kulitmu akan terjaga selama sekitar 4 jam atau 250 menit (50 x 5)
T-ZONE : T-Zone adalah area dahi, hidung, dan dagu yang cenderung memiliki produksi minyak paling tinggi. Ketiga area tersebut membentuk huruf T, oleh karena itu disebut T-Zone.
UVA : Sinar ultraviolet A, salah satu tipe sinar yang dipancarkan matahari. Sinar UVA dapat menembus kulit hingga ke lapisan dalam. Sinar UVA sebenarnya memiliki vitamin D yang bagus untuk kesehatan tulang, tapi terlalu sering terpapar sinar UVA dapat mempercepat proses penuaan kulit dan dalam jangka lama dapat menyebabkan kanker kulit.
UVB : Sinar ultraviolet B, salah satu tipe sinar yang dipancarkan matahari. Kemampuan penetrasi sinar UVB lebih rendah daripada sinar UVA karena UVB memiliki gelombang yang lebih pendek. Kalau kulitmu terbakar sinar matahari, ini berarti kamu terlalu lama terpapar sinar UVB.
WHITECAST : Istilah kecantikan ini biasanya karena produk yang digunakan mengandung SPF, biasanya pada sunscreen. Karena kandungan SPF yang meninggalkan residu atau bekas warna putih yang tertinggal di wajah. Selain sunscreen, warna bedak yang terlalu putih atau tidak merata juga bisa menjadi whitecast.
Acne Prone : Masalah kulit dimana kulit mudah timbul jerawat
Antioxidant : Kandungan pada kosmeik yang bermanfaat menjaga kulit dari radikal bebas seperti polusi kendaraan dan asap rokok serta memulihkan selsel yang rusak
Apple’s cheek : Bagian menonjol pada pipi ketika kita tersenyum
Ashy : Kondisi di mana wajah tampak keabuan-abuan karena warna foundation ataupun complexion lainnya tidak menyatu dengan warna kulit asli kita
ACID : Dalam Bahasa Indonesia disebut asam. Asam adalah zat kimia yang memiliki pH kurang dari 7, dan kamu dapat menemukan zat ini di berbagai produk skincare. Asam tersedia dalam beragam jenis, seperti asam hialuronat (hyaluronic acid), asam asetat (acetic acid), asam laktat (lactic acid), dan sebagainya. Setiap jenis asam memiliki manfaat yang berbeda, karena itu setiap produk skincare menggunakan asam yang sesuai dengan fungsinya.
ACNE PRONE : Acne prone bukan berarti kulitnya berjerawat setiap saat. Tetapi tipe kulitnya sangat mudah berjerawat. Ada beberapa faktor yang mendasar hal tersebut. Di antaranya, hormon, stres, perubahan suhu, lingkungan, dan gaya hidup.
AHA : Singkatan dari Alpha Hydroxy Acid (Asam Alfa Hidroksi). AHA adalah jenis asam yang sering digunakan sebagai bahan kandungan produk skincare, terutama produk exfoliant. AHA mampu mengangkat sel-sel kulit mati secara efektif, mengecilkan pori-pori, menghaluskan kulit, serta menghilangkan luka bekas jerawat. Berkat khasiatnya, bahan kandungan ini cocok untuk kulit berjerawat dan berminyak, tapi AHA pun aman untuk kulit kering karena mampu menghidrasi dan meningkatkan kelembapan kulit.
ALLERGEN : Allergen adalah suatu zat yang menyebabkan alergi. Manusia dapat terpapar alergen melalui udara, kontak fisik, injeksi, atau konsumsi.
ANTIOXIDANT : Antioxidant/Antioksidan adalah senyawa yang mengurangi dampak radikal bebas terhadap tubuh. Antioksidan dapat ditemukan di sayuran dan buahbuahan yang kaya akan vitamin C dan vitamin E, seperti stroberi, tomat, jeruk, dan brokoli
Baking : Teknik dengan mengaplikasikan bedak tabur (yang transparent atau translucent) dalam jumlah banyak dan setelah beberapa saat dibersihkan dengan brush. Tujuannya adalah untuk membuat complexion menjadi lebih matte dan set
Bare Face : Kondisi wajah tanpa make up apapun
Blemish : Istilah untuk kulit yang kurang sempurna, seperti karena ada jerawat, flek hitam ataupun komedo
Blendable : Mudah untuk dibaurkan
Blending : Menggabngkan beberapa warna make up sehingga tampak menyatu alami dan membentik gradasi yang cantik
Breakout : Timbulnya banyak jerawat pada wajah yang disebabkan oleh hormon, stres, ataupun tidak cocok dengan produk tertentu
Bronzer : Produk make up yang digunakan untuk menambah hint coklat pada kulit
Buffing : Teknik make up menggunakan brush
Buildable : Tingkat coverage suatu masih dapat ditambah lagi
BEESWAX : Lilin lebah yang dihasilkan oleh, well, lebah. Beeswax dapat ditemukan di produk skincare yang berfungsi untuk melembapkan dan menghaluskan kulit, seperti lip balm dan krim tangan.
