..
Kawasan Wisata Teritip merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Kota Balikpapan, tepatnya di Kecamatan Balikpapan Timur Kelurahan Teritip Provinsi Kalimantan Timur, jaraknya sekitar 15 kilometer dari Bandar Udara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, 7 Kilometer dari Pintu Tol Balikpapan Samarinda (Balsam) yang kini telah terhubung dengan Tol Ibu Kota Nusantara berjarak sekitar 45 kilometer dari Ibu Kota Nusantara, kemudian 72 Kilometer dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur yaitu Kota Samarinda, dan 92 kilometer dari Bandar Udara APT Pranoto Samarinda. Sebelum menjelaskan tentang Kawasan Wisata Teritip alangkah baiknya jika kita pahami terlebih dahulu tentang profil singkat Kota Balikpapan serta dinamikanya saat ini.
Balikpapan merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur, terkenal sebagai Kota Minyak karena di kota ini terdapat sumur-sumur minyak yang dikelola sejak zaman Hindia Belanda. Kini kilang minyak terbesar di Indonesia ada di kota ini. Saat ini Kota Balikpapan menjadi gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) sehingga perannya sebagai kota penyangga menjadi pelengkap bagi orang-orang yang ingin berkunjung maupun tinggal di IKN. Banyak orang masih memilih tinggal di Kota Balikpapan ketimbang di IKN walaupun mereka bekerja di IKN, karena Kota Balikpapan menyediakan fasilitas yang setara dengan kota-kota besar di Indonesia karena Kota Balikpapan merupakan salah satu dari 10 Kota terbesar di Indonesia.
Letak wilayah : 116,5° Bujur Timur dan 117,0° Bujur Timur serta diantara 1,0° Lintang Selatan dan 1,5° Lintang Selatan. Batas wilayah : sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara, sebelah selatan dan timur berbatasan dengan Selat Makassar, dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara tempat Ibu Kota Nusantara berada saat ini. Kota Balikpapan terdiri dari 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Balikpapan Timur, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kecamatan Balikpapan Barat, dan Kecamatan Balikpapan Kota. Insfrastruktur penting berupa Pelabuhan Laut Semayang, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, dan Pelabuhan Peti Kemas Internasional Kariangau, Jembatan Pulau Balang I. Saat ini jumlah penduduk sudah mendekati 1 juta jiwa. Dari aspek kebudayaan, Kota Balikpapan merupakan kumpulan dari berbagai budaya di wilayah ini, meliputi Suku Paser Balik dengan alat musik berupa kecapi dengan tari tradisional yaitu Tari Gantar, bangunan bersejarah yaitu Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) dan Tugu Australia. Kota Balikpapan memiliki potensi sumber kekayaan alam berupa, minyak, gas, dan batu bara. Komoditi khas yang unggul di Kota Balikpapan yang berasal dari sektor pertanian, yaitu pepaya mini, karet, salak, dan nanas. Sedangkan dari sektor industri berupa industri kerajinan manik-manik, batu permata dan rumput laut.
DESTINASI WISATA TERITIP BALIKPAPAN
Kawasan Wisata Teritip ditetapkan sebagai Kawasan Wisata utama di Kota Balikpapan karena di kawasan ini terdapat beberapa destinasi wisata yang saat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Adapun destinasi wisata yang ada di Kawasan Wisata Teritip terdiri dari :
1. PANTAI TANJUNG BAYUR
Pantai Tanjung Bayur memiliki pemandangan yang mempesona karena sepanjang pantai terdapat pepohonan kelapa serta jembatan kayu ulin yang begitu menyegarkan mata, didalamnya juga terdapat villa dan penginapan, tambak ikan dan perkebunan kelapa.
2. AGROWISATA GUNUNG BINJAI BALIKPAPAN
Agrowisata Gunung Binjai Balikpapan merupakan pusat budidaya peternakan Sapi, Kebun Gaharu, Kebun Karet dan Persawahan, sehingga para pengunjung dapat menikmati indahnya panorama alam yang berbasis budidaya tanaman keras dan holtikultura.
3. PENAGKARAN BUAYA TERITIP
Penangkaran Buaya Balikpapan terletak di Jalan Mulawarman No. 66 Rt 029, Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan. Penangkaran Buaya Balikpapan merupakan area yang tebuka untuk umum. Pengunjung dapat melihat berbagai jenis buaya dan menikmati berbagai wahana wisata lain. Penangkaran Buaya Balikpapan memiliki koleksi buaya yang cukup banyak dari berbagai jenis. Jumlah buaya yang dikoleksi sekitar 1.450 buaya, mulai jenis buaya muara hingga dua spesies buaya yang terancam punah, yaitu buaya supit dan buaya tawar.
