Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 merupakan momentum Indonesia menjadi negara merdeka. Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan yang dengan susah payah diperjuangkan oleh para pahlawan yang telah mendahului kita. Tugas generasi selanjutnya untuk senantiasa melakukan perjuangan mengisi kemerdekaan.
KILAS BALIK SERANGKAIAN KEJADIAN SEBELUM PROKLAMASI
Sutomo bersama beberapa mahasiswa Kedokteran STOVIA bersama Dr. Wahidin Soedirohoesodo mendirikan Budi Utomo yang tercatat sebagai organisasi pertama pada tanggal 20 Mei 1908 yang bertujuan untuk memajukan kebudayaan dan kegiatan sosial.
Para mahasiswa kedokteran pribumi berfoto di depan gedung STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen / Sekolah Kedokteran untuk Bumiputra), 1930.
Awal abad ke-20 menjadi titik lahirnya kesadaran nasional di kalangan pelajar dan kaum terdidik Indonesia. Melalui pendidikan modern, muncul generasi muda yang mulai menyadari pentingnya persatuan untuk melawan penjajahan. Berdirinya organisasi seperti Budi Utomo menjadi awal pergerakan nasional yang menumbuhkan semangat kebangsaan, persaudaraan, dan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Setelah berabad-abad berada di bawah kekuasaan kolonial, bangsa Indonesia kembali menghadapi penjajahan baru ketika Jepang datang pada masa Perang Dunia II. Kedatangan Jepang yang awalnya dianggap membawa harapan ternyata tetap menghadirkan penderitaan dan penindasan bagi rakyat Indonesia. Peristiwa ini menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa menuju kemerdekaan, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk terbebas dari segala bentuk penjajahan.
Di tengah perjuangan bangsa menuju kemerdekaan, para tokoh Indonesia mulai merumuskan dasar dan arah bagi negara yang akan dibangun. Melalui sidang BPUPKI, Ir. Sukarno menyampaikan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Pemikiran tersebut menjadi tonggak penting dalam lahirnya identitas nasional serta cita-cita persatuan bangsa yang kemudian mengiringi perjalanan Indonesia menuju Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
DETIK - DETIK PROKLAMASI
Puncak perjuangan bangsa Indonesia mencapai titik bersejarah pada 17 Agustus 1945 ketika Ir. Sukarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Naskah proklamasi yang disusun di tengah situasi penuh tekanan menjadi simbol lahirnya bangsa yang merdeka dan berdaulat. Pembacaan teks proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, menandai berakhirnya masa penjajahan sekaligus membuka awal perjalanan Indonesia sebagai negara merdeka. Arsip-arsip ini menjadi saksi penting detik-detik lahirnya Republik Indonesia.
Sumber: https://anri.go.id/page/pameran-arsip-virtual-hut-75?fbclid=IwAR1_cDXNNWW5pdJWCRYFcr6R4gIXEjWJXo2ngN2KwXaNTJ1nF4HcavAgf3w