BHA : Singkatan dari Beta Hydroxy Acid (Asam Beta Hidroksi). Sama dengan AHA,
BHA bagus untuk mengeksfoliasi kulit karena mampu mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori secara efektif. Hanya saja bahan kandungan ini bisa dibilang lebih kuat dibanding AHA sehingga kurang cocok untuk pemilik kulit kering.
BLACKHEAD : Sekumpulan titik hitam yang sebenarnya bukan titik ini adalah poripori yang tersumbat. Kenapa berwarna hitam? Karena minyak di kulit dan sel kulit matimu teroksidasi dengan udara sehingga berubah warna jadi hitam
BLEMISH : Ketidaksempurnaan kulit. Blemish bisa berupa kemerahan pada kulit wajah, bopeng, luka bekas jerawat, komedo, noda hitam, dan kondisi lainnya yang membuat kulit wajah tidak halus dan bersih.
BOOSTER : Booster adalah produk perawatan kulit yang mengandung bahan kandungan tertentu dalam konsentrasi yang tinggi. Fungsi utama booster adalah untuk mengatasi masalah kulit secara efektif, dan sebaiknya produk ini digunakan sebelum produk perawatan kulit lainnya untuk hasil yang lebih maksimal.
BREAKOUT : Timbulnya jerawat secara tiba-tiba akibat tidak cocok dengan produk skincare yang digunakan.
BROAD SPECTRUM : Kata broad spectrum biasanya dapat ditemukan di produk sunscreen atau sunblock. Broad spectrum berarti produk tersebut dapat menjaga kulit dari sinar UVA dan UVB
Cakey Kondisi foundation yang terlalu tebal atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan istilah dempul
Clumpy Maskara yang menggumpal pada bulu mata
Concealer Produk make up untuk menutupi kekurangan tertentu pada wajah, seperti black spot, bekas jerawat, dark circle, kulit kemerahan
Contouring Teknik yang dilakukan untuk menonjolkan bagian-bagian wajah tertentu dan memberikan dimensi pada wajah
Coverage Kemampuan produk untuk menutupi kekurangan pada kulit wajah
Crease Lipatan alami pada mata, seperti lipatan mata, lipatan garis senyum
Creasing Kondisi dimana make up menjadi luntur (especially concealer) sehingga membentuk garis-garis halus pada wajah
Cupid bow Bagian puncak bibir atas
Cut crease Area antara kelopak mata dan bagian atas lipatan mata yang biasanya diaplikasikan warna eyeshadow yang cukup kontras ataupun sebagai warna transisi
COLLAGEN : Collagen, adalah protein yang bisa kamu temui di jaringan penghubung antar tulang. Kolagen membuat kulit kencang dan tak mudah keriput. Seiring kita menua, produksi kolagen dalam tubuh akan berkurang sehingga membuat kulitmu menipis dan mengakibatkan adanya keriput
COLLCYSTIC ACNE : Dalam Bahasa Indonesia biasa disebut jerawat kistik. Kalau kamu memiliki jerawat yang merah, meradang, dan ukurannya cukup besar, bisa jadi jerawat tersebut adalah cystic acne. Jenis jerawat ini disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat minyak, kotoran, dan bakteria yang membuat jerawat meradang. Jika kamu memiliki cystic acne, jangan disentuh dan dipecahkan, ya! Kondisi kulitmu bisa memburuk karena bakteria yang dikandung jerawat tersebut bisa menyebar ke bagian wajah lainnya
Dark circle Lingkaran hitam pada bawah mata
Dewy Tampilan kulit yang cerah dan terkesan lembap basah (bukan berminyak)
Double cleansing 2 langkah pembersihan wajah, dengan cleansing cream/remover dan facial wash
Draping Teknik contour tetapi menggunakan blush, sehingga memberikan kontur wajah yang lebih lembut
Drugstore make up Produk make up dengan harga yang relatif lebih terjangkau
Dupe Produk drugstore yang kualitas atau packagingnya menyerupai produk make up high end (mahal)
DEWY : Dewy merupakan kondisi wajah yang lembap, halus, dan lembut tapi tidak memberi terkesan berminyak.
