SK PEMBAGIAN TUGAS GURU SLB NEGERI 2 KOTA BLITAR 2025-2026 SEMESTER 1
Pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, saya dipercaya mengampu peran sebagai Guru Kelas untuk berbagai jenjang dan kekhususan, meliputi kelas 2 C/C1, 4 Autis, 3C, dan 6B dengan total beban mengajar sebanyak 27 jam per minggu. Dalam keseharian, saya bertanggung jawab penuh mulai dari merencanakan, melaksanakan, hingga menilai hasil pembelajaran serta memberikan bimbingan intensif bagi para peserta didik.Selain menjalankan tugas akademik di kelas, saya juga aktif berkontribusi dalam pengembangan karakter siswa melalui kegiatan non-akademik. Saya mengemban tugas tambahan sebagai Pembina Ekstrakurikuler Pramuka Penegak, di mana saya berperan mendampingi siswa dalam melatih kemandirian dan keterampilan kepanduan. Dengan kombinasi peran ini, saya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan khusus yang inklusif dan suportif bagi seluruh siswa saya di SLB Negeri 2 Kota Blitar.
Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, saya dipercaya mengampu peran sebagai Guru Kelas untuk berbagai jenjang dan kekhususan, meliputi kelas 2 C/C1, 4 Autis, 3C, dan 6B dengan total beban mengajar sebanyak 27 jam per minggu. Dalam keseharian, saya bertanggung jawab penuh mulai dari merencanakan, melaksanakan, hingga menilai hasil pembelajaran serta memberikan bimbingan intensif bagi para peserta didik.Selain menjalankan tugas akademik di kelas, saya juga aktif berkontribusi dalam pengembangan karakter siswa melalui kegiatan non-akademik. Saya mengemban tugas tambahan sebagai Pembina Ekstrakurikuler Pramuka Penegak, di mana saya berperan mendampingi siswa dalam melatih kemandirian dan keterampilan kepanduan. Dengan kombinasi peran ini, saya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan khusus yang inklusif dan suportif bagi seluruh siswa saya di SLB Negeri 2 Kota Blitar.
Pada tanggal 25–26 Maret 2026, saya mengikuti Webinar Praktik Baik yang diselenggarakan oleh Belajar Bersama dengan tema “Inovasi Kelas Digital: Merancang LKPD Pembelajaran Mendalam Berbasis STEAM dengan Bantuan Artificial Intelligence”. Sebagai peserta penuh (32 JP), saya memperoleh sertifikat resmi Nomor 604/KGT.303/BELAJARBERSAMA/III/2026. Webinar ini membekali saya dengan strategi merancang LKPD berbasis STEAM, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pembelajaran mendalam, serta praktik langsung merancang materi yang inovatif dan sesuai kebutuhan siswa SLB.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, saya telah menyelesaikan Diklat Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dalam Pembelajaran yang diselenggarakan oleh platform Guru Mengajar pada April 2026. Pelatihan intensif sebanyak 32 Jam Pelajaran (JP) ini membekali saya dengan strategi transformasi pembelajaran digital, mulai dari perancangan materi yang interaktif hingga implementasi teknis Papan Interaktif Digital di dalam kelas. Sertifikasi ini merupakan wujud komitmen saya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan aksesibel bagi seluruh siswa.
Penerapan Papan Interaktif Digital ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi siswa, khususnya anak dengan hambatan autisme (ASD), untuk memvisualisasikan konsep-konsep abstrak secara lebih konkret dan dinamis. Dengan integrasi teknologi ini, proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih partisipatif, di mana siswa dapat berinteraksi langsung dengan media digital yang terstruktur. Pengembangan kompetensi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung digitalisasi pendidikan di SLB Negeri 2 Kota Blitar demi mewujudkan layanan pendidikan yang modern dan inklusif.
