Kurikulum SD DUTA BAKTI
Kurikulum SD DUTA BAKTI
SD Duta Bakti menggunakan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Metode ini diterapkan oleh guru kelas dan memanfaatkan proyek sebagai inti dari proses pembelajaran. Dalam model ini, siswa diberikan kebebasan untuk melakukan eksplorasi, observasi, penilaian, dan interpretasi. Melalui kegiatan ini, mereka memperoleh pengetahuan baru, keterampilan, serta sikap sosial yang baik.
Pembelajaran berbasis proyek di SD Duta Bakti dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan seru. Metode ini tidak hanya membantu guru dan siswa mengembangkan karakter dan soft skills penting, tetapi juga mempromosikan pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.
SD Duta Bakti percaya bahwa setiap anak memiliki cara dan waktu yang berbeda dalam memahami dan menguasai sesuatu. Oleh karena itu, guru menerapkan pendekatan pembelajaran secara berkelompok dan pribadi. Pendekatan ini memungkinkan guru untuk memberikan perhatian yang lebih personal kepada setiap siswa, memastikan bahwa kebutuhan dan potensi unik mereka terpenuhi.
Kurikulum Merdeka juga mencakup Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Projek ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk “mengalami pengetahuan” sebagai bagian dari proses penguatan karakter. Melalui kegiatan seperti kajian, penelitian, diskusi, bakti sosial, penguatan fisik dan mental, serta pembelajaran berbasis proyek, siswa belajar dari lingkungan sekitar mereka. Projek ini bertujuan untuk menguatkan karakter profil pelajar Pancasila, mencakup nilai-nilai seperti gotong royong, integritas, dan semangat kebangsaan.
Secara keseluruhan, pendekatan pembelajaran di SD Duta Bakti berfokus pada pengembangan holistik siswa, mengintegrasikan aspek akademis, emosional, sosial, dan keterampilan praktis, yang semuanya bertujuan untuk membentuk siswa yang berkarakter sehat, cerdas, harmonis, bahagia.