DOUBLE CLEANSE : Teknik membersihkan wajah dari Korea Selatan. Untuk melakukan double cleansing, kamu harus membersihkan wajah dua kali: pertama menggunakan pembersih wajah yang berbahan dasar minyak, lalu membersihkannya kembali dengan pembersih yang berbahan dasar air. Teknik ini bertujuan untuk membersihkan minyak, kotoran, serta makeup pada wajah secara maksimal.
Eyelash Bulu mata
Eyelid Bagian lipatan pada kelopak mata
EMOLLIENT : Emollient atau emolien adalah kandungan skincare yang meningkatkan kadar air pada kulit sehingga kulit terhidrasi. Emollient dapat ditemukan di produk pelembap kulit seperti moisturizer dan eye cream
EMULSIFIER : Kandungan produk perawatan kulit yang bertugas untuk mengikat bahan kandungan yang tidak dapat menyatu, contohnya minyak dan air.
EXFOLIATING : Exfoliation atau eksfoliasi adalah pengelupasan kulit dengan media tertentu. Eksfoliasi bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati untuk memberi efek halus dan lembut
Flaky Penggunaan maskara yang luntur dalam bentuk bubuk-bubuk hitam
Flawless Istilah yang menggambarkan kondisi wajah yang tampak sangat mulus
Fall Out Kondisi eyeshadow yang berjatuhan di bawah mata pada saat diaplikasikan
Freckless Bintik-bintik coklat pada kulit
Glowing Kondisi kulit yang tampak lebih berkilau, tidak kering dan tampak lembap
Greasy Kondisi dimana kulit tampak berminyak atau oily
GLOWING : Kata ini digunakan untuk mendeskripsikan kulit atau tampilan makeup yang tampak sehat dan segar
Haul Istilah untuk produk-produk terbaru yang kita miliki atau baru saja kita beli dalam periode tertentu
High End Produk dengan harga yang fantastis Highlighter Produk make up yang memberikan efek kilau pada bagian tertentu pada wajah
Hint Istilah untuk menamai kesamar-samaran warna. Misal : Warna eyeshadow ungu memiliki hint warna biru. Artinya warna eyeshadow merupakan ungu tapi terdapat semburat warna biru
Holy Grail Istilah untuk produk yang sangat cocok yang pernah dipakai oleh sesorang.
Hypoallergenic Produk tidak menimbulkan potensi alergi
HYPERPIGMENTATION : Hyperpigmentation atau hiperpigmentasi adalah saat kulit mengalami peningkatan melanin yang seringkali membuat warna kulit tidak merata. Ada beberapa faktor yang dapat memicu hyperpigmentation, diantaranya perubahan hormon dan paparan sinar matahari.
HYPOALLERGENIC : Produk hypoallergenic adalah produk yang mengandung sedikit sekali bahan kandungan yang dapat menyebabkan alergi
Inner corner Sudut kecil di bagian dalam kelompak mata
Intense Istilah yang digunakan untuk menggambarkan make up yang memiliki warna pekat dan langsung menutup, seperti untuk lipcream, lipstick, eyeshadow
Jawline Area garis rahang atau bagian bawah pipi
Longlasting Tahan lama
Matte Istilah untuk menggambarkan hasil dari suatu make up yang tanpa kilau, yang biasa dipakai untuk lipstik, foundation, eyeshadow, dsb
MELANIN : Melanin adalah pigmen di dalam tubuh yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata. Jika kamu memiliki kulit gelap, itu berarti tubuhmu menghasilkan melanin dalam jumlah yang tinggi.
MULTI-MASKING : Teknik perawatan kulit wajah dengan menggunakan masker yang berbeda pada area wajah tertentu. Multi-masking dilakukan karena setiap bagian wajah memiliki masalah yang berbeda, semisal kulit dahimu kering tapi area hidungmu sangat berminyak, tentu tidak efektif jika dirawat menggunakan masker yang sama, kan? Terutama jika kamu memiliki kulit kombinasi, teknik penggunaan masker ini sangat berguna
Non Comedogenic Tidak menyumbat pori-pori sehingga tidak akan menimbulkan komedo dan mengurangi munculnya jerawat
Nude Warna yang natural dan soft, mendekati warna kulit yang biasanya digunakan untuk menggambarkan warna lipstik, eyeshadow
NON-COMEDOGENIC : Produk skincare atau makeup yang tidak menyumbat poripori. Jika kamu memiliki kulit berminyak atau rawan jerawat, pilihlah produk noncomedogenic untuk mengurangi timbulnya jerawat dan merawat pori-pori
NON-ACNEGENIC : Non-acnegenic ini maksudnya tidak menyebabkan jerawat, baik itu jerawat baru ataupun jerawat yang sudah parah. Produk yang berlabel ini artinya tidak memiliki kandungan bahan yang dapat membuat pori-pori tersumbat dan juga memicu munculnya jerawat. Produk yang berlabel non-acnegenic ini tidak memiliki kandungan minyak, pewangi dan bahan-bahan yang bisa membuat kulit iritasi.