Berikut adalah revisi deskripsi tersebut dengan menggunakan kata ganti orang pertama:Saya telah berhasil menyelesaikan Pelatihan Nasional Teknik Prompt AI yang diselenggarakan oleh Edukasa.id pada 6-8 April 2026. Program intensif selama 40 Jam Pelajaran (JP) ini membekali saya dengan keahlian mendalam dalam penggunaan kecerdasan buatan generatif untuk mendukung efisiensi pekerjaan harian, mulai dari teknik penulisan, analisis data, hingga kreativitas digital. Berdasarkan evaluasi akhir, saya berhasil meraih predikat Sangat Baik, yang menunjukkan penguasaan kompetensi mumpuni dalam mengintegrasikan teknologi AI di lingkungan profesional.
Sertifikat dengan nomor 13.003/ED-NSPAK/IV/2026/PO7SB10402 ini diterbitkan secara resmi oleh PT Sumber Belajar Bersama pada 9 April 2026. Pelatihan ini melibatkan narasumber ahli seperti M. Khoiron, M.Pd., Asnal Masyawi, M.Pd., dan Dhinov Wirandhi, S.E.. Pencapaian ini menegaskan dedikasi saya, yang saat ini bertugas di SLB Negeri 2 Kota Blitar, untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi terkini.
Upaya membentuk karakter peserta didik yang cerdas dan berbudi pekerti luhur memerlukan strategi dan praktik baik yang adaptif, khususnya di lingkungan Sekolah Luar Biasa. Guna mewujudkan hal tersebut, saya mengikuti Webinar (SOLUSI) Sosialisasi dan Diskusi Seri Praktik Baik Penerapan 7KAIH di SLB yang diselenggarakan oleh Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan yang berlangsung pada 30 April 2026 ini berfokus pada penguatan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Sertifikat penghargaan dari Puspeka ini mencerminkan komitmen saya dalam mendukung gerakan "Pendidikan Bermutu untuk Semua". Diskusi dan pemaparan praktik baik selama webinar memberikan saya perspektif baru serta panduan aplikatif dalam mengimplementasikan nilai-nilai karakter yang kuat bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan saya untuk menciptakan atmosfer belajar di SLB yang penuh empati dan ramah anak.
Peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan di sekolah tentu tidak lepas dari semangat inovasi yang terus berjalan di tingkat daerah. Sebagai bagian dari aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya berkesempatan mengikuti agenda "Sosialisasi dan Pendampingan Indeks Inovasi Daerah Jawa Timur Tahun 2026" yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur pada tanggal 18 Mei 2026. Kegiatan setara 3 Jam Pelajaran (JP) ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan program kerja sekolah dengan indikator inovasi daerah.
Melalui partisipasi ini, saya mendapatkan wawasan strategis mengenai bagaimana mengukur, menguji, dan mengembangkan gagasan kreatif secara terstruktur di lingkungan satuan pendidikan. Sebagai guru, sertifikat ini memotivasi saya untuk tidak hanya fokus pada pembelajaran di dalam kelas, melainkan juga aktif berkontribusi dalam menciptakan terobosan administrasi maupun metodologi pengajaran yang berdampak positif bagi kemajuan daerah.
Sebagai seorang pendidik di SLB Negeri 2 Kota Blitar, saya selalu berkomitmen untuk memperdalam pemahaman mengenai pemenuhan hak belajar setiap anak. Bersyukur pada tanggal 1 hingga 31 Mei 2026 lalu, saya telah menyelesaikan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar dengan total 40 Jam Pelajaran (JP) melalui Platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (RGTK). Sertifikat resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menjadi bukti komitmen saya dalam mempelajari keberagaman peserta didik secara lebih mendalam.
Pelatihan intensif ini membekali saya dengan empat tema krusial, mulai dari pengenalan dan pengelolaan keragaman di kelas, hingga pentingnya pendidikan inklusif dalam merayakan perbedaan. Selain itu, saya juga mendalami materi fasilitasi pembelajaran inklusif melalui Lingkungan Inklusif, Ramah Pembelajaran (LIRP), serta pengelolaan asesmen fungsional dan strategi pengajaran yang adaptif. Melalui bekal ilmu ini, saya berharap dapat terus mewujudkan ekosistem sekolah luar biasa yang semakin ramah, suportif, dan bermutu bagi seluruh siswa.