Pengunjung tidak hanya menikmati gerak gerik buaya saja, namun mereka juga dapat memberi makan buaya dengan ayam sebagai umpan. Ada beberapa kandang buaya yang dapat dinikmati, seperti kandang anakan, pembesaran induk, dan buaya yang sedang dikarantina. Pengunjung juga dapat memotret buaya dari dinding kandang setinggi 1,5 hingga dua meter. Kandang tersebut cenderung aman karena sudah diberi dinding kawat. Kita juga dapat berfoto sambil menggendong buaya dengan tambahan biaya sekitar Rp 10.000. Buaya yang digunakan memang khusus untuk berfoto bersama pengunjung. Wahana lainnya berupa naik gajah dan berfoto bersama gajah dengan tambahan biaya sekitar Rp 30.000. Berdirinya Pengkaran Buaya Balikpapan Penangkaran Buaya Balikpapan berdiri pada tahun 1991 dengan tujuan untuk mengembangkanbiakkan satwa liar. Tujuan lainnya adalah memajukan industri kulit buaya dan menjadi destinasi wisata unggulan. Pada tahun 1997, Penangkaran Buaya Teritip atau Penangkaran Buaya Balikpapan resmi menjadi obyek wisata utama Balikpapan. Obyek wisata tersebut dikunjungi oleh ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Harga Tiket Masuk Penangkaran Buaya Balikpapan Bagi pengunjung yang ingin menikmati buaya di Penangkaran Buaya Balikpapan akan dikenakan biaya masuk sekitar Rp 20.000.
4. WISATA PENDOPO MANGROVE
Balikpapan menyimpan tempat konservasi mangrove yang luar biasa, lokasinya yang ada diantara perumahan membuat kita tidak mengira bahwa di dalamnya ada hutan mangrove yang dikelola oleh warga sekitar. Di lokasi ini ada mangrove center yaitu sebuah Kawasan konservasi mangrove. Arah menuju muara dan suasana hutan mangrove sungguh memukau, tidak nampak bahwa di sekitar adalah keramaian. Di tengah perjalanan, kitapun bisa melihat kawanan bekantan (Nasalis larvatus) yang nampak bergelantungan diantara pohon bakau. Kita mengira bahwa hewan ini sudah punah, namun kitab bisa melihat dengan mata kepala sendiri mereka bergerombol dan berlarian ketika kami mendekat sungguh pengalaman yang luar biasa. Perjalanan sore itu benar-benar membuka mata bahwa di kawasan yang berseberangan dengan penduduk, masih ada bekantan liar bertahan hidup. Semoga pengelola kawasan ini tetap bisa mempertahankan habitat hewan langka asli kalimantan ini.
5. WISATA BUDIDAYA KEPITING SOKA
Tambak Kepiting Soka Teritip merupakan salah satu tambak yang terkenal di wilayah Teritip. Tambak yang dikenal dengan lingkungan alam yang asri dan sumber daya perairan yang melimpah. Lokasinya cukup mudah diakses dari pusat kota, menjadikannya destinasi menarik bagi wisatawan dan penggemar kuliner seafood. Tambak Kepiting Soka Teritip dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk budidaya kepiting soka. Ini termasuk kolam-kolam tambak yang luas dan terawat, sistem pengairan yang baik, serta fasilitas pengolahan dan pengepakan untuk kepiting soka sebelum didistribusikan atau dijual. Budidaya kepiting soka di tambak ini menggunakan teknik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kepiting dipelihara dalam kondisi yang mendukung proses pergantian cangkang (molting) secara alami, dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan kesehatan kepiting. Proses pergantian cangkang ini merupakan kunci dalam menghasilkan kepiting soka dengan cangkang yang lunak dan dapat dimakan.
Tambak Kepiting Soka Teritip menghasilkan kepiting soka yang segar dan berkualitas tinggi, yang kemudian dipasarkan ke berbagai restoran, pasar tradisional, dan supermarket. Produk ini juga sering diekspor ke berbagai negara yang memiliki permintaan tinggi akan kepiting soka. Selain sebagai tempat budidaya, Tambak Kepiting Soka Teritip juga membuka kesempatan bagi wisatawan untuk belajar tentang proses budidaya kepiting soka.
Wisata edukasi ini meliputi tur tambak, penjelasan mengenai teknik budidaya, serta demonstrasi langsung tentang bagaimana kepiting soka dipanen dan dipersiapkan untuk dijual. Tambak ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal dengan menyediakan lapangan kerja bagi penduduk setempat dan meningkatkan pendapatan daerah. Selain itu, tambak ini juga berperan dalam melestarikan tradisi budidaya kepiting di kawasan Teritip.