On Fleek Istilah untuk menggambarkan kondisi alis atau eyeliner yang sempurna
Outer corner Bagian sudut luar kelopak mata
Oxidized Warna make up menjadi lebih gelap setelah beberapa lama penggunaan
PA Protection Guide of UV A, yang menunjukkan kadar perlindungan suatu produk terhadap sinar UV A. Semakin banyak tanda + yang mengikuti di belakang PA, maka semakin tinggi kemampuan perlindungannya
+ = Single plus
++ = Double plus
+++ = Triple plus
++++ = Quadruple plus
Packaging Kemasan produk
Patchy Kondisi ketika foundation justru menonjolkan bagian kulit yang kering atau tampak mengelupas
Pigmented Istilah bila suatu make up memiliki warna yang pekat
Primer Produk yang digunakan untuk mempersiapkan wajah sebelum make up
PA : Sebuah penilaian terhadap kemampuan produk sunscreen atau sunblock dalam menjaga kulit dari sinar UVA. Label PA biasanya diikuti simbol plus (+) yang menjadi indikasi kekuatan produk tersebut dalam menangkal sinar matahari. Semakin banyak simbol + yang ada, semakin kuat produk tersebut dalam menjaga kulit dari sinar UVA.
PARABEN : Paraben adalah bahan pengawet yang bisa ditemukan di beberapa produk kecantikan. Sayangnya, bahan kandungan ini dianggap berbahaya jika digunakan terus-menerus dan dalam jumlah yang banyak. Paraben dikabarkan memiliki kandungan yang identik dengan hormon estrogen tubuh sehingga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Sebaiknya pilih produk yang bebas paraben untuk mengurangi risiko kesehatan yang dapat terjadi.
PHA : Singkatan dari polyhydroxy acid (asam polihidroksi). Seperti AHA dan BHA, PHA pun mampu mengangkat sel-sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan menghaluskan kulit, tapi bahan kandungan ini lebih ramah pada kulit sehingga cocok untuk segala jenis kulit, termasuk kulit sensitif. PHA juga mampu melembapkan kulit dan memiliki sifat anti-inflamasi, jadi kalau kamu merasa AHA atau BHA terlalu 'keras' untuk kulitmu, bahan kandungan yang satu ini patut dicoba.
PURGING : Purging adalah saat kulit menjadi kering atau berjerawat setelah menggunakan produk skincare baru. Kondisi ini berbeda dari breakout yang terjadi karena kulit tidak cocok dengan produk tertentu, purging terjadi karena kulit masih beradaptasi dengan kandungan produk yang baru. Efek purging pun biasanya tidak bertahan lama, kulit akan kembali normal setelah pemakaian produk secara rutin.
Radiant Sedikit berkilau
Redness Kondisi kulit yang tampak kemerahan
RADIKAL BEBAS : Radikal bebas, atau dalam Bahasa Inggris disebut free radicals, adalah molekul yang tidak stabil akibat memiliki partikel subatom elektron yang tidak memiliki pasangan. Nah, agar mendapatkan pasangan, radikal bebas akan menyerang molekul lain, tapi hal ini justru akan membuat molekul tersebut berubah menjadi radikal bebas dan menyebabkan reaksi berantai. Untuk meminimalisir jumlah radikal bebas dalam tubuh, kamu butuh mengonsumsi antioksidan yang dapat menyediakan elektron untuk radikal bebas.
REDNESS : Redness adalah istilah yang dipakai saat area kulit tertentu memiliki warna kemerahan yang kurang ideal. Kondisi ini lebih sering terjadi pada kulit terang akibat terbakar sinar matahari atau iritasi dari efek samping produk kurang cocok.
Sandbagging Teknik mengaplikasikan translucent powder (seperti baking) tetapi menggunakan spons lembap dan dibersihkan dengan kuas
Satin Tampilan yang berada di antara dewy dan matte finish
Set Menunjukkan kondisi foundation yang sudah terkunci dan tidak menggeser
Shades Pilihan/varian warna
Shading Teknik membuat bayangan pada wajah sehingga mengurangi bagian yang tidak ingin ditonjolkan
Sheer Hasil penggunaan produk make up dengan coverage yang tipis dan warna yang halus
Shimmer Kilau
Skintone Warna kulit yang langsung terlihat dan dapat berubah karena dipengaruhi aktivitas maupun penggunaan skin care tertentu
Smudging Kondisi dimana mascara atau eyeliner luntur terkena air/keringat, sehingga membentuk area gelap pada mata
SPF Sun Protection Factor, yang dapat melindungi kulit dari UV B
Stippling Gerakan memutar dengan tekanan ringan saat membaurkan produk seperti bronzer, blush on
Strobing Teknik yang dilakukan dengan mengaplikasikan highlighter pada bagian wajah tertentu sehingga memantulkan cahaya dan tampak lebih cerah, atau tampak lebih menonjol
Swatch Mengaplikasikan produk make up atau skincare di tangan supaya bisa mengetahui lebih jelas tekstur dan warna produk
SEBUM : Diproduksi oleh kelenjar minyak, sebum adalah zat berminyak yang berfungsi sebagai pelembap alami kulit. Sebenarnya sebum baik untuk kulit, tapi produksi sebum yang berlebih dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.
SPF : Singkatan dari Sun Protection Factor. Kata SPF dapat ditemukan di berbagai produk skincare dan makeup, dan label ini menunjukkan seberapa lama kamu bisa terpapar sinar matahari sebelum kulit terbakar setelah pemakaian produk tersebut.Nah, bagaimana cara mengetahuinya? Jika kulitmu biasanya terbakar 10 menit setelah terpapar sinar matahari tanpa menggunakan perlindungan SPF, maka kalikan 10 dengan tingkat SPF yang produk tersebut miliki. So kalau kamu memakai produk dengan SPF 30, itu berarti kamu akan aman dari sinar matahari selama 5 jam atau 300 menit (30 x 10). Kalau kulitmu biasanya mulai terbakar 5 menit setelah terpapar sinar matahari dan kamu menggunakan produk dengan SPF 50, kulitmu akan terjaga selama sekitar 4 jam atau 250 menit (50 x 5)
Tightline Area bagian dalam garis kelopak mata yang biasanya akan diaplikasikan eyeliner pencil sehingga mata tampak lebih besar
Touch up Memperbaiki make up tampak segar kembali
Transferproof Kondisi produk yang tetap stay dan tidak transfer ke media lain saat bersinggungan
Translucent Kondisi produk yang tidak memberikan warna, biasanya digunakan untuk menggambarkan hasil penggunaan loose powder
T-ZONE : T-Zone adalah area dahi, hidung, dan dagu yang cenderung memiliki produksi minyak paling tinggi. Ketiga area tersebut membentuk huruf T, oleh karena itu disebut T-Zone.
Undertone Warna dasar kulit yang dipengaruhi oleh gen, sehingga tidak mungkin berubah
UV A(Aging) Paparan sinar matahari yang dapat menembus lapisan kulit paling dalam dan mengakibatkan keriput, noda hitam, bahkan pada tingkat yang paling parah dapat menimbulkan kanker
UV B(Burning) Paparan sinar mataharin yang dapat mengakibatkan kulit menggelap
UVA : Sinar ultraviolet A, salah satu tipe sinar yang dipancarkan matahari. Sinar UVA dapat menembus kulit hingga ke lapisan dalam. Sinar UVA sebenarnya memiliki vitamin D yang bagus untuk kesehatan tulang, tapi terlalu sering terpapar sinar UVA dapat mempercepat proses penuaan kulit dan dalam jangka lama dapat menyebabkan kanker kulit.
UVB : Sinar ultraviolet B, salah satu tipe sinar yang dipancarkan matahari. Kemampuan penetrasi sinar UVB lebih rendah daripada sinar UVA karena UVB memiliki gelombang yang lebih pendek. Kalau kulitmu terbakar sinar matahari, ini berarti kamu terlalu lama terpapar sinar UVB.
Waterline Area sepanjang garis bulu mata bagian bawah. Eyeliner yang dapat dilakukan adalah eyeliner pensil atau gel
Whitecast Warna keputih-putihan yang muncul pada wajah setelah penggunaan produk make up tertentu
WHITECAST : Istilah kecantikan ini biasanya karena produk yang digunakan mengandung SPF, biasanya pada sunscreen. Karena kandungan SPF yang meninggalkan residu atau bekas warna putih yang tertinggal di wajah. Selain sunscreen, warna bedak yang terlalu putih atau tidak merata juga bisa menjadi whitecast.