Tambak Kepiting Soka Teritip tidak hanya berfungsi sebagai pusat produksi kepiting soka yang berkualitas tinggi tetapi juga sebagai destinasi wisata edukasi yang menarik, memberikan wawasan tentang budidaya kepiting yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
6. WISATA BENDUNGAN TERITIP
Bendungan ini diresmikan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo dengan anggaran Rp. 262 miliar. Bendungan yang proses pengisiannya telah dilakukan pada Juli 2017 lalu ini memiliki kapasitas tampung sebesar 2,4 juta meter kubik dan telah dimanfaatkan untuk memasok kebutuhan air baku Kota Balikpapan yang mengalami kekurangan. Kebutuhan air bersih untuk Kota Balikpapan saat ini sebesar 2.100 liter per detik, sampai dengan sebelum Bendungan Teritip terbangun ketersediaan air baru mencapai 1.228 liter per detik yang dipasok dari Bendungan Manggar dan sumur dalam. Bendungan ini telah menjadi obyek wisata menarik.
7. SENTRA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM).
Sentra Industri Kecil Teritip di Balikpapan adalah salah satu pusat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian lokal serta memberdayakan masyarakat setempat. Sentra Industri Kecil Teritip memiliki luas lahan seluas 6,4 Ha dengan rumah produksi terbangun 2018 sebanyak 20 Unit terdiri dari 7 Unit IKM Pengolahan Hasil Pertanian dan 13 Unit IKM Pengolahan Hasil Kelautan. Sentra Industri Kecil Teritip didirikan dengan tujuan utama untuk mendukung pengembangan industri kecil dan menengah di daerah tersebut.
Kegiatan yang akan berada di dalamnya dapat digolongkan menjadi 3 klaster yaitu industri kecil, industri mikro dan kerajinan. Beberapa kegiatan non industri yang akan dikembangkan adalah fasilitas akomodasi untuk pengunjung kawasan industri, kegiatan komersial dan jasa, perkantoran, Bangunan galeri dan pusat inovasi serta kegiatan penunjang lainnya yang diharapkan dapat mendukung kegiatan industri yang ada di Sentra Industri Teritip.
Sentra Industri Kecil Teritip dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi di mana pengunjung bisa belajar tentang proses produksi berbagai jenis kerajinan tangan, makanan olahan, tekstil, dan produk lainnya. Wisata edukasi yaitu pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan produk dan bahkan mencoba membuatnya sendiri di bawah bimbingan para pengrajin.
Sentra ini dapat menjadi tujuan wisata belanja di mana pengunjung dapat membeli berbagai produk lokal langsung dari pengrajin. Potensi ini mencakup:
1. Menawarkan berbagai produk kerajinan, makanan khas, pakaian tradisional, dan furnitur buatan lokal.
2. Mengadakan pasar mingguan atau bulanan yang menampilkan berbagai produk dari industri kecil setempat.
Dengan potensi yang dimilikinya, Sentra Industri Kecil Teritip dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata yang menarik di Balikpapan, memberikan pengalaman yang unik dan edukatif bagi wisatawan sambil mendukung perekonomian lokal.
Melihat besarnya potensi pariwisata di Kawasan Wisata Teritip, maka kami mencoba untuk menawarkan sebuah kawasan wisata potensial kepada calon investor yang ingin mengembangkan usaha properti dan pariwisata, berupa wisata pantai dan agro wisata di wilayah ini sebagai berikut :
1. Lokasi berada di jalan Mulawarman Balikpapan Timur
2. Luas lahan di sepanjang pinggir pantai 340 hektar.
3. Luas lahan di seberang jalan 375 hektar
4. Total keseluruhan adalah 715 hektar,terdiri dari lahan yang sudah berbentuk tambak, kebun kelapa, kebun buah, kebun
karet dan area kosong, kemudian berbatasan dengan hutan mangrove.
5. Legalitas atau status kepemilikan berupa Sertifikat Hak Milik
Ada beberapa kelebihan lokasi yang ditawarkan ini yaitu memiliki panorama pantai yang indah, asli karena belum dibentuk, kemudian terdapat gunung batu dan pasir, sehingga memudahkan untuk mendapatkan material timbunan dan sekaligus sebagai salah satu material penting untuk membangun sarana dan prasarana wisata di lokasi tersebut.
Demikian sekilas penjelasan tentang keberadaan Kawasan Pantai Teritip.